Hukum Kuda

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Hukum Kuda adalah istilah yang digunakan pada pertengahan tahun 1990-an untuk mendeskripsikan keadaan hukum teknologi informasi selama kebangkitan Internet.

Istilah ini menjadi terkenal setelah dikemukakan oleh Hakim Frank H. Easterbrook di sebuah presentasi konferesi hukum teknologi informasi pada tahun 1996. Easterbrook menolak pendefinisian hukum teknologi informasi sebagai bidang hukum dan litigasi yang unik.[1] Easterbrook menjelaskan bahwa

...cara terbaik untuk mempelajari hukum yang berlaku untuk hal-hal tertentu adalah mempelajari aturan-aturan umum. Ada banyak kasus yang terkait dengan penjualan kuda; yang lainnya berhubungan dengan orang yang ditendang oleh kuda; ada lagi yang berhubungan dengan lisensi dan balapan kuda, atau cara dokter hewan merawat kuda, atau hadiah di acara kuda. Upaya untuk mengumpulkan aturan-aturan tersebut dalam satu bidang yang bersifat "Hukum Kuda" telah ditakdirkan untuk menjadi dangkal dan tidak memiliki asas-asas yang menyatukan [aturan-aturan tersebut].”[2]

Pendapat Easterbrook ditentang oleh Lawrence Lessig pada April 1997 dalam tulisannya yang berjudul "The Law of the Horse: What Cyberlaw Might Teach."[3] Ia menyatakan bahwa terdapat asas umum yang penting pada hukum teknologi informasi, yaitu keterbatasan hukum sebagai regulator dan cara untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan mengakui cara-cara lain yang dapat digunakan untuk mengatur dunia maya.[3]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Harmon, Amy (March 16, 1998). "The Law Where There Is No Land; A Legal System Built on Precedents Has Few of Them in the Digital World". The New York Times (The New York Times Company). Diakses September 252009. 
  2. ^ Easterbrook, Frank H. (1996). "Cyberspace and the Law of the Horse". University of Chicago Legal Forum. Diakses October 5, 2009. 
  3. ^ a b Lessig, Lawrence (2001). "The Law of the Horse: What Cyberlaw Might Teach". Communications Law and Policy: Cases and Materials, by Jerry Kang (New York: Aspen Law and Business). Diakses October 5, 2009.