Farag Foda

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Farag Foda lahir di Kairo, 20 Agustus 1945 – meninggal 8 Juni 1992 pada umur 46 tahun adalah seorang pemikir berpengaruh, aktivis hak asasi manusia, penulis, dan kolumnis Mesir.

Karier[sunting | sunting sumber]

Farag Foda terkenal untuk artikel kritisnya dan satir tajam mengenai fundamentalisme Islam di Mesir. Di banyak artikel surat kabar, ia menunjukkan titik lemah dalam ideologi Islam.[1]

Pembunuhan[sunting | sunting sumber]

Ia ditembak mati di kantornya pada tanggal 8 Juni 1992 oleh dua fundamentalis Islam dari kelompok Al-Gama'a al-Islamiyya. Putra dan pejalan kaki lain mengalami luka serius dalam serangan itu.

Sebelum kematiannya, Farag Foda ditetapkan sebagai murtad dan musuh Islam. Seorang cendekiawan Al-Azhar, Mohammed al-Ghazali, saksi mata sebelum pengadilan, menyatakan tidak salah untuk membunuh seorang musuh Islam. Al-Ghazali berkata: "Pembunuhan Farag Foda adalah penerapan hukuman terhadap seorang apostat ketika imam (pemimpin Islam) gagal menerapkannya."

Dicurigai bahwa pembunuhannya dilakukan setelah sebuah Fatwa dikeluarkan oleh komite cendekiawan al-Azhar dan para pemimpin religius Egyptian Islamic Jihad, terutama Omar Abdel-Rahman, yang dihukum kurungan penjara seumur hidup di Amerika Serikat tahun 1996.

Salah seorang pembunuh Foda, Abd al-Shafi Ahmad Ramadhan, dihukum mati tanggal 30 Desember 1993 dan dieksekusi tanggal 26 Februari 1994. Pelaku lainnya dieksekusi karena pembunuhan lain.

Karya[sunting | sunting sumber]

Buku karya Farag Foda, semuanya dalam bahasa Arab tanpa terjemahan:

  • "Before The Fall" - Cetakan ke-1 1985. Cetakan ke-2 1995
  • "Discussion on Secularism" - Cetakan ke-1 1987. Cetakan ke-2 2005
  • "The Warning" - Cetakan ke-1 1989. Cetakan ke-2 2005
  • "The Played With" - Cetakan ke-1 1985. Cetakan ke-2 2004
  • "We Be or Not to Be" - Cetakan ke-1 1988. Cetakan ke-2 2004
  • "Pleasure Marriage" - Cetakan ke-1 1990. Cetakan ke-2 2004

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Ana Belén Soage, "An Egyptian Dissident's Fate: Faraj Fawda and the Cost of Free Speech", Middle East Review of International Affairs 11(2) (June 2007) [1]