Sekolah Kristen IPEKA

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Ipeka)
Langsung ke: navigasi, cari
Sekolah Kristen IPEKA
Informasi
Didirikan 16 Juli 1979
Jenis Swasta, Kristen
Moto Better Education in Science & Truth
Rentang kelas KB, TK, SD, SMP, SMA
Kurikulum Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Jumlah siswa 9.000 +
Status Sekolah Standar Internasional dan Nasional
Alamat
Lokasi Kantor Pusat Sekolah Kristen IPEKA, Jl. Tanjung Duren Utara X No.906, Jakarta, Indonesia
Situs web http://www.ipeka.org
Surel ipeka.pusat@ipeka.org

Sekolah Kristen IPEKA berada di dalam naungan Yayasan IPEKA (Yayasan Iman Pengharapan dan Kasih) dengan sejumlah lokasi sekolah di Jakarta, Bekasi, Balikpapan, Makassar serta Palembang. Di Jakarta sendiri, Sekolah Kristen IPEKA berlokasi di Tomang, Pluit, Puri, dan Sunter, serta sebuah sekolah yang berstandar internasional, yaitu IPEKA International Christian School.

[sunting | sunting sumber]

Logo awal Sekolah Kristen IPEKA

Sejak 2011, Sekolah Kristen IPEKA mengubah logonya. Logo baru tersebut terdiri dari empat elemen grafis: kata "ipeka", lambang Salib, Alkitab dan Tangan, yang memiliki arti:[1]

  • kata "ipeka" yang berasal dari kata Iman, Pengharapan dan Kasih yang bersumber dari ayat Alkitab 1 Korintus 13:13[2]
  • kata "ipeka" menggunakan huruf kecil untuk mencerminkan semangat pelayanan dan kerendahhatian
  • lambang Salib menyatakan pelayanan yang berdasarkan pada: Iman kepada Kristus, Pengharapan di dalam Kristus, dan Kasih yang bersumber dari Kristus
  • kedua garis siluet yang membentuk buku melambangkan kedua tangan yang terbuka; hasil pendidikan, yaitu semua siswa-siswi Sekolah Kristen IPEKA dapat berkembang secara utuh untuk memenuhi panggilan hidupnya di dalam dunia milik Tuhan dan memuliakan Tuhan di dalam hidupnya
  • warna biru: kebenaran dan wawasan luas
  • warna jingga: semangat dan antusiasme dalam pelayanan pendidikan Kristen

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sekolah Kristen IPEKA berdiri pada 16 Juli 1979 oleh Yayasan Iman Pengharapan dan Kasih bertujuan untuk memenuhi kebutuhan para orangtua akan sekolah Kristen berkualitas yang mengintegrasikan antara iman dan ilmu. Sekolah ini merupakan prakarsa atau gagasan dari seorang pendeta bernama DR. William Hodaviah Hosanna yang kala itu adalah gembala Sidang Gereja Kristus Jemaat Mangga Besar, kini bernama Gereja Kristus Yesus atau GKY.[3]

Pada awalnya, sekolah ini memiliki 92 siswa dan lima guru saja. Namun, sekarang sekolah ini telah berkembang menjadi 11 lokasi yang tersebar di delapan lokasi di Jabodetabek dan tiga lokasi di Palembang, Makassar dan Balikpapan, dengan total keseluruhan siswa-siswinya sebanyak lebih dari 9.000, serta jumlah guru lebih dari 900 orang.

Delapan lokasi sekolah yang ada di wilayah Jabodetabek tersebut sebagai berikut.

IPEKA International Christian School[sunting | sunting sumber]

Pada 1999, berdirilah IPEKA International High School untuk tingkat SMA di Meruya, Jakarta Barat. Kemudian, pada 2001, dibukalah TK IPEKA Bilingual, serta pada 2004 untuk SD IPEKA Bilingual. Pada 2007, sekolah ini menggunakan nama IPEKA International Christian School untuk semua jenjangnya.

Kepapa orang tua muted ===Tomang I & II=== Sekolah Kristen IPEKA di Tomang ini berdiri di gedung sementara, sembari menanti pembangunan gedung yang permanen di kompleks Perumahan Green Ville Blok SD. Pembangunan gedung itu selesai pada 1981 dan pertama kali dikenal dengan nama Sekolah Kristen IPEKA Tomang I. Sekolah ini adalah untuk jenjang pendidikan TK dan SD saja. Kemudian, seiring berkembangnya sekolah ini sampai sekarang, berdirilah pula Sekolah Kristen IPEKA Tomang II di kompleks Perumahan Green Ville Blok D untuk jenjang SMP pada 1988 dan SMA pada 1999. Perkembangan ini pun menjadi pendorong lahirnya dan berdirinya Sekolah Kristen IPEKA di lokasi-lokasi lain.

