Haku (Naruto)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Karakter dalam seri Naruto
Haku
Haku
Penampilan perdana
Manga Chapter 15
Anime Episode 9
Permainan video Naruto: Clash of Ninja
OVA Hidden Leaf Village Grand Sports Festival!
tampil di Anime, manga, OVA, dan permainan
Pengisi suara
Inggris Susan Dalian
Jepang Mayumi Asano
Informasi karakter
Profil
Ulang tahun Capricorn.svg 9 Januari
Jenis kelamin Symbol mars.svg Laki-laki
Usia 15
Tinggi 155,9 cm (5.11 kaki)
Berat 43,2 kg (95 lb)
Golongan darah O
Afiliasi  •  Kirigakure
Klan Klan Yuki
Status Meninggal
Rekan Zabuza Momochi
Haku menunjukkan kemampuannya memanipulasi air.

Haku ( haku?) adalah salah satu tokoh fiksi dari serial anime dan manga Naruto. Ia berasal dari Negara Air, sebuah negara fiktif dalam seri Naruto. Ia menjadi ninja setelah bertemu dengan Zabuza Momochi, seorang ninja dari Desa Kabut.

Latar Belakang[sunting | sunting sumber]

Haku lahir di sebuah desa bersalju di Kirigakure, orang-orang di desa tersebut takut memiliki kekkei genkai karena orang yang memiliki kemampuan tersebut akan dibawa ke dalam peperangan yang akan mengakibatkan kehancuran keluarganya sendiri. Ibu Haku adalah salah satu orang yang memiliki kekkei genkai tersebut, yaitu kemampuan untuk memanipulasi air. Tanpa disangka, Haku juga mewarisi kemampuan Ibunya tersebut. Haku pun diperingatkan Ibunya untuk tidak memberitahukan kemampuan mereka kepada siapapun, termasuk ayahnya. Rahasia ini tetap terjaga sampai ayahnya melihat Haku sedang bermain-main dengan memanipulasi air. Ayahnya pun kemudian membunuh istrinya sendiri dan berusaha untuk membunuh Haku juga, namun ketika dalam keadaan panik secara tidak disengaja Haku telah membunuh ayahnya sendiri. Hal ini membuatnya menjadi seorang yatim piatu dan pengemis. Sampai ketika Ia ditemukan oleh Zabuza Momochi, Haku bersedia menjadi pengikutnya dan menjadi senjata untuknya.

Karakteristik[sunting | sunting sumber]

Haku adalah laki-laki yang sering disalah pahamkan sebagai seorang gadis. Padahal ia hanya ingin menipu Naruto. Haku menipu lawan-lawannya untuk menyembunyikan identitas aslinya. Karena Haku adalah lelaki tulen, maka Zabuza menganggapnya seorang gadis. Haku adalah ninja berhati lembut dan perhatian. Haku bukan tipe ninja yang suka membunuh.

Haku menguasai Hyoton, yaitu jurus yang menggabungkan elemen angin dan air, sehingga menciptakan es. Ketika ia tengah bertarung melawan Naruto Uzumaki dan Sasuke Uchiha, ia menciptakan sebuah jurus "cermin es". Hal ini membuat Haku dapat berpindah-pindah tempat dalam cermin-cermin es sehingga membuat musuhnya tidak tahu mana tubuh aslinya. Haku juga pandai dalam ilmu anatomi manusia, terlihat ketika ia dapat membunuh Zabuza sementara hanya menggunakan jarum pada sasaran yang tepat. Kakashi mengira hal ini disebabkan karena Zabuza yang dulu merupakan anggota Anbu Kirigakure, sehingga ia bisa mengajari Haku berbagai detail tubuh manusia. Ia juga dapat dengan cepat mengamati gerak-gerik musuh, terutama pada saat Sasuke menyerangnya dengan menggunakan sharingan, Haku dapat mengatasi gerakannya dengan mudah.

Akhir Hidup[sunting | sunting sumber]

Pada saat Haku melawan Naruto dan Sasuke, ia berhasil melumpuhkan Sasuke yang membuat Naruto menjadi sangat marah dan agak berubah menjadi miniatur Kyuubi. Haku yang melihat kekuatan yang sangat besar dan mengerikan dari Naruto, akhirnya menyerah dan meminta Naruto untuk membunuhnya. Ketika Naruto menanyakan alasannya, Haku menyatakan bahwa ia mungkin sudah tidak berguna lagi bagi Zabuza. Namun, sebelum Naruto sempat membunuh Haku, ia tiba-tiba mencegah Naruto dan berlari menuju arah Zabuza untuk menjadi tumbal atas chidori milik Kakashi yang seharusnya ditujukan untuk Zabuza, sehingga ia pun meninggal. Zabuza yang tidak memedulikan hal itu, tetap bersikeras untuk membunuh Kakashi. Namun Naruto yang melihat hal itu memperingatkan Zabuza bahwa Haku telah menganggapnya sebagai orang yang berharga. Zabuza akhirnya mengerti perasaan sesungguhnya Haku padanya. Ketika Gato datang ke tempat pertarungan, Gato memutuskan untuk membunuh dan memecat Zabuza karena tidak bisa membunuh lawan. Terlebih lagi, Gato menginjak mayat Haku yang membuat Zabuza menjadi sangat geram. Zabuza berhasil membunuh Gato dengan sebuah kunai, namun Zabuza juga terluka parah karena harus melewati orang-orang yang melindungi Gato. Kematiannya diiringi oleh kata-kata terima kasih Zabuza dan salju di musim panas.