Jalan Tol Tangerang-Merak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Jalan Tol Tangerang-Merak
Jakarta Merak KM 76,5.JPG
Jalan Tol Tangerang-Merak KM 76,5
Keluar ke Gerbang Tol Serang Barat (arah Merak)
Panjang 72 km
Pembangunan 1984
Pengelola PT Marga Mandalasakti

Jalan Tol Tangerang-Merak adalah jalan tol yang menghubungkan Kota Tangerang dan Pelabuhan Merak. Jalan tol ini melintasi [Kota Dan Kabupaten Tangerang], [Kabupaten Dan Kota Serang] Dan [Kota Cilegon]. Jalan Tol I I juga merupakan kelanjutan dari Jalan Tol Jakarta-Tangerang. Kilometer 0 berada di Tomang, Jakarta, dan berakhir di Kilometer 98 di Merak. Panjang jalan tol ini adalah 72 km. Operator tol ini adalah PT Marga Mandalasakti (MMS).[rujukan?]
Sistem kartu tol yang dimiliki oleh ruas tol ini adalah sistem KTME (Kartu Tanda Masuk Elektronik).[1]

Daftar isi

Daftar Gerbang Tol [sunting]

Gerbang Tol Cikupa, gerbang perbatasan Jalan Tol Jakarta-Tangerang dan Tangerang-Merak

Gerbang Tol yang dimiliki pada ruas ini adalah sebagai berikut.

Gerbang Tol KM Tujuan
Cikupa 31 Cikupa, Pasar Kemis, Citra Raya
Balaraja Timur 37 Balaraja Timur, Cikupa, Tigaraksa
Balaraja Barat 39 Balaraja Barat, Rangkasbitung, Kab.Lebak
Jalan Tol Serpong-Balaraja (Rencana)
Ciujung 60 Ciujung, Kragilan
Serang Timur 72 Serang Timur, Banten Lama, Pandeglang
Serang Barat 78 Serang Barat, Kramatwatu
Cilegon Timur 87 Cilegon Timur, Bojonegara
Cilegon Barat 95 Cilegon Barat, Anyer, Carita, Krakatau Steel
Merak 98 Gerbang akhir (arah Pelabuhan Merak) dan Gerbang awal (arah Tangerang-Jakarta)

Pembayaran [sunting]

Ruas tol Tangerang-Merak dapat menggunakan kartu E-Toll yang dikeluarkan oleh Bank Mandiri di gerbang tol tertutup (Cikupa hingga Merak).[2]

Tarif [sunting]

