Farhat Abbas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Farhat Abbas

Farhat Abbas
Lahir 22 Juni 1976 (umur 37)
Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Indonesia
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Almamater Universitas Pasundan[1]
Pekerjaan Pengacara
Agama Islam
Pasangan Nia Daniati (2002 - sekarang)
Rita Tresnawati (siri)
Anak Pernikahan dengan Nia Daniati:
Olivia Nathania
Pernikahan siri dengan Rita Tresnawati:
Gusti Reyhan Gibayus
Orang tua Abbas Said[2]

Farhat Abbas (lahir di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Indonesia, 22 Juni 1976; umur 37 tahun) adalah pengacara Indonesia. Ia dikenal sebagai pengacara yang kerap menangani kasus yang dialami selebritis.[3]

Kehidupan awal

Farhat lahir di Tembilahan, Riau, pada tanggal 22 Juni 1976. Ia adalah putra dari Abbas Said, mantan Hakim Agung Republik Indonesia.[2] Farhat menempuh pendidikan atasnya di SMA Negeri 70 Jakarta,[4] dan kemudian melanjutkan ke Universitas Pasundan, Bandung.[1]

Karier politik

Pada bulan Oktober 2013, Farhat mencalonkan diri sebagai calon bupati dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kolaka, Sulawesi Tenggara, namun tidak menang.[5] Farhat juga mengampanyekan dirinya menjadi calon presiden dengan slogan "AkuIndonesia". Namun, belum ada satu partaipun yang meminangnya, sehingga banyak pihak yang meragukan kelanjutan karier Farhat untuk meramaikan bursa capres Pemilu 2014.[6]

Kontroversi

Farhat dikenal karena sering menangani kasus-kasus hukum yang dialami para selebriti. Ia sendiri akhirnya menjadi terkenal layaknya selebritis juga.[3]

Selain itu, Farhat juga dikenal masyarakat karena ucapan Farhat dalam mengomentari kasus yang sedang tren, tingkah laku selebriti, pejabat dan politikus secara blak-blakan, bahkan cenderung menghujat. Banyak yang menilai Farhat melakukan hal itu sekedar mencari sensasi untuk menarik perhatian masyarakat namun Farhat membantah semua tuduhan itu. Menurut Farhat, dirinya tidak perlu mencari sensasi untuk sekedar menaikkan popularitasnya. Farhat mengaku masyarakat sudah mengenal dirinya sebelum dia membuat pernyataan kontroversial itu.[7]

Pada 9 Januari 2013, Farhat Abbas membuat kontroversi dengan komentarnya pada media sosial Twitter mengenai kasus plat mobil Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Sejumlah pihak menyatakan komentar Farhat sebagai komentar rasis.[8] Akibat hal ini, Farhat dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Anton Medan dan pimpinan Komunitas Intelektual Muda Betawi, Ramdan Alamsyah.[9] Sementara, Farhat Abbas menyatakan komentarnya tersebut bukanlah komentar rasis.[10]

Selain kasusnya dengan Wakil Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, pada bulan November 2013, Farhat juga bermasalah dengan anak-anak Ahmad Dhani, Al dan El, karena kicauan Farhat di Twitter yang dianggap sebagai penghinaan pada Ahmad Dhani, ayah mereka. Akibatnya, Al pun mengajak Farhat untuk duel tinju. Kabarnya, Farhat siap menerima tantangan tersebut dan meminta pihak Dhani untuk menyediakan tempat bertanding dan hari pelaksanaannya.[11]

Kehidupan pribadi

Farhat menikah dengan penyanyi Nia Daniaty pada awal 2002.[3] Pada tahun 2004, Farhat dikabarkan telah menikahi seorang wanita bernama Melani Sukmawati di Bandung, namun Farhat menyangkal kabar tersebut.[12] Setahun kemudian, Farhat kembali diisukan telah menikahi perempuan bernama Ani Muryadi, yang berstatus sebagai seorang janda.[3] Bahkan rumor menyebutkan Farhat telah menikahi perempuan itu pada 19 Mei 2005. Dari kasus asmara itu keduanya beralih pada persoalan tuntutan utang-piutang.[3] Di tahun 2013, Rita Tresnawati mendatangi Komisi Nasional Perlidungan Anak, karena Farhat Abbas tidak mengakui anaknya yang bernama Gusti Reyhan Gibayus (12 tahun) hasil kawin sirinya, tetapi anak tersebut memiliki akta lahir dengan mencantumkan Farhat Abas sebagai bapaknya.[13]

Referensi

  1. ^ a b Situs resmi Unpas. Diakses 30 November 2013
  2. ^ a b Ayah Farhat Abbas Bangga Anaknya Jadi Pengacara Tenar di Usia Muda. Detikcom. Diakses 30 November 2013
  3. ^ a b c d e (Indonesia) Farhat Abbas tanggal 9 Oktober 2011)
  4. ^ Inilah Orang-Orang Top Jebolan SMA 6 & 70. Okezone. Diakses 30 November 2013.
  5. ^ Farhat Abbas Keok di Pilkada Kolaka. Liputan 6. Diakses 30 November 2013.
  6. ^ Ichsan Suhendra. Diragukan jadi capres, ini kata Farhat Abbas. kompas.com, Edisi 15/1/2013
  7. ^ "Kenapa Farhat Abbas Senang Cari Kontroversi Lewat Komentarnya ?". Bintang. 2013-11-23. Diakses 2013-11-30. 
  8. ^ "Anton Medan: Ada Desakan Proses Hukum Farhat Dilanjutkan". VIVAnews.com. 2013-02-01. Diakses 2013-02-01. 
  9. ^ "AHOK VS FARHAT ABAS: Anton Medan Diperiksa Polisi". bisnis.com. 2013-01-28. Diakses 2013-02-01. 
  10. ^ "Farhat Abbas: Twitter untuk Ahok Itu Tidak Rasialis". Liputan6.com. 2013-01-09. Diakses 2013-02-01. 
  11. ^ "Farhat Abbas Terima Tantangan Al untuk Duel Tinju". Tempo. 2013-11-26. Diakses 2013-11-29. 
  12. ^ Farhat Abbas Poligami di Belakang Nia Daniaty. Liputan 6. Diakses 30 November 2013.
  13. ^ "Tak Juga Akui Anak Kandung, Mantan Istri Farhat Lapor ke Komnas PA". December 10, 2013. 

Pranala luar