Jazz (Transformers)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Jazz (alias Meister di versi Jepang) adalah nama untuk salah satu karakter robot fiksi dari serial Transformers.

Transformers: Generation 1[sunting | sunting sumber]

Jazz/Meister
Autobot
Nama Jepang Meister
Sub-grup Autobot Cars, Pretenders, Action Masters, Laser Cycles, Micro Vehicles, Spy Changers
Fungsi Special Operations, Saboteur
Peringkat 9
Semboyan "Do it with style or don't bother doing it."
Model alternatif Cybertronian Car, Porsche 935, Cobra STUN
Seri Transformers: Generation 1
Transformers: Generation 2
Transformers: Universe
Transformers: Alternators
Transformers: Titanium
Transformers: Reveal the Shield
Sulih suara Inggris Scatman Crothers (deceased in November 1986)
Wally Burr (episode "Kremzeek!")
Frank Welker (Micromasters commercial)
Darius McCrary (film)
Sulih suara Jepang Kōki Kataoka
Andrew Kishino (video game)
Masato Hirano (Headmasters)

Profil[sunting | sunting sumber]

Jazz disebut-sebut orang sebagai "very cool, very stylish, very competent" member dari Autobots. Model alternatif aslinya adalah Martini Porsche 935 Turbo racing car. Dengan karakter dan pembawaannya yang kalem, Jazz menjadi salah satu komandan Autobots. Ia sangat gagah berani dalam semua operasi Autobots yang kadang-kadang berbahaya dalam melawan Decepticons. Ia bisa disebut sebagai tangan kanan dari Optimus Prime.[1]

Sampai saat ini, Jazz menjadi salah satu karakter original yang banyak dikenal orang sejak G1 (selain Optimus Prime, Grimlock, Bumblebee, Megatron, Soundwave, dan Starscream). Karena ada beberapa masalah dengan hak cipta, pernah Jazz disebut sebagai Autobot Jazz.

Pengisi suara Jazz adalah Scatman Crothers, yang kemudian meninggal dunia pada November 1986. Dalam episode Kremzeek!, pengisi suaranya adalah Wally Burr. Sementara untuk versi Jepang, pengisi suara Jazz adalah Koki Kataoka.

Serial animasi[sunting | sunting sumber]

Jazz adalah salah satu member original Autobots dalam pesawat The Ark, yang kemudian diserang oleh pesawat Decepticons, The Nemesis. Keduanya kemudian mendarat di Bumi, dan baru bisa bangun kembali pada tahun 1984, atau empat juta tahun setelah mereka mendarat.

Dalam "Attack of the Autobots", ia dan Bumblebee merupakan dua Autobots yang lolos dari usaha cuci otak yang dilakukan Decepticons. Mereka bersama Sparkplug Witwicky kemudian menciptakan sebuah sound system, dan semua Autobots kemudian dapat disembuhkan.

Dalam "The God Gambit", dengan diawali Cosmos yang saat itu sedang mengumpulkan data di luar angkasa, sampai kemudian ia tiba-tiba diserang oleh Astrotrain, Thrust, dan Starscream. Akhirnya Cosmos mendarat di Titan, dimana Decepticons berniat menguasai sumber energinya dan menabsihkan diri sebagai Tuhan. Namun para pemberontak mengaktifkan system navigasi Cosmos yang akhirnya memberitahu Autobots di Bumi tentang keberadaan Cosmos. Optimus Prime lantas memerintahkan Omega Supreme, Perceptor, dan Jazz. Disaat Astrotrain mengklaim diri sebagai Tuhan, Omega Supreme kemudian membutuhkan energi kristal tersebut agar bisa bangkit kembali setelah kehabisan energi saat terbang ke Titan. Setelah semuanya beres, tim Autobots akhirnya bisa mengalahkan Decepticons. Dan karena menginginkan supaya Autobots juga tidak bisa mendapatkan energi kristal tersebut, Astrotrain bersama Thrust akhirnya meledakkan tambang sumber energi tersebut. Autobots kemudian menolong semua penduduk Titan dengan memindahkannya ke sisi lain Titan.

Pada episode 51 (Prime Target) ketika Lord Cholmondeley menangkap jet rahasia Uni Soviet, yang menyebabkan ketakutan perang antara Timur dan Barat, Cholmondeley kemudian berambisi untuk meraih kepala Optimus Prime. Untuk mewujudkan mimpinya, ia menantang Optimus setelah sebelumnya menangkap beberapa anggota Autobots, termasuk Jazz. Sayangnya niatnya itu tidak kesampaian setelah Optimus Prime yang dibantu oleh Astrotrain dan Blitzwing berhasil menghajar Cholmondeley.

