Kaolin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kaolin

Kaolin adalah semacam tanah liat yang efektif untuk mengobati diare dan juga peradangan kulit tertentu.[1] Kaolin merupakan suatu masa batuan yang kemudian tersusun dari material lempung yang mempunyai kandungan besi yang rendah, dan umumnya berwarna putih atau agak keputihan.[2] Kakoin ini merupakan tanah liat halus bewarna putih yang digali dari tanah.[1] Kaolin dibersihkan dengan cermat dan dimurnikan sebelum menjadii obat.[1] Manfaat utamanya sebagai obat pereda serangan diare ringan pada orang dewasa.[1] Kaloin kadang-kadang juga digunakan sebagai osion untuk mengobati lecet, bisul, dan peredangan kulit, walaupun sudah digantikan oleh krim antiseptik dan antibiotik.[1] Alergi kulit terhadap losion kaolin jarang terjadi, tetapi orang dengan kulit yang peka pada umumnya harus menghindari pemakaian losion karena losion apa pun dapat mengiritasi kulit.[1]

Cara kerja Kaolin[sunting | sunting sumber]

Keefektifan Kaolin adalah bergantung pada sifat penyerapan cairan.[1] Untuk mengobati diare, kaolin menyrap cairan di dalam usus, yang menyebabkann diare mengering.[1] Karena sebab keefektifan kaolin dalam menyerap cairan tersebut, kaolin membuat luka tetap kering. Kaolin dapat digabungkan dengan bahan lain.[1] Campuran paling umum adalah kaloin dan pektin walaupun kaolin juga daat dicampur dengan air kloroform, natrium bikarbonat dan air pappermint, yang semuanya menjadikan rasanya lebih enak.[1]

Manfaat Kaolin[sunting | sunting sumber]

Berikut ini merupakan manfaat dari kaolin:[1]

  1. Obat untuk diare
  2. Obat muntah yang parah
  3. Obat gangguan pencernaan
  4. Untuk lossion atau bedak tabur untuk luka

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i j k David Arnot, dkk (2009). Pustaka Kesehatan Populer Mengenal Pemeriksaan Laboratorium, volume 8. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer. hlm. 144. 
  2. ^ "Kaolin dalam Industri". Diakses 18 Juni 2014.