Kambing etawa
|
|
Subjek artikel ini tidak memenuhi kriteria kelayakan umum maupun kebijakan kelayakan Wikipedia lainnya: Tokoh, Organisasi, atau Web. Anda dapat membantu mengembangkan artikel ini agar memenuhi unsur kelayakan. Cara yang paling tepat adalah mencari dan mencantumkan referensi dari sumber-sumber dari pihak ketiga. Apabila dalam dua minggu artikel ini belum memenuhi kelayakan, Anda dapat mengalihkan, menggabungkan, atau memberikan {{hapus:kelayakan}}, sesuai dengan Wikipedia:Kebijakan penghapusan. |
Kambing etawa adalah kambing didatangkan dari India yang juga disebut kambing Jamnapari. Tinggi kambing jantan berkisar antara 90 sentimeter hingga 127 sentimeter dan yang betina hanya mencapai 92 sentimeter. Bobot yang jantan bisa mencapai 91 kilogram, sedangkan betina hanya mencapai 63 kilogram. Telinganya panjang dan terkulai ke bawah. Dahi dan hidungnya cembung. Baik jantan maupun betina bertanduk pendek. Kambing jenis ini mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per hari. Keturunan silangan (hibrida) kambing etawa dengan kambing lokal dikenal sebagai kambing “Peranakan etawa” atau “PE”. Kambing PE berukuran hampir sama dengan etawa namun lebih adaptif terhadap lingkungan lokal Indonesia.
Daftar isi |
[sunting] Pranala luar
[sunting] pemeliharaan
pemeliharaan yang mudah membuat banyak peternak di lampung memeliharanya ,,,, selain untuk penghasilan tambahan ,,, telah banyak dikembangkan menjadi petrnakan komersil .. salah satunya .... ryadi bowmn ..
[sunting] harga jual
kambing jenis ini dijual oleh npeternak berkisar RP.1.500.000 ss sampai dengan 2jt per ekor
[sunting] hasil pengembangan
sekarang ini kambing ini oleh pemerintah kab.tanggamus lampung., telah di kawin silangkan dengan kambing jenisn boer asal australia dan telah berhasil menghasilkan jenis kambing baru yang telah diuji mengandung kolesterol rendah ,, sehingga dapat dikomsumsi secara sehat bahkan oleh penderita tekanan daraah tinggi....
