Kabupaten Banggai
Lambang Kabupaten Banggai Motto: Mompo sa'angu nurung mompo sa'angu tanga' |
|
| {{{peta}}} Peta lokasi Kabupaten Banggai Koordinat: - |
|
| Provinsi | Sulawesi Tengah |
| Dasar hukum | Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II di Sulawesi. |
| Tanggal | 4 Juli 1959 |
| Ibu kota | Luwuk |
| Pemerintahan | |
| - Bupati | Muhammad Sofhian Mile SH, MH |
| - DAU | Rp 504.385.617.000(2011)[1] |
| Luas | 9.672,70 km² |
| Populasi | |
| - Total | 332.240 jiwa (UU 51/1999) (2004) |
| - Kepadatan | - |
| Demografi | |
| - Kode area telepon | 0461-21015 |
| Pembagian administratif | |
| - Kecamatan | 18 |
| - Situs web | - |
Kabupaten Banggai adalah salah satu Daerah Tingkat II di Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Luwuk. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 9.672 km² (data UU No 51/1999), dan berpenduduk sebanyak 332.240 jiwa (UU No 51/1999).
Entomolog Inggris, Alfred Russel Wallace menggolongkan Pulau Sulawesi dengan Kabupaten Banggai di dalamnya, berbeda flora dan fauna dengan pulau-pulau lain di Indonesia, seperti Jawa, Sumatera atau Papua. Salah satu obyek wisata di Kabupaten Banggai adalah Suaka Margasatwa Bangkiriang. Areal seluas 3.500 hektare dengan jarak 56 kilometer dari Luwuk adalah tempat perlindungan bagi Burung Maleo. Jenis unggas berukuran lebih kecil dari ayam biasa dan memiliki cara bertelur mirip penyu ini diperlakukan khusus oleh masyarakat setempat. Tiap tahunnya, khususnya tiap panen telur Maleo, mereka selalu mengadakan upacara Tumpe demi menghindari diri dari kutukan wabah penyakit. Acara-acara seperti itu tentunya sangat unik sebagai daya tarik wisata. Tempat wisata andalan lainnya adalah Suaka Marga Satwa Patipati, Panorama Alam Salodik, Pulau Bandang, Pantai Kilometer 5, Air Terjun Hanga-Hanga, Lombuyan (suaka marga-satwa bagi Anoa), Pulau Tikus yang terkenal dengan pasir putihnya dan banyak lagi yang lainnya.
Kabupaten Banggai dulunya merupakan bekas Kerajaan Banggai yang meliputi wilayah Banggai daratan dan Banggai Kepulauan. Pada tahun 1999 Kabupaten Banggai dimekarkan menjadi Kabupaten Banggai dan Kabupaten Banggai Kepulauan.
Kabupaten Banggai merupakan salah satu Kabupaten di Sulawesi Tengah yang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, baik berupa hasil laut (ikan, udang, mutiara, rumput laut dan sebagainya), aneka hasil bumi (kopra, sawit, coklat, beras, kacang mente dan lainnya) serta hasil pertambangan (nikel yang sedang dalam taraf eksplorasi) dan gas (Blok Matindok dan Senoro).
Daftar isi |
[sunting] Wilayah Administratif
Kabupaten Banggai memiliki luas 9.672,70 km², berpenduduk 332.240 jiwa (data UU No. 51/1999), dan tingkat kepadatan penduduk 34 jiwa/km². Kabupaten ini terdiri atas 13 kecamatan, 32 kelurahan, dan 271 desa (data UU Nomor 51/1999).
Adapun data kecamatan dan jumlah desa/ kelurahan (data 2011) di Kabupaten Banggai adalah sebagai berikut.
[sunting] Daftar Kecamatan dan Jumlah Desa/ Kelurahan
| Nama Kecamatan | Jumlah Desa/ Kelurahan | Keterangan |
|---|---|---|
| Balantak | 27 | - |
| Batui | 19 | - |
| Bualemo | 16 | - |
| Bunta | 25 | - |
| Kintom | 14 | - |
| Lamala | 18 | - |
| Luwuk | 21 | - |
| Luwuk Timur | 9 | - |
| Masama | 11 | - |
| Nuhon | 17 | - |
| Pagimana | 38 | - |
| Toili | 25 | - |
| Tolili Barat | 15 | - |
| Kabupaten Banggai | 303 | - |
[sunting] Lihat pula
[sunting] Referensi
- ^ "Perpres No. 6 Tahun 2011". 17 Februari 2011. http://www.djpk.depkeu.go.id/regulation/27/tahun/2011/bulan/02/tanggal/17/id/590/. Diakses pada 23 Mei 2011.
