Jurusan Arkeologi Universitas Gadjah Mada
| Jurusan Arkeologi, FIB UGM | |
|---|---|
| Didirikan | 1962 |
| Jenis | Perguruan Tinggi Negeri |
| Lokasi | Yogyakarta, Indonesia |
| Situs web | http://arkeologi.ugm.ac.id |
Jurusan Arkeologi adalah salah satu jurusan di Fakultas Ilmu Budaya UGM. Jurusan yang memiliki program pendidikan dari S1 hingga S2 ini dipimpin oleh seorang ketua jurusan dibantu seorang sekretaris jurusan.[1].
|
Sejarah[sunting]
Jurusan Arkeologi sebagai salah satu jurusan di lingkungan FIB UGM secara resmi dibuka pada tahun akademik 1962/1963 sebagai pengembangan sub-Jurusan Sejarah Indonesia Kuna. Pada saat dibuka, jurusan ini bernama Jurusan Ilmu Purbakala dengan mahasiswa sejumlah 43 orang.
Pengembangan jurusan mendapatkan tonggak penting pada pertengahan tahun 1980-an dengan datangnya dosen tamu dari Ford Foundation, yaitu Dr. John N. Miksic. Beberapa matakuliah baru dikembangkan, seperti museologi, arkeologi lingkungan, serta etnoarkeologi, serta pusat-pusat peradaban kuno.
Pada tahun 2001 dibuka Program Studi Pascasarjana (S2) Arkeologi yang berinduk pada Program Pascasarjana (Sekolah Pascasarjana) UGM. Dengan mengembangkan konsentrasi/minat Pengelolaan Sumberdaya Arkeologi, program studi mendatangkan para pengajar dari berbagai disiplin ilmu untuk memperkaya kemampuan mahasiswa pascasarjana, seperti Prof. Dr. R.P. Soejono, Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc., dan Prof. Dr. Wiendu Nuryanti, M.Arch. Pengelolaan program pascasarjana monodisiplin dilepas dari Sekolah Pascasarjana (d.h. Program Pascasarjana) UGM, untuk ditangani langsung oleh jurusan, pada tahun 2008. Dua tahun kemudian, jurusan dikembangkan dengan membuka minat utama museologi, baik pada program sarjana (S1) dan pascasarjana (S2). Program ini bekerjasama dengan Tropenmuseum dan Reinwardt Academie di Amsterdam. [2]
Program studi[sunting]
Program studi yang ada di Jurusan Arkeologi FIB UGM adalah sebagai berikut :
- S1 Prodi Arkeologi
- S2 Prodi Arkeologi
Guru besar[sunting]
Beberapa pengajar Jurusan Arkeologi FIB UGM telah mencapai jenjang guru besar, yaitu:
- Prof. Dr. Sumijati Atmosudiro
- Prof. Dr. Timbul Haryono, M.Sc.
- Prof. Dr. Inajati Adrisijanti
Fasiltas[sunting]
- Laboratorium Arkeologi
- Perpustakaan Arkeologi
Kerjasama[sunting]
Jurusan Arkeologi FIB UGM mengadakan kerjasama untuk menyelenggarakan kegiatan tridharma, antara lain dengan:
- Tropenmuseum, Amsterdam
- BP3 DIY dan BP3 Jawa Tengah
- PT (Persero) Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratuboko
- Museum Sonobudoyo, Yogyakarta
- Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Referensi[sunting]
- ^ Pendidikan S3 ditangani oleh Prodi Humaniora, Fakultas Ilmu Budaya UGM
- ^ http://arkeologi.ugm.ac.id/profil.php?cat=sejarah
