Karanggayam, Kebumen

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Karanggayam
Kecamatan
Kantorcamatkrnggayamkbumen.JPG
Kantor Camat Karanggayam
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Kebumen
Luas 148,4 km²
Jumlah penduduk 51.195
Kepadatan 463 jiwa/km²
Desa/kelurahan 19 desa

Karanggayam adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Merupakan kecamatan dengan wilayah terluas di Kabupaten Kebumen, (berdasar data BPS Kebumen, oleh KSK Karanggayam Sdr. Aji prasojo lahan sawah seluas 1. 616 Ha, dan lahan kering (dry land) seluas 9.313. lahan keringnya juga merupakan lahan terluas di wilayah Kabupaten Kebumen. Seluruh wilayahnya merupakan pegunungan di mana ibu kota kecamatan pun sudah di pegunungan. Empat puluh sembilan m di atas permukaan laut. Dalam wilayah di Kabupaten Kebumen, salah satu kecamatan di wilayah utara Kabupaten Kebumen adalah Kecamatan Karanggayam, dan sudah bukan rahasia umum untuk wilayah utara Kabupaten Kebumen kondisi geografisnya berupa pegunungan. Demikian halnya dengan Kecamatan Karanggayam sebagian besar luas wilayahnya adalah lereng atau perbukitan dan kesemuanya mempunyai karakteristik lahan yang sama di mana letaknya di tepi hutan. Kecamatan Karanggayam merupakan salah satu kecamatan yang terluas di Kabupaten Kebumen,yang terletak di bagian utara, Kabupaten Kebumen, di mana batas utara sudah memasuki wilayah kabupaten lain, yaitu Kabupaten Banjarnegara. Namun secara geografis keberadaan wilayah Kecamatan Karanggayam dengan pembangunan yang terus berjalan, dapat dijangkau dengan kendaraan bermotor, seperti motor maupun mobil bak. Hanya saja untuk daerah-daerah tertentu pada saat musim penghujan sangat sulit dilalui oleh kendaraan apa pun. Luas wilayah Kecamatan Karanggayam seluas 109.29 km² atau sama dengan 10.929 hektare,di mana desa dengan wilayah terluas adalah Desa Giritirto seluas 15.28 km².yang merupakan desa terluar di wilayah Karanggayam.

Dan desa dengan luas wilayah terkecil adalah Desa Karangtengah seluas 1.69 km² yang berlokasi di sebelah Timur Kecamatan Karangayar. Sebagian besar tanah berupa tanah negara seluas 38.44 km², tanah tegalan seluas 36.53 km²

Klasifikasi status desa di Kecamatan Karanggayam seluruhnya adalah desa. Di sini masih menggunakan satuan lingkungan setempat berupa pedukuhan, RW, dan RT . Terdiri dari 74 dukuh di mana yang terbanyak ada di Karanggayam dan Kajoran sebanyak 7 dukuh. Untuk tingkat di bawahnya yaitu RW (Rukun Warga), sebanyak 76 RW yang terbanyak, ada di Karanggayam dan Kajoran sebanyak 7 RW. Dalam perkembangan pemerintahan seringkali terjadi penambahan satuan lingkungan setempat, hal ini dikarenakan semakin bertambahnya penduduk dan semakin bertambahnya rumah tangga dalam lingkungan tersebut sehingga diperlukan pemecahan satuan lingkungan setempat. Pada tahun 1997 sebanyak 373 RT dan sekarang pada tahun 2009, sebelas tahun setelah 1997 jumlahnya sebanyak 393 RT. Artinya terjadi penambahan sebanyak 20 RT. Untuk tingkat RW juga terjadi penambahan, dari 68 pada tahun 1997 sekarang 76 RW (naik 11 % dari tahun sebelumnya).


Luas wilayah Kecamatan Karanggayam sebagian besar adalah perbukitan. Hal ini tercermin dari banyaknya dataran hijau yang menjulang dan pegunungan yang tinggi. Namun tidak mengurangi laju pertumbuhan penduduk di Kecamatan Karanggayam. Jumlah penduduk Kecamatan Karanggayam adalah 53.864 orang atau bertambah 560 orang (naik 1,05 % dari tahun sebelumnya) dalam kurun waktu 1 tahun di mana pada tahun 2007 sebanyak 53.304 orang. Laki-laki sebanyak 27.309 orang dan perempuan sebanyak 26.555, dibanding tahun sebelumnya 2007, jumlah total penduduk pada tahun 2007 sebesar 52.795 orang terbagi laki-laki sebanyak 27.025 dan perempuan sebanyak 26.279 Pada tahun 2009 penduduk Desa Karanggayam sebanyak 5.347 orang (sebesar 9,9 % dari jumlah penduduk di Kecamatan Karanggayam) dengan jumlah total tersebut Desa Karanggayam yang merupakan desa ibu kota kecamatan menduduki urutan teratas dalam jumlah total penduduk di Kecamatan Karanggayam. Sedangkan penduduk paling sedikit ada di Desa Karangtengah, hanya sebanyak 837 orang (sebesar 1,55 % dari jumlah penduduk di Kecamatan Karanggayam.