Sunter I & II[sunting | sunting sumber]

Sekolah Kristen IPEKA Sunter I berdiri pada 1986 untuk kelas TK dan SD. Kemudian, Sekolah Kristen IPEKA Sunter II pada 2000 yang lokasinya berdekatan dibuka untuk pendidikan tingkat SMP dan SMA.

Grand Wisata[sunting | sunting sumber]

Pada 1997, berdirilah Sekolah Kristen IPEKA Grand Wisata (dahulu: Kota Legenda), Bekasi. Gedung sekolah yang permanen dan baru diresmikan pada 6 Januari 2009.

Pluit[sunting | sunting sumber]

Pada 1984, berdirilah Sekolah Kristen IPEKA Pluit. Pada mulanya, sekolah ini menggunakan gedung GKY rayon II Pluit sebagai ruang kelas sembari menunggu selesai pembangunan gedung sekolah. Setelah berhasil dibangun, Sekolah Kristen IPEKA Pluit mulai membuka kelas TK, SD, dan SMP. Pada 2006, SMA Kristen IPEKA Pluit membuka jenjang SMA.

Puri[sunting | sunting sumber]

Sekolah Kristen IPEKA Puri didirikan pada 1994 untuk jenjang TK sampai SMA.[4] Sekolah ini memiliki beberapa acara seperti Leadership Day, Education Fair, Seminar Bakat, Pentas Seni Siswa, dan lain-lain.

Selain di Jabodetabek―yang lebih dikenal dengan Sekolah Kristen IPEKA Nasional (SKIN), kecuali untuk IPEKA International Christian School―Sekolah Kristen IPEKA juga ada di beberapa lokasi lain di sejumlah provinsi di Indonesia, yaitu Balikpapan, Makassar, dan Palembang atau disebut Sekolah Kristen IPEKA Daerah (SKID). Ketiga sekolah di lain provinsi itu menotalkan jumlah Sekolah Kristen IPEKA menjadi 11 lokasi. Yayasan IPEKA pun pada masa-masa mendatang akan mendirikan dan membuka Sekolah Kristen IPEKA lagi di beberapa lokasi lain.

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Prestasi merupakan hasil interaksi dari berbagai faktor, di antaranya: kerja keras dan ketekunan siswa-siswi, serta dukungan dari para guru atau pembimbing, dan lain-lain. Dengan bekal iman, pengharapan dan kasih, Sekolah Kristen IPEKA meraih prestasi melalui keberhasilan para siswa-siswinya dalam berbagai ajang atau kompetisi, baik yang bertaraf nasional maupun internasional.

Berikut ini sejumlah daftar contoh prestasi siswa-siswi Sekolah Kristen IPEKA dalam beberapa tahun terakhir. Data selengkapnya terdapat di laman prestasi situs resmi sekolah ini.[5]

2012[sunting | sunting sumber]

  • Juara 1 KOMAT UNTAR (Kompetisi Matematika Universitas Tarumanagara), Kevin Indradi dan Kevin Christian Wibisono [6]
  • Medali Emas Raffles Invitational Mathematics Olympiad] (RIMO) 2012 di Singapura, Kevin Christian[7]

2011[sunting | sunting sumber]

  • Medali Emas, The Best Theory & Absolute Winner Astronomi SMA Olimpiade Sains Nasional 2011, Manado, Raymond Djajalaksana
  • Medali Perak Indonesia International Mathematics Competition (IIMC) 2011, Kevin Christian, Nicholas Susanto, Jonathan Mulyawan
  • Medali Perunggu Astronomi SMP The VII Asian-Pasific Astronomy Olympiad (APAO), Aktyubinsk, Kazakhstan, Elyada Eben Ezer
  • Medali Perunggu The 52nd International Mathematical Olympiad 2011, Amsterdam, Belanda, Tobi Moektijono
  • Medali Perak Indonesia International Mathematics Competition 2011, Bali, Jonathan Mulyawan Woenardi
  • Medali Perak 5th International Olympiad on Atronomy and Atrophysics, Polandia, Raymond Djajalaksana[8]
  • Medali Perunggu Fisika SMP Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2011, Manado, Selina Lusandro
  • Medali Perak Indonesia International Mathematics Competition 2011, Bali, Nicholas Susanto
  • Medali Perak Indonesia International Mathematics Competition 2011,Bali, Kevin Christian
  • Gold Medalist Asian Physics Olympiad (APhO) ke-12, Tel Aviv-Israel, Evan Laksono[9]
  • Medali Perunggu IPA SD OSN Manado, Elbert Christoval Yogawisesa
  • Medali Perunggu Biologi SMP OSN, Manado, Alexander Sachio
  • Medali Perunggu Komputer SMA OSN Manado, Edwin Guyandi
  • Medali Perak Biologi SMP OSN, Manado, Valdi Ven Japranata
  • Medali Emas Fisika SMP OSN, Manado, Stella Chrisantha
  • Medali Perunggu Biologi SMP OSN, Manado, Kimberly

