Eksklusivisme

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Eksklusivisme adalah salah satu cara pandang kekristenan terhadap agama-agama non-Kristen. Pendekatan eksklusivisme merupakan salah satu pendekatan di dalam studi teologi agama-agama. Pendekatan eksklusivisme menyatakan bahwa agama Kristen merupakan satu-satunya jalan keselamatan. Ada beberapa aliran di dalam pendekatan ini.

Contoh teolog[sunting | sunting sumber]

Karl Barth[sunting | sunting sumber]

Karl Barth adalah seorang ahli teologi berkebangsaan Swiss yang mengkritisi akan doktrin kekristenan.Ia menekankan kekudusan Allah dan manusia adalah yang sangat berdosa dan Yesus lah Juru Selamat.Menurut Barth agama-agama adalah ketidakpercayaan,karena menolak pernyataan diri Allah dalam Yesus Kristus.

Hendrik Kraemer[sunting | sunting sumber]

Hendrik Kraemer mempunyai pandangan bahwa setiap orang yang belum mengenal dan diperbaharui dalam Yesus, ia tidak akan pernah mengenal Allah yang sesungguhnya.Maka menurutnya orang di luar kekristenan tidak ada keselamatan.

Kritik terhadap paham eksklusivisme[sunting | sunting sumber]

Paham eksklusivisme menjelaskan bahwa di luar kekristenan tidak ada keselamatan. Hal ini menimbulkan kritik dan pertanyaan. Misalnya saja, bagaimana dengan orang yang hidup sebelum ada agama Kristen atau orang yang belum pernah mendengar tentang agama Kristen? Selain itu, atas dasar apakah agama kristen dapat diklaim sebagai yang paling benar di antara semua agama yang ada?