Masyarakat Kecamatan Karanggayam secara umum mempunyai mata pencaharin sebagai petani, meskipun bukan sebagai pemilik sawah namun dapat dikatakan mayoritas, penduduknya adalah petani, baik buruh tani maupun petani. Berdasarkan hasil sensus pertanian 2003 dapat diambil angka bahwa rumah tangga pertanian di Kecamatan Karanggayam sebanyak 11.080 rumah tangga, sementara rumah tangga petani gurem sebanyak 8.611 rumah tangga. Palawija merupakan komoditas utama masyarakat Karanggayam, hal ini disebabkan karena struktur lapisan tanah Kecamatan Karanggayam yang cocok untuk tananam palawija. Sebenarnya agak berimbang antara penggunaan lahan palawija serta padi/palawija. Pengguanan lahan yang lain adalah digunakan untuk perkebunan sebanyak 7.431 rumah tangga pertanian Dilihat dari status penguasaan lahan, lahan yang dikuasai sebanyak 40.462.511 meter persegi. Milik sendiri sebanyak 36.52,743 m², sementara yang berada di pihak lain seluas 1.123,106 m²


Dalam rangka mewujudkan tujuan Undang-undang Dasar 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, bidang pendidikan menjadi sangat penting, mengingat pendidikan menjadi tolak ukur kemampuan berpikir seseorang. Dengan pendidikan yang memadai diharapkan sedikit membantu mengurangi tingkat keterbelakangan pemikiran yang cenderung primitif. Dari segi pendidikan formal, wilayah Kecamatan Karanggayam sudah cukup tersedia fasilitas pendidikan, banyaknya SD ada 37 sekolah negeri dan 1 SD swasta, dengan persebaran yang cukup merata, namun demikian jumlah terbanyak ada di Desa Karanggayam yang notabenenya merupakan ibu kota kecamatan. Dengan 5 SD atau sebanyak 13,15 % dari jumlah SD se-Kecamatan Karanggayam dengan jumlah guru sebanyak 35 orang PNS dan 8 orang lainnya guru non-PNS. Jumlah SLTP, 3 merupakan SLTP negeri dan 3 SLTP swasta. Untuk SMA sederajat di Kecamatan Karanggayam belum ada fasilitas ini, hal inilah yang menghambat laju pertumbuhan pendidikan di Kecamatan Karanggayam, sehingga apabila ada yang ingin meneruskan ke jenjang SMA sederajat harus keluar kecamatan, dengan SMA dan atau sederajat terdekat ada di Kecamatan Karangganyar. Namun pada tahun ini telah mulai dibangun SMK di Kebakalan dan Yayasan Islam dengan rencana ada lembaga pendidikan di Desa Binangun. Pendidikan nonformal cukup merata, karena hampir tiap desa ada Taman Pendidikan Alquran bagi anak-anak. Selain hal tersebut juga ada lembaga keterampilan berupa menjahit di Desa Karanggayam.

Kesehatan

Arsenna M Rahadi wong kebumen Sama seperti tahun sebelumnya, pada bidang kesehatan, Kecamatan Karanggyam Sarana kesehatan di Kecamatan Karanggayam antara lain puskesmas sebanyak 2 buah terletak di Desa Pagebangan dan Karanggayam, klinik pengobatan ada di Desa Karanggayam sebanyak 1 buah, fasilitas pusling ada 1 buah, sebanyak 10 orang mantri ada di Kecamatan Karanggayam, fasilitas kesehatan lainnya: 2 tempat praktik dokter, bidan 10 orang, posyandu ada 71 posyandu dengan kader sebanyak 358 orang

Agama

Sarana ibadah sebanyak 38 masjid, Desa Diritirto sebanyak 4 masjid merupakan desa yang mempunyai masjid terbanyak, mushola ada 137 buah, terbanyak Desa Kajoran sebanyak 18 buah. Gereja ada 1 berada di Desa Giritirto.

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Binangun merupakan desa paling barat berbatasan dengan Kecamatan Sempor, dan Kabupaten Banjarnegara
  2. Clapar
  3. Ginandong
  4. Giritirto
  5. Glontor
  6. Gunungsari
  7. Kajoran
  8. Kalibening
  9. Kalirejo
  10. Karanggayam
  11. Karangmojo
  12. Karangrejo
  13. Karangtengah
  14. Kebakalan
  15. Logandu
  16. Pagebangan
  17. Penimbun
  18. Selogiri
  19. Wonotirto