Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Invasi Anjouan 2008 (dinamai Operasi Demokrasi di Komoro)[4][5] dimulai pada 25 Maret 2008 dengan diluncurkannya serangan Komoro, dibantu oleh Uni Afrika, termasuk Sudan, Tanzania, Senegal dan bantuan logistik dari Libya, terhadap Anjouan, salah satu pulau Persatuan Komoro. Tujuan serangan ini adalah menggulingkan Mohamed Bacar yang berkuasa di pulau tersebut, yang mengadakan pemilihan umum yang membangkang pemerintahan federal dan Uni Afrika. Pasukan Uni Afrika dan Komoro berhasil menguasai pulau tersebut, namun Mohamed Bacar melarikan diri ke Pulau Mayotte yang dikuasai Perancis.[1]
[sunting] Catatan kaki
[sunting] Pranala luar