Ira D. Sankey

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Ira D. Sankey

Ira David Sankey (28 Agustus 1840 – 13 Agustus 1908), adalah seorang penulis lagu, penyanyi serta pekabar Injil asal Amerika Serikat yang menggunakan nyanyian untuk menarik perhatian pendengarnya.[1] Ia dikenal dengan julukan The Sweet Singer of Methodism ("Penyanyi Manis Metodisme"). Ia adalah rekan dari Dwight L. Moody, seorang pekabar Injil terkenal di Amerika Serikat.[2] Peran Sankey sangat besar dalam keberhasilan kegiatan penginjilan Moody.[1]

Pertemuan dengan Moody[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1870, Moody bertemu Sankey yang bernyanyi pada pertemuan Asosiasi Pemuda Kristen YMCA (Young Man Christian Association) dan merekrut Sankey untuk pekerjaan penginjilan di Chicago.[1] Selama 25 tahun selanjutnya, Sankey menjadi bagian tak terpisahkan dari pelayanan Moody.[1] Sankey biasanya membawa alat musik semacam organ kecil dan menggunakan nyanyian-nyanyian untuk memengaruhi para pendengar Moody.[1] Apa yang dilakukan oleh Sankey menjadi model bagi para pekabar Injil hingga masa kini, yakni menggunakan nyanyian, di samping khotbah, untuk memengaruhi pendengar. [1]

Lagu "Ninety and Nine"[sunting | sunting sumber]

Lagu yang pertama dan paling terkenal yang digubahnya adalah 'The Ninety and Nine' ("Yang sembilan puluh sembilan"). Sankey dan Moody sedang dalam perjalanan dari Glasgow ke Edinburgh, Skotlandia, dalam bulan Mei 1874, untuk melakukan tiga hari pekabaran Injil di sana atas permintaan mendesak dari Ministerial Association. Sebelum naik kereta api, Sankey membeli sebuah surat kabar mingguan seharga satu penny. Ia tidak menemukan sesuatu yang menarik, kecuali sebuah khotbah oleh Henry W. Beecher dan sejumlah iklan. Kemudian, ia menemukan sebuah puisi singkat di sudut sebuah kolom yang kebetulan sedang dibacanya. Ia membacakan puisi itu kepada Moody, tetapi hanya disambut dengan sopan. Sankey melipat puisi itu dan memasukkan ke sakunya. Pada waktu ibadah tengah hari pada hari kedua dari seri khususu tersebut, Moody berkhotbah mengenai "Gembala yang Baik". Horatius Bonar menambahkan beberapa kata-kata yang menggetarkan dan ketika itulah Moody menanyakan Mr. Sankey apakah ia mempunyai lagu penutup. Suatu suara dari nuraninya mendorong dia untuk menyanyikan lagu dari puisi yang baru ditemukannya di kereta api. Dengan jiwa yang tidak tenang, ia berkata, ini tidak mungkin! Suara itu terus mendesaknya, meskipun tidak ada musik pada puisi itu, sampai akhirnya ia mengalah. Dengan tenang, seakan-akan sudah menyanyikannya seribu kali sebelumnya, ia menempatkan potongan puisi itu pada alat musik organ di depannya. Ia berdoa sejenak kepada Allah, kemudian meletakkan jari-jarinya memulai memainkan musiknya dengan sebuah chord di A mol. Setengah berbicara dan setengah menyanyi, ia menyelesaikan bait pertama dan kemudian empat bait berikutnya. Moody mendatanginya dengan air mata di matanya dan bertanya, "Dari mana engkau mendapat himne itu?" 'The Ninety and Nine' menjadi lagu yang paling terkenal dan yang paling laku sejak saat itu. Kata-kata dari puisi itu ditulis oleh Elizabeth Clephane pada tahun 1868. Penulis puisi ini telah meninggal pada tahun 1869, tanpa menyadari kontribusinya pada dunia musik Kristen.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Sankey menikah dengan Fanny V. Edwards, salah seorang anggota paduan suaranya, pada bulan September 1863. Mereka mempunyai tiga putera. Sankey meninggal pada tahun 1908 dalam usia 68 tahun di Brooklyn.[1]

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1979–1980, Gospel Music Association mengakui kontribusi Sankey yang luar biasa pada musik gospel dengan memasukkan namanya ke dalam daftar Gospel Music Hall of Fame.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g (Inggris)T.P. Weber. 1990. "Sankey, Ira David". In Dictionary of Christianity in America. Daniel G. Reid, ed. 1048. Downers Grove, Illinois: InterVarsity Press.
  2. ^ (Inggris)F.L. Cross, ed. 2005. "Moody, Dwight Lyman". In The Oxford Dictionary of Christian Church Third Edition. New York: Oxford University Press. P. 1117.