Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam adalah salah satu fakultas dibawah Universitas Indonesia yang mempelajari tentang Ilmu Pasti dan Ilmu Alam.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sejarah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia berawal dari dibukanya Faculteit der Exacte Wetenschap pada tanggal 6 Oktober 1947 sebagai bagian dari Universiteit van Indonesie di Bandung. Setelah penyerahan kedaulatan tahun 1949, maka seluruh aset milik Belanda dialihkan kepada Republik Indonesia termasuk Universiteit van Indonesie pada bulan Februari 1950. Sejak itu UvI diubah menjadi Balai Perguruan Tinggi Republik Indonesia Serikat, kemudian Balai Perguruan Tinggi Republik Indonesia, hingga akhirnya menjadi Universitas Indonesia. Nama Faculteit van Wiskunde en Natuurwetenschap di Bandung ikut diubah menjadi Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam (FIPIA) yang pada tahun 1959, bersama Fakultas Teknik di Bandung dipisahkan dari induknya menjadi Institut Teknologi Bandung (ITB).[1]

Sebagai ganti FIPIA di Bandung, Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan RI dengan SK nomor: 108094/UU tanggal 21 Desember 1960 mendirikan FIPIA kedua untuk UI Jakarta, yaitu Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam (FIPIA) yang berkedudukan di kampus Salemba-Diponegoro, Jakarta.

Di masa awal pendiriannya, FIPIA UI membuka 4 jurusan, yaitu Jurusan Matematika, Jurusan Fisika, Jurusan Kimia, dan Jurusan Biologi. Pada tahun kuliah 1961/1962, kegiatan perkuliahan dipusatkan di Lembaga Eykman (Departemen Kesehatan RI) di Jalan Dipenogoro 69 Jakarta. Khusus untuk Jurusan Biologi kegiatan pendidikan diadakan di IPB hingga tahun 1967. Pada tahun 1965, FIPIA UI membuka Jurusan Farmasi, kemudian Jurusan Geografi yang semula bernaung di bawah FIPIA-Unpad diserahkan kepada FIPIA UI. Sejak tahun 1974 semua kegiatan pendidikan FIPIA UI dipusatkan di Kampus Salemba nomor 4 Jakarta. Berdasarkan Keputusan Presiden No. 44 Tahun 1982 tanggal 7 September 1982, nama FIPIA UI kemudian diubah menjadi FMIPA UI dan pada tahun akademik 1986/1987 FMIPA UI menempati Kampus Baru di Depok. Dekan FMIPA saat ini adalah Dr. Adi Basukriadi. Pada tahun 2011, Departemen Farmasi dipisahkan dari FMIPA dan menjadi fakultas tersendiri.

Departemen[sunting | sunting sumber]

FMIPA membawahi departemen matematikia, fisika, kimia, biologi,dan geografi.

Matematika[sunting | sunting sumber]

Departemen Matematika UI dilengkapi dengan sarana seperti Fasilitas Laboratorium Komputer dan Fasilitas Perpustakaan.

Departemen Matematika FMIPA UI memiliki Program Studi S1 Reguler dan Paralel Matematika dan S2 Matematika. Dalam Program Studi S1 Reguler dan Paralel Matematika, terdapat 5 peminatan utama :

  • Matematika Murni
  • Statistika
  • Komputasi
  • Aktuaria
  • Riset Operasi

Fisika[sunting | sunting sumber]

Fisika memiliki enam bidang studi kekhususan peminatan, yaitu Fisika Nuklir dan Partikel, Fisika Material, Fisika Zat Mampat, Fisika Instrumentasi Elektronika, Geofisika, serta Fisika Medis dan Biofisika.

Pada jenjang S1 program studi Fisika terdapat program sarjana kelas reguler, kelas ekstensi dan kelas paralel. Pada jenjang S2 (magister) dan S3 (doktor) terdapat program studi Fisika dan program studi Ilmu Material. Sarana pendidikannya di antara lain laboratorium dasar yang terdiri dari Laboratorium Fisika Dasar, Laboratorium Fisika Lanjutan dan Laboratorium Fisika Modern.

Kimia[sunting | sunting sumber]

Jenjang strata satu (Sarjana Kimia) di UI terdapat kelas reguler, ekstensi dan paralel. Jenjang strata dua (Magister Ilmu Kimia), dan jenjang strata tiga (Doktor Ilmu Kimia). Sarana di antara lain adalah perpustakaan dan fasilitas Laboraturium Kimia Dasar, Kimia Analitik, Kimia Fisik, Kimia Anorganik, Kimia Organik, dan Biokimia.

Biologi[sunting | sunting sumber]

Biologi FMIPA-UI merupakan pusat pendidikan dan penelitian konservasi keanekaragaman hayati dan didirikan dengan tujuan untuk meningkatan sumberdaya manusia yang mampu bersain di bidang ini. Sarana-sarananya di antara lain adalah Laboraturium Biologi Laut, Bio Perkembangan, Ekologi, Genetika, Fisiologi, Mikrobiologi, Paleontologi, hingga Taksonomi.

Pada jenjang S1 program studi Biologi terdapat program Sarjana Reguler; Jenjang S2 terdapat Program Magister Biologi dan Magister Kelautan; Jenjang S3 terdapat Program Doktor Biologi.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Pendidikan geografi disampaikan melalui pendekatan regional dan topikal. Bidang Fakultas dengan pendekatan di atas dapat ditinjau dari segi geografi fisik maupun dari geografi manusia dengan inti terdiri dari empat topik yakni kependudukan, geomorfologi, klimatologi, kartografi, dimana geografi fisik menjadi keutamaan dalam pendidikan di jurusan geografi. Meskipun geografi fisik mendapat penekanan utama, jurusan tetap mendorong pengembangan geografi sosial maupun geografi regional penelitiannya maupun pengembangan kurikulumnya.

Saat ini pada program studi Geografi terdapat: Jenjang S1 Program sarjana reguler, serta Jenjang magister (S2)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Somadikarta, S. (1999). Tahun emas Universitas Indonesia, Jilid 1: Dari Balai ke Universitas. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press).

Pranala luar[sunting | sunting sumber]