Fitoplasma

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
?Phytoplasma
Phyllody induced by phytoplasma infection on a coneflower (Echinacea purpurea).
Phyllody induced by phytoplasma infection on a coneflower (Echinacea purpurea).
Klasifikasi ilmiah
Divisi: Firmicutes
Kelas: Mollicutes
Ordo: Acholeplasmatales
Famili: Acholeplasmataceae
Genus: Candidatus Phytoplasma
Species

"Ca. Phytoplasma allocasuarinae"
"Ca. Phytoplasma asteris"
"Ca. Phytoplasma aurantifolia"
"Ca. Phytoplasma australiense"
"Ca. Phytoplasma brasiliense"
"Ca. Phytoplasma castaneae"
"Ca. Phytoplasma cocostanzaniae"
"Ca. Phytoplasma cocosnigeriae"
"Ca. Phytoplasma cynodontis"
"Ca. Phytoplasma fraxini"
"Ca. Phytoplasma japonicum"
"Ca. Phytoplasma luffae"
"Ca. Phytoplasma mali"
"Ca. Phytoplasma oryzae"
"Ca. Phytoplasma palmae"
"Ca. Phytoplasma phoenicium"
"Ca. Phytoplasma pruni"
"Ca. Phytoplasma prunorum"
"Ca. Phytoplasma pyri"
"Ca. Phytoplasma rhamni"
"Ca. Phytoplasma solani"
"Ca. Phytoplasma spartii"
"Ca. Phytoplasma trifolii"
"Ca. Phytoplasma ulmi"
"Ca. Phytoplasma vitis"
"Ca. Phytoplasma ziziphi"

Fitoplasma adalah mikroorganisme prokaryotik (tidak mempunyai inti sel), mirip dengan bakteri tetapi tidak memiliki dinding sel; sehingga bentuknya polimorfik. Ukurannya lebih kecil dari pada bakteri, hanya dapat diamati dengan mikroskop elektron. Diameter fitoplasma antara 800 - 2000 nm.

Penyakit [[tumbuhan] yang disebabkan oleh fitoplasma semula dianggap sebagai penyakit karena virus, karena persamaan gejala yang ditimbulkannya. Namun pada tahun 1967 Doi dkk, peneliti Jepang, membuktikan bahwa penyebabnya adalah organisme dengan morfologi dan sifat mirip dengan mikoplasma - yang telah dikenal sebagai penyebab penyakit pada hewan dan manusia - sehingga disebut organisme mirip mikoplasma (mycoplasma like organism).

Sebagai patogen tumbuhan, fitoplasma memiliki sifat berikut:

  1. Fitoplasma adalah parasit obligat dan melengkapi siklus hidupnya dalam jaringan inang.
  2. Fitoplasma menginfeksi jaringan floem inang.
  3. Penularan dari tumbuhan sakit ke tumbuhan sehat dengan perantaraan vektor (penular) berupa serangga pengisap cairan/sap, misalnya wereng.

Contoh penyakit tumbuhan karena fitoplasma : sapu pada kacang tanah, sapu pada kedelai (kedua penyakit ditularkan oleh serangga Orosius argentatus), filodi (mahkota bunga menjadi berwarna hijau) pada tapak dara (Catharantus roseus).