Gunung Srandil

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Gunung Srandil adalah sebuah Desa Glempangpasir, Adipala, Cilacap Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap]], Jawa Tengah. Lokasi Gunung Srandil sebenarnya masih dibawah naungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, yang dikelola oleh DENSIBANG (Detasemen Seni dan Bangunan). Untuk pemeliharaanya dilakukan secara pribadi-pribadi oleh masyarakat setempat.

Gunung Srandil ini sekarang menjadi salah satu obyek wisata di kab. Cilacap - Jawa Tengah. Obyek wisata Gunung Srandil ini sebenarnya adalah sebuah bukit kecil yg dipenuhi pepohonan, di sebelah selatannya ada Pantai Srandil.

Didalam area Gunung Srandil ini ada beberapa petilasan yg kadang dikunjungi oleh peziarah.


Makam di Gunung Srandil[sunting | sunting sumber]

Makam yang berada di Gunung Srandil dibagi menjadi dua bagian yaitu lokasi dibawah ada lima titik pepunden dan dua titik lainnya ada di puncak Gunung Srandil. Kesemuanya merupakan rangkaian yang berurutan apabila hendak berziarah.

  • Dimulai dari Eyang Guru, atau Eyang Sukmo Sejati, atau Eyang Sukmo Sejati Kunci Sari Dana Sari merupakan makam pertama di Gunung Srandil.
  • Kedua adalah Gusti Agung Sultan Murahidi.
  • Ketiga adalah Nini Dewi Tunjung Sekar Sari sebagai pendamping atau istri dari Eyang Semar. Terletak dibawah sebelah selatan.
  • Keempat adalah Eyang Semar atau Kaki Tunggul Sabdo Jati Doyo Amung Rogo. Terletak bersebelahan dengan makam Nini Dewi Tunjung Sari.
  • Kelima adalah petilasan Eyang Juragan Dampu Awang, atau Sampokong, atau Sunan Kuning. Seorang juragan (saudagar) kaya dari Negeri China beragama Islam, yang dahulunya pernah singgah untuk melakukan semedi ditempat ini. Letaknya disebelah utara sisi kanan kiri dari pintu gerbang masuk Gunung Srandil.
  • Keenam petilasan Eyang Langlang Buana, merupakan titisan dari Dewa Wisnu yang masih ada kaitannya dengan Kerajaan Pajajaran, di Jawa Barat. Terletak dipuncak Gunung Srandil.
  • Ketujuh adalah Mayang Koro atau Hanoman.


Pantai Srandil[sunting | sunting sumber]

Di sebelah selatan Gunung Srandil ini, terdapat pula pantai yang menjadi obyek wisata dan tempat memancing. Dahulu waktu sekitar tahun 1980 s/d 1990-an...ada penambangan pasir besi di pantai ini...sekarang sisa2 penambangan sepertinya masih ada...


Rute transportasi[sunting | sunting sumber]

Perjalanan menuju Gunung dan Pantai Srandil ini bisa di tempuh menggunakan transportasi darat, seperti Kereta Api ataupun bus umum AKAP ( Antar Kota Antar Propinsi ).

Jika naik kereta api, bisa turun di Stasiun Kroya. Lalu dg angkutan desa ataupun ojek menuju Gunung / pantai Srandil.

Jika naik bus umum Antar Kota ( AKAP ), bila dari Jakarta...bisa turun di terminal Purwokerto, trus menyambung dg bis ukuran sedang ( 2 pintu ) jurusan kota Kroya, trus dari Kroya bisa naik angkutan desa ataupun ojek....dengan kendaraan umum lainnya yang menuju Gunung/pantai Srandil.

Jika naik bus umum dari Yogyakarta, bisa turun di perempatan desa Buntu - Kab. Banyumas, trus ke arah Selatan, arah kota Kroya, dst.

Jika dg kendaraan pribadi atau rombongan sendiri...bisa lewat rute kota Purwokerto - Kab Banyumas - Jateng, ke arah timur yaitu Sokaraja, trus ke arah selatan yaitu Banyumas, trus ke perempatan desa Buntu, trus kearah selatan ke kota Kroya. Dari Kroya trus ke arah Selatan menuju Gunung/pantai Srandil.

Pantai Srandil jika diurutkan ke arah timur adalah Pantai Widarapayung, ke arah Barat adalah Pantai Teluk Penyu - Cilacap. Adapun pada jaman modern seperti ini, perjalanan peziarah dapat dipermudah oleh hadirnya GPS.


Referensi[sunting | sunting sumber]