2010[sunting | sunting sumber]

  • Medali Emas Olimpiade Sains Nasional atau OSN Fisika-SMA 2010, Absolute Winner, dan The Best Theory, Evan Laksono
  • Medali Perak The 4th International Olympiad on Astronomy and Astrophysics, Beijing, China, Raymond Djajalaksana
  • Medali Emas The 7th Southeast Mathematical Oympiad 2010, Lukang, Taiwan, Tobi Moektijono
  • Platinum Award Asia Pacific Mathematical Olympiad for Primary Schools 2010, Kevin Christian
  • Medali Emas Science untuk The 2010 ICAS Medal Presentation Ceremony, Tobi Moektijono
  • Medali Perak Olimpiade Sains Nasional (OSN) Fisika SMP 2011, C. Anthony S.
  • Medali Perak 51st International Mathematical Olympiad 2010, Tobi Moektijono[10]
  • Medali Perunggu OSN Astronomi-SMA 2010, Hariawan Christophorus
  • Medali Emas Olimpiade Matematika SD, William Leonard Sumendep
  • Medali Perak OSN Fisika-SMP 2010, Christian Anthony Setyawan
  • Medali Emas OSN Matematika-SMP 2010, Jonathan Mulyawan W.
  • Medali Perak OSN Matematika SMP 2011, Kevin Christian
  • Medali Perak OSN Matematika-SMA 2010, Nicky Indradi
  • Medali Perak OSN Ekonomi-SMA 2010, Virencia

2009[sunting | sunting sumber]

  • Juara 1 dan Best Coreography Asian Regional Junior Figure Skating Challenge 2009, Kezia Clarissa Lukito
  • Medali Perunggu di International Astronomy Olympiad 2009, Raymond Djajalaksana[11]
  • Medali Emas di International Mathematics Contest (IMC) 2009, Tobi Moektijono
  • Medali Perak OSN Ekonomi-SMA 2009, Bennedict Yohanes Yappy
  • Medali Perak OSN Matematika-SMP 2009, Christopher Melky T.
  • Medali Perunggu OSN Komputer-SMA 2009, Vilberto Austin
  • Medali Perunggu OSN Komputer-SMA2009, Ericko Yaputro
  • Medali Emas OSN Komputer-SMA2009, Edrick Rudy Putra
  • Medali Emas OSN Fisika-SMP 2009, Joshua Christian N.
  • Medali Perunggu OSN Fisika-SMA 2009, Evan Laksono
  • Medali Perak OSN Biologi-SMA 2009, Michele
  • Medali Emas OSN Fisika-SMP 2009, Renata

2008[sunting | sunting sumber]

  • Medali Perak dan Best Result in Practical Round di The IV Asian-Pacific Astronomy Olympiad 2008, Raymond Djajalaksana[12]
  • Medali Emas di The 5th International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) 2008, Stella Chrisantha
  • 3 Medali Perunggu OSN Makassar 2008, Calvin Wong, William Chandra & Anastasya Herman
  • 2 Medali Perak dan Best Theory OSN Makassar 2008, Stella Chrisantha & Benedict J. Yapy
  • 7 Medali Emas, 2 Medali Perak, 3 Medali Perunggu Skate Asia 2008, Kezia Clarissa Lukito
  • Juara 2 Olimpiade Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2008, Louis Regan
  • Medali Emas OSN Makassar 2008, Ryan Elian & Anthony Frederick
  • Juara 2 Jingle Dare Indomie 2008, Inject Band IPEKA TOMANG II

2007[sunting | sunting sumber]

  • 5 Medali Perak ICAS (The International Competitions and Assessments for Schools) UNSW Mathematics Competition 2007, Angwen, Beverly Jane, Charles W Erwin, Clarissa Kristina, Dewi Tanasia, Dikson Mulyono, Jason Justin, Sam Adiputra, Stella Josowidjojo & William Saputra
  • 5 Medali Emas ICAS UNSW Mathematics Competition 2007, Angelina, Beatrice Nathania, Marcella Purnama, Nathania Yuliani & Siemon Yansen
  • Medali Perak & Perunggu Olimpiade Sains Kuark (OSK) 2007, Jonathan Mulyawan & Stella Chrisantha
  • Medali Emas Pertama untuk Indonesia Olimpiade Biologi Internasional 2007, Stephanie Senna
  • Bronze Diploma Asian Choir Games 2007, Paduan Suara IPEKA TOMANG I[13]
  • 4 Medali Emas, 1 Medali Perak Skate Asia 2007, Kezia Clarissa Lukito

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]