Gomer

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Gomer (bahasa Ibrani: גֹּמֶר, Standar Gómer Tiberias Gōmer) adalah putra pertama Yafet seperti disebutkan dalam Kitab Kejadian pasal 10 dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Setelah insiden menara Babel, Gomer dan keluarganya bermigrasi ke utara dari Shinar melintasi gunung Urartu dan menetap di sekitar pegunungan Kaukasus antara Laut Hitam dan Laut Kaspia.

Gomer, "sebagai nama keluarga," menurut istilah para penyunting Jewish Encyclopedia,[1] juga disebut dalam Kitab Yehezkiel 38:6 sebagai sekutu Gog, pemimpin tanah Magog.

Tradisi Yahudi[sunting | sunting sumber]

Flavius Yosefus menempatkan Gomer dan orang "Gomerit" di Galatia, Anatolia: "Karena Gomer menurunkan orang-orang yang dalam bahasa Yunani disebut orang Galatia, tetapi tadinya disebut Gomerit."[2] Nama Galatia sebenarnya diambil dari nama kuno Gaul (Kelt) yang diam di sana. Namun, penulis Kristen Hippolytus dari Roma pada sekitar tahun 234 menganggap Gomer sebagai nenek moyang orang Kapadokia, di wilayah tetangga orang Galatian.[3] Jerome (~ tahun 390) dan Isidore dari Seville (~ tahun 600) mengikuti identifikasi Yosefus yang menghubungkan Gomer dengan orang Galatian, Gaul dan Kelt.

Nama Ibrani Gomer umumnya dianggap merujuk kepada orang Kimerian (bahasa Akadia Gimirru, "lengkap"), yang diam di Stepa Eurasia[4] dan menyerang Asyur di akhir abad ke-7 SM. Orang Asyur menyebut mereka Gimmerai ; Raja Kimmria, Teushpa, dikalahkan oleh Assarhaddon dari Asyur antara tahun 681 dan 668 SM.[5]

Tradisi Islam[sunting | sunting sumber]

Dalam dongeng Islam, sejarawan Persia, Muhammad ibn Jarir al-Tabari (~ tahun 915) mengisahkan tradisi Persia, bahwa Gomer hidup sampai usia 1000 tahun, mengetahui bahwa usia ini menyamai Nimrod, tetapi tidak ada orang lain yang melebihinya yang dicatat dalam kitab Taurat.[6]

Keturunan Gomer[sunting | sunting sumber]

Tiga putra Gomer dicatat pada Kejadian 10, yaitu:

Ada yang menyamakan keturunan Ashkenaz dengan orang Scythia (bahasa Asyur: Ishkuza), tetapi dalam bahasa Ibrani, kata Askhenaz dipakai untuk menamai wilayah di Eropa tengah yang sekarang ini dikenal sebagai Jerman.[7] Juga diduga bahwa istilah aslinya dalam bahasa Ibrani sebenarnya adalah Ashkuz, dan lalu menjadi Ashkenaz ketika huruf Ibrani waw disalin keliru sebagai huruf nun di awal penyalinan. Silsilah Irlandia menelusuri sendiri ke Ibath, putra Gomer (yang diduga merupakan suatu bentuk dari Rifath).

Tawarikh orang Armenia dan Georgia mencatat Togarmah sebagai nenek moyang kedua bangsa ini yang mula-mula mendiami tanah di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia serta di antara dua gunung yang sukar didaki, Gunung Elbrus dan Gunung Ararat.[8][9]

Menurut catatan Khazar, Togarmah dianggap nenek moyang orang berbahasa Turkic.[10]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Jewish Encyclopedia. Funk and Wagnalls. hlm. 40. Diakses May 10, 2011. 
  2. ^ Flavius Josephus, Antiquities of the Jews, I:6.
  3. ^ Chronica, 57.
  4. ^ eg., see Cambridge Ancient History Vol. II pt. 2, p. 425
  5. ^ Barry Cunliffe (ed.), The Oxford History of Prehistoric Europe (Oxford University Press, 1994), pp. 381–382.
  6. ^ Tabari, Prophets and Patriarchs (Vol. 2 of History of the Prophets and Kings)
  7. ^ Encyclopædia Britannica, "Ashkenaz" etymology. This interpretation is reinforced by the terminology of "Ashkenazi Jews" identified with Germany, as meaning Jews who live among the Ashkenazi.
  8. ^ http://rbedrosian.com/gc2.htm "The Georgian Chronicles" oleh Leonti Mroveli
  9. ^ http://www.vehi.net/istoriya/armenia/khorenaci/01.html "The History of Armenia" (Sejarah Armenia) oleh "Moses dari Chorene"
  10. ^ Pritsak O. & Golb. N: Khazarian Hebrew Documents of the Tenth Century, Ithaca: Cornell Univ. Press, 1982.