Katak-pohon berjumbai

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
?Katak Pohon Berjumbai
Rhacophorus appendiculatusdari Sabung Tanjakan, Kec. Subah,  Sambas, Kalbar
Rhacophorus appendiculatus
dari Sabung Tanjakan, Kec. Subah, Sambas, Kalbar
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Amphibia
Ordo: Anura
Famili: Rhacophoridae
Genus: Rhacophorus
Spesies: R. appendiculatus
Nama binomial
Rhacophorus appendiculatus
(Günther, 1858)

Katak pohon berjumbai (Rhacophorus appendiculatus) adalah sejenis katak anggota suku Rhacophoridae. Katak ini ditemukan di India (Arunachal Pradesh), Burma, Kamboja, Vietnam, Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatra, Borneo, hingga Filipina[1]. Dalam bahasa Inggris katak ini dikenal dengan nama-nama Frilled Tree Frog, Rough-armed Tree Frog, atau Southeast Asian Tree Frog.

Pengenalan[sunting | sunting sumber]

Close up kepala

Katak pohon yang bertubuh kecil. Panjang tubuh (SVL, snout-vent length) jantan dewasa 30–37 mm, betina dewasa 42–50 mm. Kepala menyegitiga, dengan moncong yang hampir mengerucut. Di ujung moncong hewan betina terdapat tonjolan kulit serupa kerucut.[2]

Jari-jari kaki berselaput renang hingga tiga-perempatnya; dua jari terluar pada tangan (kaki depan) juga berselaput sebagian, akan tetapi yang lainnya tidak. Kulit di bagian punggung dengan tonjolan-tonjolan tidak beraturan; sisi luar lengan dan kaki dengan sibir kulit sempit yang bergelombang, nampak seperti renda kasar. Suatu lipatan kulit sempit melintang di bawah perut. Sisi dorsal (punggung) abu-abu kehijauan hingga cokelat, dengan variasi warna yang lebih gelap; sisi ventral (perut) keputih-putihan, terkadang dengan seulas warna kuning samar di tepinya.[2]

Ekologi[sunting | sunting sumber]

Menyamar di pepagan pohon karet (Hevea brasiliensis)

Di musim kawin, katak-katak jantan berbunyi bersahutan dalam kelompok besar di sekitar rawa atau cekungan berair. Katak-katak ini bertengger di dedaunan atau rerantingan pohon yang rendah atau semak belukar, 1–3 m di atas tanah. Berudunya kelak akan menghabiskan sebagian besar waktunya di genangan air tersebut.[2]

Katak pohon ini terutama ditemukan di hutan primer dan sekunder tua di dataran rendah[2]. Juga di hutan rawa dan hutan rawa gambut, hutan semak, hutan riparian, paya serta paya musiman air tawar.

Kelestarian katak ini terutama terancam oleh hilangnya habitat berupa hutan dataran rendah.[3]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Amphibian Species of The World: Rhacophorus appendiculatus (Günther, 1858)
  2. ^ a b c d Inger, R.F. & R.B. Stuebing. 1997. A Field Guide to the Frogs of Borneo, p. 179-181. Nat. Hist. Publ., Kota Kinabalu, Sabah
  3. ^ Arvin Diesmos, Angel Alcala, Rafe Brown, Leticia Afuang, Genevieve Gee, Jeet Sukumaran, Norsham Yaakob, Leong Tzi Ming, Yodchaiy Chuaynkern, Kumthorn Thirakhupt, Indraneil Das, Djoko Iskandar, Mumpuni, Robert Inger, Robert Stuebing, Paul Yambun, Maklarin Lakim. 2004. Rhacophorus appendiculatus. In: IUCN 2010. IUCN Red List of Threatened Species. Version 2010.4. Downloaded on 20 February 2011.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Wikidata: Rhacophorus appendiculatus