Kampanye militer Perancis di Korea

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kampanye militer Perancis di Korea 1866
병인양요
(Byeong-in yangyo)
FranceGanghwa.jpg
Tanggal Oktober–November 1866
Lokasi Pulau Ganghwa, beberapa pertempuran di Semenanjung Korea
Hasil Perancis mundur, Korea melanjutkan isolasinya
Casus belli Penghukuman mati 9 misionaris Perancis dan 10.000 orang Korea yang menjadi Katolik
Pihak yang terlibat
Flag of the king of Joseon.svg Dinasti Joseon Bendera Perancis Kekaisaran Perancis Kedua
Komandan
Flag of the king of Joseon.svg Heungseon Daewongun

Flag of the king of Joseon.svg Yang Heon-su
Flag of the king of Joseon.svg Yi Yong-hui
Flag of the king of Joseon.svg Yi Gyeong-ha
Flag of the king of Joseon.svg Yi Gi-jo
Flag of the king of Joseon.svg Shin Heon
Flag of the king of Joseon.svg Han Seong-geun

Civil and Naval Ensign of France.svg Admiral Roze

Civil and Naval Ensign of France.svg Kapten Olivier
Civil and Naval Ensign of France.svg Komandan Bochet
Civil and Naval Ensign of France.svg Letnan Thouars

Kekuatan
Beberapa ratus 600
Korban
Tidak diketahui, namun lebih banyak
4 tewas (3 di Munsusanseong)
2 terluka (di Munsusanseong)
2 hilang[1]
Paling tidak 3 tewas
35 terluka
Nama Korea
Hangeul 병인양요
Hanja
Alih Aksara yang Disempurnakan Byeong-in yangyo
McCune–Reischauer Pyŏng‘in yangyo

Kampanye militer Perancis di Korea 1866, juga disebut Byeong-in yangyo (gangguan Barat pada tahun byeong-in), adalah invasi Perancis ke Pulau Ganghwa di Korea yang dilancarkan untuk membalas penghukuman mati pastur Perancis yang menyebarkan agama Katolik di Korea. Perang yang berlangsung selama hampir enam minggu ini merupakan perang pertama antara Korea dengan Dunia Barat. Perancis terpaksa mundur dan pengaruhnya di wilayah tersebut ditahan.[2] Korea kembali meneruskan isolasinya hingga Jepang melalui ancaman militer menghentikannya pada tahun 1876.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Annals of Joseon Dynasty, Gojong, Book 3, September 21st, 1866
  2. ^ Pierre-Emmanuel Roux, La Croix, la baleine et le canon: La France face à la Corée au milieu du XIXe siècle, p. 231-275.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]