Dalam episode Masquerade, pihak Autobots mendapatkan gosip akan senjata Megatron yang baru, dan Stunticons yang mencuri beberapa komponen (seperti besi dan berlian). Oleh karena Autobots hanya mendapat sedikit info akan rencana senjata Megatron yang baru, Autobots akhirnya memutuskan untuk mendahului rencana Stunticons dengan cara menyamar. Dan Jazz kebagian peran sebagai Dead End. Rencana ini berjalan mulus, hingga Stunticons yang asli berhasil kabur dari penjara Autobots dan kemudian datang kepada Megatron. Namun lagi-lagi Optimus bersama rekan Autobots-nya berhasil mengelabui Megatron saat ia meminta Stunticons palsu berubah menjadi Menasor (karena kemampuan magnetik Windcharger, dan kemampuan ilusi Mirage). Keduanya kemudian bertarung, dan pihak yang palsu-lah (Autobots) yang menang ditambah senjata baru Megatron yang gagal total.

Dalam The Transformers: The Movie, Jazz menjadi komandan di Moonbase One bersama Cliffjumper. Sampai kemudian ia tertangkap oleh Unicron. Ketika Rodimus Prime berhasil menghancurkan badan Unicron, Jazz akhirnya berhasil melompat dengan cara membolongi mata Unicron sebelum badan Unicron yang super raksasa tersebut meledak.

Dalam episode "Dark Awakening", ia menjadi saksi atas kebangkitan tidak wajar Optimus Prime oleh Quintessons. Dalam episode "Forever is a Long Time Coming" ia tampil sebagai kontestan balapan. Dan dalam episode "Call of the Primitives", ia tampil untuk terakhir kalinya.

The Headmasters[sunting | sunting sumber]

Dalam versi ini, Jazz kembali tampil secara normal sebagai tangan kanan Optimus Prime sampai kemudian Optimus meninggal untuk kedua kalinya. Di episode 4, ia menjadi operator Metroplex bersama Ultra Magnus. Pengisi suaranya adalah Masato Hirano.

Transformers: 2007 film[sunting | sunting sumber]

Profil[sunting | sunting sumber]

Jazz muncul dalam film Transformers 2007 karya sutradara Michael Bay. Ia merupakan Autobot terkecil.[2] Model perubahannya adalah mobil Pontiac Solstice GXP. Pengisi suaranya adalah Darius McCrary (film) dan Andrew Kishino (video game).

Plot film[sunting | sunting sumber]

Jazz datang ke Bumi dalam waktu bersamaan dengan Optimus Prime, Ratchet, dan Ironhide. Ia mendarat di dekat Dodger Stadium, dan kemudian ia lari hingga ke sebuah dealer mobil di Sherman Oaks, California. Ia lantas melihat sebuah mobil, dan meng-scan mobil tersebut. Kemudian ia menemui tempat dimana Bumblebee memberitahu seluruh anggota Autobots. Selanjutnya, ketika Sam dan Mikaela pulang ke rumah Sam, Jazz secara tidak sengaja merusak kabel listrik di daerah tersebut, hingga akhirnya menyebabkan listrik padam total.

Dalam pertarungan terakhir, ia sempat melawan Megatron. Dan karena Jazz bertubuh kecil, dengan mudah Megatron memegangnya dan kemudian membunuhnya dengan membelahnya menjadi dua. Di bagian akhir, Ironhide membawa jasad Jazz dan menyerahkannya kepada Optimus Prime. Ia merupakan satu-satunya Autobots yang tewas dalam film ini.

Transformers: Animated[sunting | sunting sumber]

Profil[sunting | sunting sumber]

Jazz kembali muncul dalam Transformers: Animated.[3] Kali ini ia berperan sebagai ninja Autobots. Pengisi suaranya adalah Phil LaMarr. Secara umum, warna tubuh Jazz dalam serial ini sama dengan warna tubuh Jazz dalam serial G1.

Serial animasi[sunting | sunting sumber]

Jazz adalah komandan kedua dalam Cybertron Elite Guard. Ia datang ke Bumi bersama Ultra Magnus dan Sentinel Prime. Kemudian ia bertemu dengan Sari Sumdac ketika berada di Bumi. Ia lantas selalu menggunakan taktik ninja saat bertarung melawan Decepticons. Ia lebih berpengalaman dibanding Prowl dalam hal menggunakan ilmu-ilmu ninja.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]