Francis II, Adipati Bretagne
| Francis II | |
|---|---|
| Adipati Bretagne | |
| Francis II dari Bretagne | |
|
|
|
| 26 Desember 1458 – 9 September 1488 | |
| Pendahulu | Arthur III |
| Pengganti | Anne |
| Pasangan | Margaret dari Bretagne Margaret dari Foix |
| Anak | |
| Francis dari Bretagne Anne dari Bretagne Isabeau dari Bretagne |
|
| Gelar dan jabatan | |
| Adipati Bretagne Earl dari Richmond Pangeran Étampes |
|
| Wangsa | Dreux-Montfort |
| Ayah | Richard, Pangeran Étampes |
| Ibu | Margaret dari Orléans, istri Pangeran Etampe |
| Lahir | 23 Juni 1433 |
| Meninggal | 9 September 1488 (umur 55) |
Francis II dari Bretagne (di dalam Bretagne Frañsez II, di dalam Perancis François II) (23 Juni 1433 – 9 September 1488) merupakan seorang Adipati Bretagne dari tahun 1458 sampai kematiannya. Ia adalah putra Richard dari Bretagne dan cucu laki-laki mantan Adipati John V. Kehidupan Francis diwarnai oleh konflik-konflik dengan Raja Louis XI dari Perancis (Pertempuran Kesejahteraan Publik) dan dengan putranya Raja Charles VIII.
Francis II menikah dua kali, pertama-tama dengan sepupunya Margaret dari Bretagne, putri sulung Adipati Francis I, kemudian dengan Margaret dari Foix, puteri Navarra. Hanya satu putri, Anne dari Bretagne, dari pernikahannya yang kedua, yang selamat sampai dewasa. Francis juga memiliki tiga anak haram dengan Antoinette de Maignelais, yang merupakan gundik Charles VII dari Perancis sebelumnya.
Selama masa kanak-kanak Charles VIII dari Perancis, Francis II, khawatir di dalam menjaga independen wilayah adipatinya, ia bersekutu dirinya sendiri dengan Adipati Orléans dan Pangeran Angoulême melawan keregenan Anne dari Perancis, yang mengejar politik curang sama seperti yang dilakukan ayahnya terhadap Bretagne. Akan tetapi dengan ikut campur di dalam politik tetangganya, Perancis, ia mengabaikan kerajaannya sendiri. Perdana menterinya yang korupsi dan penindas, Guillaume Chauvin, digulingkan oleh bendahara umum Pierre Landais. Namun sebagian besar kebangsawanan, disuap dan didukung oleh Anne dan Charles, yang sangat ingin menundukkan Bretagne, melangsungkan sebuah kudeta melawan Landais, yang akhirnya dihukum gantung. Sebagai pelindung Lancastrian yang diasingkan, kemungkinan bahwa Francis menghendaki Penghargaan Richmondnya kepada Henry Tudor, yang menggayakan dirinya sendiri Earl dari Richmond, meskipun hal tersebut tinggal sebagai isu yang tidak tercatat di antara mereka dan sedikit yang didapatkan untuk pewaris rentan di dalam status tersebut yang lebih rendah. (Sejarah menunjukkan bahwa dengan tuntutan yang bermasalah dengan gelar dapat bekerja sebagai sekutu sementara, seperti banyak koperasi di antara penguasa Inggris dan Perancis, dibalik berbagai perang mereka.) Tanpa bantuan dari sekutu tradisional Bretagne, Inggris, yang terlibat di dalam Perang Mawar, Francis melihat wilayah adipatinya dijarah di dalam apa yang dikenal sebagai Perang Gila (La Guerre Folle).
Meskipun demikian, pada tahun 1486, wilayah Bretagne dikonfirmasikan suksesi Bretagne atas putri Francis, Anne, untuk memastikan kebebasan dari Perancis. Perjanjian Chateaubriant, yang ditandatangani pada tahun 1487 dengan Perancis, menegaskan kebebasan Bretagne, namun Perancis terus mengacau di wilayah adipati tersebut. Francis kemudian bersekutu dengan Maximilian I, Kaisar Romawi Suci, melawan Perancis; akan tetapi, Britannia dikalahkan pada tanggal 28 Juli di dalam Perang Saint-Aubin-du-Cormier. Beberapa hari kemudian, pada tanggal 10 Agustus, Francis dipaksa untuk menandatangani Perjanjian Verger. Di bawah kondisi perjanjian, adipati itu terpaksa harus menyerahkan dirinya sendiri dan wilayah adipatinya sebagai vasal raja Perancis. Francis II wafat tak lama kemudian, karena kecelakaan terjatuh dari kudanya. Setelah kematiannya, Charles VIII menyerang Bretagne dan memaksa pewaris Anne untuk menikahinya, sehingga mampu mengendalikan kadipaten itu.
Makam Francis, yang ditugaskan oleh Anne, merupakan contoh penting dari patung awal Renaisans di Perancis. Patung itu didisain oleh Jean Perréal dan Michel Colombe.
Silsilah [sunting]
| Silsilah dari Francis II, Adipati Bretagne | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Lihat pula [sunting]
Referensi [sunting]
- Artikel ini memuat teks dari Encyclopædia Britannica Eleventh Edition, publikasi yang sekarang berada di domain umum.
| Didahului oleh: Arthur III |
Adipati Bretagne 1458–1488 |
Digantikan oleh: Anne |