Festival Film Indonesia 2012

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Festival Film Indonesia 2012 adalah Festival Film Indonesia yang ke-34. Pada tahun ini, penyelenggaraan FFI 2012 mengambil tema Film Kita Wajah Kita, dimana FFI merupakan upaya untuk merayakan kreatifitas bagi para perkerja perfilman di Indonesia.[1]

Malam puncak FFI 2012 akan dilaksanakan dalam 2 malam anugerah yaitu pada 29 November 2012 di Balai Sarbini Jakarta akan diumumkan Anugerah Piala Vidia. Dan untuk Anugerah Piala Citra dilaksanakan pada 8 Desember 2012 di pelataran Benteng Vredeburg, Daerah Istimewa Yogyakarta.[2]

Sebelumnya, pada tanggal 13 Oktober 2012, diadakan peresmian dimulainya rangkaian acara Festival Film Indonesia 2012, ditandai dengan pemukulan gong oleh Dirjen Nilai Budaya, Seni dan Film (NBSF) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Ukus Kuswara, di bioskop Metropole (Megaria), Jakarta Pusat, dan didaftarkannya beberapa judul film secara simbolik.[3]

Untuk jumlah peserta, panitia memperkirakan sekitar 60 film bioskop akan meramaikan FFI 2012 yakni film yang lulus sensor periode 1 Oktober 2011 hingga 31 Oktober 2012. Sementara untuk FTV diperkirakan sekitar 50 judul, yang dapat diikutsertakan sebagai peserta FFI 2012.[2]

Dewan Juri[sunting | sunting sumber]

Kategori Ketua Dewan Juri Anggota Keterangan
Dewan Juri Film Bioskop TBA
  • TBA
Dewan Juri Film Pendek Akhlis Suryapati
  • TBA
Dewan Juri Film Dokumenter Akhlis Suryapati [4]
Dewan Juri Film Televisi Arswendo Atmowiloto [5]

Piala Vidia FFI 2012[sunting | sunting sumber]

FFI 2012
FFI 2012.jpg

Piala Vidia FFI 2012
29 November 2012 - Balai Sarbini Jakarta


Film Televisi Terbaik:
TBA
[[Pahala Terindah]]


Penyutradaraan Terbaik:
Herwin Novianto-Pahala Terindah


Pemeran Utama Pria Terbaik:
Slamet Rahardjo


Pemeran Utama Wanita Terbaik:
Ratna Riantiarno

Piala Vidia FFI 2012 adalah bagian dari penghargaan FFI yang dikhususkan bagi film televisi. Malam puncaknya diadakan pada 29 Desember 2012 bertempat di Balai Sarbini, Jakarta pada pukul 21.30 hingga 12.15 WIB dan disiarkan secara langsung oleh SCTV. [6] Acara ini turut dimeriahkan dari Sammy Simorangkir, Inna Kamarie, Evan Sanders, Ben Joshua, Ardina Rasti, Sabai Morscheck dan masih banyak lagi.

Dalam penghargaan Piala Vidia tahun ini, film televisi Pahala Terindah menjadi FTV dengan raihan Piala Vidia FFI terbanyak yakni sebanyak 8 piala dari 13 Kategori yang ada. [5]


Film Televisi Terbaik[sunting | sunting sumber]


Sutradara FTV Terbaik[sunting | sunting sumber]


Pemeran Utama Pria FTV Terbaik[sunting | sunting sumber]


Pemeran Utama Wanita FTV Terbaik[sunting | sunting sumber]


Pemeran Pendukung Pria FTV Terbaik[sunting | sunting sumber]


Pemeran Pendukung Wanita FTV Terbaik[sunting | sunting sumber]


Penulis Cerita Asli FTV Terbaik[sunting | sunting sumber]


Penulis Skenario FTV Terbaik[sunting | sunting sumber]


Pengarah Sinematografi FTV Terbaik[sunting | sunting sumber]


Pengarah Artistik FTV Terbaik[sunting | sunting sumber]


Penata Musik FTV Terbaik[sunting | sunting sumber]


Penata Suara FTV Terbaik[sunting | sunting sumber]

  • Anda Putra Djauzi & Harry Syamsuar - Pahala Terindah
    • Anda Putra Djauzi & Enrico - Maaf, Lebaran Ini Kami Tidak Pulang
    • Abdul Rozak - Namaku Pariyem
    • Harry Syamsuar & Anda Putra Djauzi - Ambulance
    • Harry Syamsuar & Anda Putra Djauzi - Nafi Bukan Naif

Piala Citra FFI 2012[sunting | sunting sumber]

