Egbert dari Wessex

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Egbert
Nama Egbert, dibaca Ecgbriht, dari tahun 827 berasal dari Anglo-Saxon Chronicle
Nama Egbert, dibaca Ecgbriht, dari tahun 827 berasal dari Anglo-Saxon Chronicle'
Raja Wessex
Memerintah 802–839
Pendahulu Beorhtric
Pengganti Æthelwulf
Anak
Æthelwulf
Wangsa Istana Wessex
Ayah Ealhmund
Lahir tahun 769 atau 771
Meninggal 839
Dikubur Winchester

Egbert (juga dibaca Ecgberht atau Ecgbriht) merupakan Raja Wessex dari tahun 802 sampai dengan tahun 839. Ayahnya adalah Ealhmund dari Kent. Pada tahun 780 Egbert dipaksa kepengasingan oleh Offa dari Mercia dan Beorhtric dari Wessex, namun atas kematian Beorhtric pada tahun 802 Egbert kembali dan naik ke atas tahta.

Sedikit yang diketahui pada 20 tahun pertama pada masa pemerintahan Egbert, namun diperkirakan bahwa ia dapat mengatur kemerdekaan Wessex melawan kerajaan Mercia, yang pada saat itu mendominasi kerajaan Inggris selatan. Pada tahun 825 Egbert mengalahkan Beornwulf dari Mercia dan mengakhiri Supremasi Mercia di dalam Perang Ellandun, dan memproses untuk mengambil alih kontrol dependensi Mercia di bagian tenggara Inggris. Pada tahun 829 Egbert mengalahkan Wiglaf dari Mercia dan mengusirnya keluar dari kerajaannya, untuk sementara memerintah Mercia secara langsung. Kemudian pada tahun itu Egbert menerima submisi raja Northumbria di Dore, dekat Sheffield. Di dalam Riwayat Anglo-Saxon akhirnya menjelaskan Egbert sebagai bretwalda, atau "Pemimpin Britania."

Egbert tidak dapat menjaga posisi dominan ini, dan dalam waktu setahun Wiglaf mendapat tahta Mercia. Namun, Wessex mempertahankan kontrol atas Kent, Sussex dan Surrey; wilayah-wilayah tersebut diberikan kepada putra Egbert Æthelwulf untuk memerintah sebagai wakil raja dibawah Egbert. Ketika Egbert wafat pada tahun 839, Æthelwulf menggantikannya; kerajaan-kerajaan bagian tenggara akhirnya diserap kedalam kerajaan Wessex setelah kematian Æthelwulf pada tahun 858.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Sumber Pertama
Sumber Kedua
  • Abels, Richard (2005). Alfred the Great: War, Kingship and Culture in Anglo-Saxon England. Longman. ISBN 0-582-04047-7. 
  • Campbell, James; Eric John & Patrick Wormald (1991). The Anglo-Saxons. London: Penguin Books. ISBN 0-14-014395-5. 
  • Fletcher, Richard (1989). Who's Who in Roman Britain and Anglo-Saxon England. Shepheard-Walwyn. ISBN 0-85683-089-5. 
  • Higham, N.J.; Hill, D.H. (2001). Edward the Elder. Routledge. ISBN 0-415-21496-3). 
  • Hunter Blair, Peter (1966). Roman Britain and Early England: 55 B.C. - A.D. 871. W.W. Norton & Company. ISBN 0-393-00361-2. 
  • Kirby, D.P. (1992). The Earliest English Kings. London: Routledge. ISBN 0-415-09086-5. 
  • Payton, Philip (2004). Cornwall: A History. Cornwall Editions. ISBN 1-904880-00-2. 
  • Stenton, Frank M. (1971). Anglo-Saxon England. Oxford: Clarendon Press. ISBN 0-19-821716-1. 
  • Whitelock, Dorothy (1968). English Historical Documents v.l. c.500–1042. London: Eyre & Spottiswoode. 
  • Wormald, Patrick; Bullough, D. and Collins, R. (1983). Ideal and Reality in Frankish and Anglo-Saxon Society. Oxford. ISBN 0631126619. 
  • Yorke, Barbara (1990). Kings and Kingdoms of Early Anglo-Saxon England. London: Seaby. ISBN 1-85264-027-8. 
  • Yorke, Barbara (1995). Wessex in the Early Middle Ages. London: Leicester University Press. ISBN 0-7185-1856-X.