Jarimatika

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Jarimatika adalah cara berhitung matematika dengan menggunakan jari-jari tangan. Operasi berhitung matematika tersebut yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Metode ini dikembangkan oleh Septi Peni Wulandani[1] sekitar tahun 2004.[rujukan?] Logika penghitungan jarimatika mirip dengan logika penggunaan sempoa[2]

Penggunaan jari[sunting | sunting sumber]

Dalam jarimatika, tangan kanan digunakan untuk melambangkan satuan, sedangkan tangan kiri digunakan untuk melambangkan puluhan.

Penggunaan jari kanan melambangkan nilai satuan
  • Angka 1 diwakili oleh jari telunjuk tangan kanan
  • Angka 2 diwakili oleh jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan
  • Angka 3 diwakili oleh jari telunjuk, jari tengah dan jari manis tangan kanan
  • Angka 4 diwakili oleh jari telunjuk, jari tengah, jari manis dan jari kelingking tangan kanan
  • Angka 5 diwakili oleh jari jempol tangan kanan
  • Angka 6 diwakili oleh jari jempol dan jari telunjuk tangan kanan
  • Angka 7 diwakili oleh jari jempol, jari telunjuk dan jari jari tengah tangan kanan
  • Angka 8 diwakili oleh jari jempol, jari telunjuk, jari jari tengah dan jari jari manis tangan kanan
  • Angka 9 diwakili oleh kelima jari tangan kanan


Penggunaan yang sama untuk jari tangan kiri, dengan nilai puluhan

Penggunaan jari kiri melambangkan nilai puluhan
  • Angka 10 diwakili oleh jari telunjuk tangan kiri
  • Angka 20 diwakili oleh jari telunjuk dan jari tengah tangan kiri
  • Angka 30 diwakili oleh jari telunjuk, jari tengah dan jari manis tangan kiri
  • Angka 40 diwakili oleh jari telunjuk, jari tengah, jari manis dan jari kelingking tangan kiri
  • Angka 50 diwakili oleh jari jempol tangan kiri
  • Angka 60 diwakili oleh jari jempol dan jari telunjuk tangan kiri
  • Angka 70 diwakili oleh jari jempol, jari telunjuk dan jari jari tengah tangan kiri
  • Angka 80 diwakili oleh jari jempol, jari telunjuk, jari jari tengah dan jari jari manis tangan kiri
  • Angka 90 diwakili oleh kelima jari tangan kiri


Operasi Matematika[sunting | sunting sumber]

Operasi pengurangan[sunting | sunting sumber]

Pengurangan 24 - 12 = 12

  • 24 dilambangkan tangan kiri buka jari telunjuk dan jari tengah (20), tangan kanan buka jari kelingking sampai jari telunjuk (4)
  • dikurang 12 : jari kiri: tutup jari tengah (-10), jari kanan: tutup jari kelingking dan jari manis (-2)
  • hasilnya jari kiri terbuka hanya jari telunjuk (10) dan jari kanan terbuka hanya jari telunjuk dan jari tengah (2) yang dibaca 12

Operasi penjumlahan[sunting | sunting sumber]

Penjumlahan 13 + 11 = 24

  • Tangan kiri dibuka jari telunjuk (10) dan tangan kanan dibuka jari telunjuk, jari tengah dan jari manis (3)
  • Tangan kiri di buka jari tengah (+10) dan tangan kanan dibuka jari kelingking (+1)
  • Hasilnya, tangan kiri terbuka dua jari (20) dan tangan kanan terbuka empat jari (4) yang dibaca 24

Operasi perkalian[sunting | sunting sumber]

Operasi pembagian[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Peni Septi, Wulandari (2009). Jarimatika perkalian. PT Kawasan Pustaka: Jakarta Selatan. ISBN. 
  2. ^ http://edukasi.kompasiana.com/2010/10/19/jarimatika-sebenarnya-sempoa