FFI 2012
FFI 2012.jpg

Piala Citra FFI 2012
8 Desember 2012 - Pelataran Benteng Vredeburg Yogyakarta


Film Bioskop Terbaik:
TANAHSURGAKATANYA.jpg
Tanah Surga... Katanya


Penyutradaraan Terbaik:
Herwin Novianto - Tanah Surga... Katanya


Pemeran Utama Pria Terbaik:
Donny Damara - Lovely Man


Pemeran Utama Wanita Terbaik:
Acha Septriasa - Test Pack: You're My Baby

Piala Citra FFI 2012 adalah bagian dari penghargaan FFI yang dikhususkan bagi film bioskop, film pendek, dan film dokumenter. Malam puncaknya diadakan pada 8 Desember 2012 bertempat di Pelataran Benteng Vredeburg Yogyakarta dan disiarkan secara live delay oleh SCTV. Acara ini menampilkan sejumlah penampilan dari Nina Tamam, Ardina Rasti, Dewi Irawan, Donny Damara, Rasyid Karim, Didi Petet, Yoga Pratama, dan iringan dari Andi Rianto dan Magenta Orchestra. Acara ini dipandu oleh Mike Lucock dan Ringgo Agus Rahman.

Selain dihadiri oleh para pekerja perfilman Indonesia, malam anugerah piala citra ini juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan istri yang juga wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah, Gusti Kanjeng Ratu Hemas.

Pemenang dan nominasi Piala Citra[sunting | sunting sumber]

Pemenang dituliskan dengan huruf tebal di urutan pertama. Nominasi diurutkan berdasarkan abjad.[7]

Film Cerita Bioskop[sunting | sunting sumber]


Film Bioskop Terbaik[7][sunting | sunting sumber]


Sutradara Terbaik[sunting | sunting sumber]


Pemeran Utama Pria Terbaik[sunting | sunting sumber]


Pemeran Utama Wanita Terbaik[sunting | sunting sumber]


Pemeran Pendukung Pria Terbaik[sunting | sunting sumber]


Pemeran Pendukung Wanita Terbaik[sunting | sunting sumber]


Penghargaan FFI untuk Skenario Terbaik[sunting | sunting sumber]


Tata Sinematografi Terbaik[sunting | sunting sumber]

  • Yudi Datau - Dilema
    • Anggi Frisca - Tanah Surga... Katanya
    • Faozan Rizal - Perahu Kertas
    • Padri Nadeak - Rumah di Seribu Ombak
    • Citra Yunus Pasolang - Hello Goodbye


Penyunting Gambar Terbaik[sunting | sunting sumber]

  • Cesa David Luckmansyah - Rumah di Seribu Ombak
    • Bobby Barus - Hello Goodbye
    • Sastha Sunu - Dilema
    • Waluyo Ichwandiardono - Lovely Man
    • Wawan I. Wibowo - Soegija


Tata Artistik Terbaik[sunting | sunting sumber]

  • Ezra Tampubolon - Tanah Surga... Katanya
    • Allan Triyana Sebastian - Soegija
    • Fauzi - Perahu Kertas
    • Rezki Ridha - Demi Ucok
    • Richard Sibuea - Lovely Man


Tata Suara Terbaik[sunting | sunting sumber]

  • Satrio Budiono - Rumah di Seribu Ombak
    • Adityawan Susanto - Tanah Surga... Katanya
    • Andri Yargana - Demi Ucok
    • Khikmawan Santosa - Modus Anomali
    • Satrio Budiono & Trisno - Soegija


Tata Musik Terbaik[sunting | sunting sumber]

  • Thoersi Argeswara - Tanah Surga... Katanya
    • Andhika Triyadi - Perahu Kertas
    • Djaduk Ferianto - Soegija
    • Thoersi Argeswara & Gung Alit Bona - Rumah di Seribu Ombak
    • Tya Subiakto Satrio - Dilema


Cerita Asli Terbaik[sunting | sunting sumber]



Film Dokumenter Terbaik[8][sunting | sunting sumber]

  • Di Batas Kekuasaan - Nur Fitriah Napiz
    • A Short Story of Raden Saleh Syarif Bustaman - Subiyanto, FFTV IKJ
    • Bandung Lintas Masa - Kompas TV
    • "Bena" Eksotika Megalitik - LPP TVRI
    • Wae Rebo, Menjaga Hunian Demi Peradaban - Kompas TV


Film Pendek Terbaik[8][sunting | sunting sumber]

  • Wan An - Yandy Laurens, FFTV IKJ
    • Langka Receh - Miftakhatun & Eka Susilawati, SMP 4 Karangmoncol, Purbalingga
    • Long Imagine - Satria Adiyasa, Forum Filmmaker Pelajar Bandung
    • Memburu Harimau - Arman Dewarti, Mediatif Film Workshop
    • Rahasia - Nindya Raras Nareswari, Karya Set Film

Penghargaan Khusus FFI 2012[sunting | sunting sumber]

Film yang dinominasikan untuk lebih dari 1 penghargaan[8][sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]