Juna Cinta Juni

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Juna Cinta Juni
Genre Drama
Format Sinetron
Pembuat MD Entertainment
Skenario Hilman Hariwijaya
Sutradara Widi Wijaya
Pemeran Amanda
Randy Pangalila
Ajun Perwira
Estelle Linden
Nafa Urbach
Adam Jordan
Ria Irawan
Dicky Wahyudi
Lagu pembuka Kamulah Orangnya, Ryan
Lagu penutup Kamulah Orangnya, Ryan
Negara  Indonesia
Bahasa Bahasa Indonesia
Produksi
Produser Dhamoo Punjabi
Manoj Punjabi
Lokasi Bendera Indonesia Jakarta
Siaran
Saluran asli MNCTV
Format gambar (SDTV) (480i)
Format audio Stereo
Dolby Digital 5.1
Penayangan awal Kamis, 26 September 2013 – Minggu, 27 Oktober 2013
Kronologi
Diawali oleh Temen Tapi Demen
Pranala luar
Situs web produksi


Juna Cinta Juni adalah sebuah Sinetron yang ditayangkan MNCTV.

Pemain[sunting | sunting sumber]

Sinopsis Global[sunting | sunting sumber]

Kisahnya dimulai saat Juni (Rachel Amanda) pertama kali ke Jakarta dengan menaiki bus. Saat di bus itu juga, Juni menjadi perhatian penumpang lain karena pembiacaraannya di telefon yang heboh dengan Adam (Adly Fairuz), sang pacar.

Ingatannya lantas kembali pada saat pertemuan pertamanya dengan sang pacar. Saat itu, Juni sedang mengejer bebeknya dan tanpa sengaja menabrak seorang pemuda tampan yang tidak lain adalah Adam. Sejak dari pandangan pertama itu, Adam telah jatuh hati dan berniat menjadikan Juni sebagai calon istrinya. Singkat cerita, Adam dan Juni pun akan segera melangsungkan pertunangan mereka di Jakarta. Juni lantas tersadar dari kisah pertemuannya dengan sang pacar, dan juga langsung jadi pusat perhatian karena kehebohannya di bus.

Saat tiba di Jakarta, Juni salah paham karena mengira seorang polisi berniat menangkapnya. Padahal polisi tersebut berniat menangkap pencopet yang sudah mengincar Juni. Setelah kesalapahaman itu berlalu, Juni malah bertemu dengan Juna (Randy Pangalila). Juna malah langsung meminta Juni untuk mendorong mobilnya karena mengira Juni petugas parker di sana.

Juni menjadi gusar setelah tahu jika Juna menyangka dirinya seorang petugas parkir. Juni malah mengatakan diirnya tidak ada potongan sebagai seorang petugas parkir, melainkan seorang model. Keadaan semakin rumit saat Juni ternyata telah membuat lecet mobil Juna. Juna pun memotret KTP Juni sebagai bentuk pertanggungjawaban Juni nantinya.

Setelah itu, Juni segera pergi ke tempat janjiannya dengan Adam. Adam sudah melihat Juni dari kejauhan sambil tersenyum. Saat itu juga, Adam sedang menelfon sang adik, Pasha (Ajun Perwira). Saat menyebrang jalan, Adam tidak memperhatikan sekitarnya, alhasil dirinya malah tertabrak mobil dan meninggal. Kerumunan orang-orang di sana membuat Juni berjalan mengarah ke tempat kecelakaan Adam. Namun Juni tidak mengetahui jika Adamlah yang menjadi korban kecelakaan itu. Ia tetap menunggu di tempat yang sudah ditentukan oleh ia dan Adam untuk bertemu.

Di tempat yang sama, Juna lah yang menolong Adam dan membawanya ke rumah sakit. Ia pun menceritakan kronologi kecelakaan tersebut pada polisi.

Pasha yang telefonnya terputus mendadak saat itu langsung mendatangi tempat Juni menunggu. Bagai disambar petir, Pasha mendapat telefon dari Juna jika Adam mengalami kecelakaan. Akhirnya, Juni dan Pasha bersama-sama pergi ke rumah sakit untuk melihat Adam. Sayangnya, Adam ternyata sudah meninggal dunia dan terbaring kaku di kamar mayat rumah sakit. Begitu membuka kain yang menutupi tubuh Adam, Juni langsung pergi dari sana dan menangis sejadi-jadinya di tengah hujan lebat yang sedang turun.

3 bulan telah berlalu semenjak meninggalnya Adam. Juni yang berjuang bertahan di Jakarta berniat mencari pekerjaan. Ia sudah ditagih sang ibu kost yang memintanya segera membayar karena sudah menunggak pembayaran selama 3 bulan lamanya.

Saat dijalan, ia melihat makanan dan berniat membelinya, Namun niatnya urung saat uangnya tidak mencukupi untuk membeli makanan tersebut. Ia pun lantas pergi ke sebuah minimarket dan menemukan sebuah makanan dengan lebel gratis. Tanpa ragu, ia hampir semua memakan makanan tersebut yang ternyata hanya tester untuk kue-kue yang dijual di sana.

Juna yang melihat kerakusan Juni tersebut lantas mengerjai Juni dengan memberikan kue isi cabe rawit padanya yang akhirnya malah membuat Juni kepedasan. Saat itu, Juni langsung mengambil sebuah minuman dingin. Juna meminta bayaran minuman dingin tersebut dan Juni malah memberikan uang recehannya pada Juna dan lantas kabur. Terjadilah drama kejar-kejaran Juni dan Juna di minimarket tersebut. Akhirnya, Juna berhasil menangkap Juni.

Juni pun dibawa pada bos minimarket tersebut. Juni mengatakan keadaannya yang tidak punya pekerjaan dan luntang-lantung di Jakarta. Untungnya sang boss berbaik hati dan malah memberikan pekerjaan pada Juni. Hal ini tentu saja membuat Juna kesal.

Tidak lama kemudian, pacar Juna, Moza (Estelle Lindan) datang sambil membawakan makanan. Juna pun menceritakan unek-uneknya pada Moza. Moza malah meminta Juna untuk bekerja di rumah sakit ayahnya. Namun Juna mengatakan jika dirinya ingin sukses dari pekerjaannya yang dibangunnya sendiri. Dengan berat hati, Moza menyetujuinya. Kedatangan Moza sebenarnya adalah untuk meminta Juna segera bertunangan dengan dirinya. Namun dengan berbagai alasan, Juna menolaknya secara halus.

Dengan bekerjanya Juni di tempat kerjanya Juna membuat keduanya kerap kali terlibat pertengkaran yang mengundang tawa. Perlahan-lahan, mulai tumbuh benih-benih cinta di antara keduanya. Di lain sisi, Pasha yang semakin mengenal dekat Juni juga jatuh hati padanya. Belum lagi Moza yang over protektif dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan Juna kembali.

Saksikan selengkapnya dalam sinetron terbaru Juna Cinta Juni, Mulai Kamis 26 September 2013, Pkl.18.00 WIB di MNCTV