Rute Gol. I Gol. II Gol. III Gol. IV Gol. V
Cikupa - Cikupa
Serang Timur - Serang Barat
Rp2.500,00 Rp3.500,00 Rp4.000,00 Rp5.000,00 Rp6.000,00
Cilegon Timur - Cilegon Barat Rp3.500,00 Rp4.500,00 Rp5.500,00 Rp7.500,00 Rp9.000,00
Serang Barat - Cilegon Timur Rp4.000,00 Rp6.000,00 Rp7.000,00 Rp9.000,00 Rp11.000,00
Cikupa - Balaraja Timur Rp4.500,00 Rp6.000,00 Rp7.000,00 Rp9.500,00 Rp11.500,00
Cilegon Timur - Merak Rp5.000,00 Rp7.000,00 Rp8.000,00 Rp10.500,00 Rp13.000,00
Cikupa - Balaraja Barat
Ciujung - Serang Timur
Rp5.500,00 Rp7.500,00 Rp9.000,00 Rp12.000,00 Rp14.500,00
Serang Timur - Cilegon Timur Rp6.500,00 Rp9.000,00 Rp10.500,00 Rp14.000,00 Rp17.000,00
Ciujung - Serang Barat
Serang Barat - Cilegon Barat
Rp7.500,00 Rp10.500,00 Rp12.500,00 Rp16.500,00 Rp20.000,00
Balaraja Barat - Ciujung
Serang Barat - Merak
Rp9.000,00 Rp12.500,00 Rp15.000,00 Rp19.500,00 Rp23.500,00
Serang Timur - Cilegon Barat Rp10.000,00 Rp14.000,00 Rp16.500,00 Rp21.500,00 Rp26.000,00
Serang Timur - Merak Rp11.500,00 Rp16.000,00 Rp19.000,00 Rp25.000,00 Rp30.000,00
Ciujung - Cilegon Timur Rp12.000,00 Rp16.500,00 Rp19.500,00 Rp25.500,00 Rp31.000,00
Balaraja Barat - Serang Timur Rp14.000,00 Rp20.000,00 Rp23.500,00 Rp31.000,00 Rp37.000,00
Cikupa - Ciujung Rp14.500,00 Rp20.000,00 Rp24.000,00 Rp31.500,00 Rp38.000,00
Ciujung - Cilegon Barat Rp15.000,00 Rp21.000,00 Rp25.000,00 Rp33.000,00 Rp39.500,00
Balaraja Barat - Serang Barat
Ciujung - Merak
Rp16.500,00 Rp23.000,00 Rp27.500,00 Rp36.000,00 Rp43.000,00
Cikupa - Serang Timur Rp19.500,00 Rp27.500,00 Rp32.500,00 Rp43.000,00 Rp51.500,00
Balaraja Barat - Cilegon Timur Rp21.000,00 Rp29.000,00 Rp34.000,00 Rp45.000,00 Rp54.000,00
Cikupa - Serang Barat Rp22.000,00 Rp30.500,00 Rp36.500,00 Rp48.000,00 Rp57.500,00
Balaraja Barat - Cilegon Barat Rp24.000,00 Rp33.500,00 Rp40.000,00 Rp52.500,00 Rp63.000,00
Balaraja Barat - Merak Rp25.500,00 Rp35.500,00 Rp42.500,00 Rp55.500,00 Rp67.000,00
Cikupa - Cilegon Timur Rp26.500,00 Rp36.500,00 Rp43.500,00 Rp57.000,00 Rp68.500,00
Cikupa - Cilegon Barat Rp29.500,00 Rp41.000,00 Rp49.000,00 Rp64.500,00 Rp77.500,00
Cikupa - Merak Rp31.000,00 Rp43.500,00 Rp51.500,00 Rp67.500,00 Rp81.500,00
  • Tarif di atas juga berlaku untuk arah kebalikannya (reversibel).
  • Berlaku sejak tanggal 7 Oktober 2011 pukul 00:00 WIB, sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 277/KPTS/M/2011.

Kondisi Jalan dan Kenaikan Tarif Tertinggi [sunting]

Jalan tol ini menggunakan cor beton, tetapi sudah mulai tidak terawat, alias SMPTH (Selalu Mengalami Perbaikan Tiada Henti), karena SMKTH (Selalu Mengalami Kerusakan Tiada Henti). Pada tahun 2008, perbaikan struktur (rekonstruksi) jalan tol ini dimulai, dan ditargetkan akan selesai tahun 2013. Sampai saat ini, panjang jalan yang telah direkondisi adalah sekitar 50 km.
Jalan tol ini juga merupakan ruas tol yang memiliki kenaikan tarif yang sangat tinggi, dengan persentase rata-rata hingga 50% pada bulan September 2009. Salah satu tingkat kenaikan tertinggi terdapat pada asal Serang Barat menuju Cilegon Timur dengan persentase 100% pada golongan I. [3] [4] [5]

Ancaman Pemblokiran [sunting]

Jalan tol ini juga terancam mengalami penutupan oleh DPRD Provinsi Banten apabila rekonstruksi jalan tol ini tidak selesai pada awal 2012. Banyak anggota DPRD mengeluh akibat kemacetan yang dialami pada ruas tol ini sering terjadi, sehingga anggota DPRD yang setengahnya bertempat tinggal di Tangerang terpaksa terlambat hadir. [6]

Referensi [sunting]

  1. ^ http://www.bismania.com/home/showthread.php?4994-Sekilas-Tiket-Masuk-Tol-Elektronik
  2. ^ http://www.bankmandiri.co.id/article/mandiri-etoll-card.asp
  3. ^ http://www.bismania.com/home/content.php?18-Balada-Tol-Tangerang-Merak-Kenaikan-Tarif-Tertinggi-Konstruksi-Jalan-Terparah
  4. ^ http://www.tvonenews.tv/ekonomi/berita/15278/september_tol_tangerangmerak_terapkan_tarif_baru.html
  5. ^ [1]
  6. ^ http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/nusantara/11/03/16/170019-dprd-banten-ancam-blokir-jalan-tol-tangerang-merak
Ruas sebelumnya:
-
Jalan Tol Trans Jawa Ruas berikutnya:
Jalan Tol Jakarta-Tangerang