Federasi Serikat Petani Indonesia
Federasi Serikat Petani Indonesia adalah organisasi nasional petani Indonesia, dideklarasikan pada tanggal 8 Juli 1998 di kampung Dolok Maraja, Desa Lobu Ropa, kecamatan Bandar Pulau, Asahan, Sumatera Utara oleh sejumlah aktivis petani Indonesia.
Pada saat Deklarasi FSPI dibentuklah Badan Pelaksana Sementara FSPI yang bertugas untuk mengkonsolidasikan kekuatan-kekuatan perjuangan petani di Indonesia untuk menjadi anggota FSPI dan melaksanakan kongres I FSPI. Kongres itu sendiri telah digelar pada tanggal 22-25 Februari 1999 di Medan, Sumatera Utara.
Sebagai organisasi perjuangan petani, dalam masa kebangkitan neoliberalisme dan neoimperalisme, FSPI telah menetapkan di garis depan dalam perjuangan melawan neoliberalisme khususnya liberalisasi pertanian. Dalam perjuanganya FSPI memilih isu–isu penting yang menjadi fokus kegiatan seperti reformasi agraria, hak asasi manusia, gender, kedaulatan pangan, pertanian berkelanjutan dan sumber daya genetik.
Sekretariat Federasi untuk pertama sekali berada di Medan, Sumatera Utara, kemudian pada kongres II FSPI yang diselenggarakan di Malang, Jawa Timur telah diputuskan untuk berada di Jakarta.
Latar belakang [sunting]
Perlawanan kaum tani Sungai Lepan, Sugapa, dan Silau Jawa di Sumatera Utara. perjuangan petani Sumatera Selatan, Cimacan, Badega, Kedung Ombo di Jawa Tengah, dapat disebut mewakili ribuan peristiwa penindasan dan perlawanan kaum tani Indonesia. Oleh karena itu para petani menyatakan pentingnya membangun organisasi petani, mulai dari tingkat lokal, wilayah, dan nasional yang berfungsi sebagai wadah perjuangan petani dalam memperjuangkan hak-haknya, menjalankan kaderisasi, serta memberi arah perjuangan petani Indonesia. Cita-cita petani untuk melahirkan organisasi tani di tingkat nasional secara terbuka baru didapat setelah datangnya momentum reformasi. Momentum inilah yang digunakan oleh sejumlah petani dan aktivis lembaga swadaya masyarakat yang ada di Sumatera untuk mendeklarasikan kelahiran Federasi Serikat Petani Indonesia.
dalam perkembangannya, pada tahun 2007 FSPI merubah bentuk organisasinya menjadi SPI (Serikat Petani Indonesia)profile lengkapnya http://www.spi.or.id/?page_id=2
Keanggotaan [sunting]
Organisasi yang menjadi anggota FSPI adalah serikat petani yang berada di tingkat propinsi. Per Desember 2005, FSPI memiliki 12 anggota di seluruh Indonesia. Di tingkat Internasional FSPI menjadi anggota La Via Campesina, yang merupakan gerakan petani internasional. Pada Kongres ke III La Via Campesina di Bengaluru, India, FSPI terpilih sebagai kordinator wilayah untuk Asia Tenggara dan Asia Timur.
Kemudian pada bulan Mei 2004, dipilih kembali sebagai Regional Kordinator untuk Wilayah Asia Tenggara dan Asia Timur. Selanjutnya pada kongres IV La Via Campesina di São Paulo, Brazil dipilih sebagai International Operative Secretariat La Via Campesina untuk masa 2004 – 2008.
Pranala luar [sunting]
- (Indonesia) situs resmi
