Hubungan potong memotong
| Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait atau pranala luar, tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki). Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetail bila perlu. (July 2012) |
Hubungan potong memotong, atau yang lebih dikenal dengan cross cutting relatonships, pertama kali dikembangkan oleh James Hutton di dalam bukunya Theory Of The Earth (1795) dan dipublikasikan oleh Charles Lyell pada bukunya Principles of Geology (1830), prinsip hubungan potong memotong menyatakan sesuatu yang memotong batuan kemungkinan besar berumur lebih muda daripada batuan yang dipotong.
Daftar isi |
Tipe [sunting]
Ada beberapa tipe dasar prinsip hubungan potong memotong.
Struktural [sunting]
Patahan atau retakan memotong batuan yang lebih tua.
Stratigrafi [sunting]
Permukaan erosional memotong lapisan batuan, struktur geologi, atau ciri geologi lainnya yang berumur lebih tua.
Sedimentologi [sunting]
Terjadi apabila suatu aliran telah mengerosi endapan yang lebih tua pada suatu tempat. Sebagai contoh suatu terusan atau saluran yang terisi oleh pasir.
Paleontologi [sunting]
Terjadi jika adanya aktivitas hewan dan tumbuhan yang tumbuh. Sebagai contoh ketika jejak hewan yang terbentuk atau terendapkan pada endapan berlebih.
Geomorfologi [sunting]
Terjadi pada daerah yang berliku atau bergelombang (sungai dan aliran di sepanjang lembah).
Referensi [sunting]
- Cross Cutting. World of Earth Science. Ed. K. Lee Lerner and Brenda Wilmoth Lerner. Gale Cengage, 2003.
- Hutton, James. Theory of the Earth, 1795
- Lyell, Charles. Principles of Geology, 1830
