Feng Shui

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kompas Luopan Feng Shui.

Feng shui (Mandarin: 風水) adalah ilmu topografi kuno dari Tiongkok (China) yang mempercayai bagaimana manusia dan surga (astronomi), serta bumi (geografi) dapat hidup dalam harmoni untuk membantu memperbaiki kehidupan dengan menerima Qi positif. Qi terdapat di alam sebagai energi yang tidak terlihat. Qi dialirkan oleh angin dan berhenti ketika bertemu dengan air.

Qi baik, disebut juga dengan istilah napas kosmik naga. Jenis Qi ini dipercaya sebagai pembawa rejeki dan nasib baik. Namun, ada pula Qi buruk yang disebut Sha Qi, yang dipercaya sebagai pembawa nasib buruk.

Terdapat berbagai aliran feng shui, di antaranya yaitu bintang terbang, waktu, dan topografi. [1]

Lima Elemen Feng Shui[sunting | sunting sumber]

Lima Elemen Feng Shui [2] terdiri dari:

  1. Elemen Kayu : Elemen kayu mewakili pertumbuhan dan kreativitas. Kayu mendorong pertumbuhan pribadi dan intuisi meningkat.
  2. Elemen Tanah : Elemen Tanah membantu untuk tumbuh dan menstabilkan. Dari semua unsur feng shui, Elemen Tanah adalah elemen yang paling damai, menenangkan, dan stabil. Percantik rumah Anda dengan elemen ini jika Anda mencari landasan, memperkuat, atau memelihara.
  3. Elemen Logam : Elemen Logam berhubungan dengan kekuatan mental dan ketajaman. Elemen Logam mempengaruhi kecerdasan.
  4. Elemen Api : Elemen Api merupakan transformasi dan ekspansi. Elemen Api adalah elemen yang paling stabil dari semua lima unsur feng shui.
  5. Elemen Air : Elemen Air sangat berguna sebagai perilis dan pembaharuan. Gunakan elemen ini untuk kejelasan, relaksasi, inspirasi dan untuk menghadirkan kerelaan.

....

Fungsi Feng Shui[sunting | sunting sumber]

Feng shui sering digunakan sebagai salah satu patokan dalam proses pembangunan rumah. Tujuannya adalah untuk memastikan rumah tersebut dibangun dengan Qi yang baik. Adapun faktor-faktor yang paling mempengaruhi yaitu lokasi dan sumbu waktu.


Qi[sunting | sunting sumber]

Qi (气) (dibaca "chi" dalam bahasa indonesia) adalah sebuah kekuatan alam yang bersifat positif dan negatif dan memerankan peran penting atas kualitas feng shui suatu tempat. Menurut feng shui, Qi mengacu pada energi dan kekuatan yang hidup. Sedangkan menurut penjelasan feng shui tradisional, Qi mencakup orientasi struktur, usia, dan lingkungan, termasuk kemiringan, vegetasi, dan kualitas tanah.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Marie, Tina (2007). "Feng Shui Facts.". What is Feng Shui?. 
  2. ^ Dwijaya, Dipo (2012). "Lima Elemen Feng Shui.". 

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

  • Indra, Drs, rubrik feng shui, www.tangselraya.com
  • Yoon, Hong-key, Culture of Fengshui in Korea: An Exploration of East Asian Geomancy, Lexington Books, 2006. ISBN 978-0-7391-1348-6 (cloth : alk. paper); 0739113488 (cloth : alk. paper)
  • Wu, Baolin, Lighting the Eye of the Dragon: Inner Secrets of Taoist Feng Shui, St. Martin's Press, 2000. ISBN 0-312-25497-0