Divisi Utama PSSI 1985

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Kejurnas PSSI 1985 Divisi Utama merupakan turnamen yang diadakan PSSI dari 15 Januari - 23 Februari 1985. Divisi Utama dalam turnamen ini merupakan kasta tertinggi dalam sepak bola Indonesia dibawahnya ada Divisi Satu dan Divisi Dua. Pembagian ini sudah ada sejak Divisi Utama PSSI 1980.

Wilayah Timur[sunting | sunting sumber]

Klasemen[sunting | sunting sumber]

Tim Main M S K MG KG SG Poin
PSM Ujungpandang 10 7 1 2 20 8 +12 15
Persipura Jayapura 10 6 2 2 18 12 +6 14
Persebaya Surabaya 10 4 5 1 12 5 +7 13
Persema Malang 10 2 2 6 4 11 –7 6
PSIS Semarang 10 2 2 6 7 15 –8 6
PS Bengkulu 10 1 4 5 7 17 –10 6

Wilayah Barat[sunting | sunting sumber]

Klasemen[sunting | sunting sumber]

Tim Main M S K MG KG SG Poin
Persib Bandung 10 5 5 0 19 5 +14 15
Perseman Manokwari 10 3 7 0 17 12 +5 13
PSMS Medan 10 4 4 2 16 10 +6 12
Persiraja Banda Aceh 10 4 1 5 11 12 -1 9
PSP Padang 10 2 2 6 9 22 –13 6
Persija Jakarta Pusat 10 0 1 4 2 12 –10 5

Babak 6 besar[sunting | sunting sumber]

Tim Main M S K MG KG SG Poin
PSMS Medan 5 3 1 1 9 6 +3 7
Persib Bandung 5 3 0 2 12 5 +7 6
PSM Ujungpandang 5 2 2 1 6 5 +1 6
Perseman Manokwari 5 1 2 2 6 9 -3 4
Persebaya Surabaya 5 1 2 2 7 12 –5 4
Persipura Jayapura 5 0 3 2 7 10 –3 3

Babak Final[sunting | sunting sumber]

Babak final diselenggarakan pada tanggal 23 Februari 1985 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan tersebut layak dikenang dalam sejarah kompetisi sepakbola di Indonesia terutama oleh pendukung kedua tim. Karena telah menciptakan rekor jumlah penonton. Stadion yang (waktu itu) berkapasitas 120.000 orang dipadati oleh bobotoh Persib dan suporter PSMS hingga mencapai 150.000 penonton. Akibatnya penonton dibolehkan nonton sampai meluber ke pinggir lapangan. Menurut buku AFC terbitan 1987, pertandingan itu merupakan pertandingan terbesar dalam sejarah pertandingan amatir di dunia. Saat itu kompetisi Perserikatan memang masih digolongkan kedalam liga amatir.

Meski penontonnya sangat banyak, suporter kedua tim tidak saling bentrok sepanjang pertandingan berlangsung dan tetap menjunjung tinggi sportifitas. Suporter Persib yang timnya kalah tetap sportif menerima kekalahan sehingga tidak terjadi kerusuhan pasca pertandingan.

PSMS yang memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 4-3 (2-2) melalui adu penalti karena hasil imbang 2-2 dalam waktu normal. Gol kedua persib yang menyamakan kedudukan dibuat oleh Adjat Sudrajat melalui sundulan, menyambut tendangan sudut Iwan Sunarya. Soetjipto "Gareng" Soentoro, bintang PSSI di era 1960-an dan awal 1970-an yang menjadi komentator melalui RRI Jakarta ketika itu, menyebutnya sebagai gol spektakuler yang berkelas dunia. Iwan Sunarya sendiri mencetak gol pertama persib melalui tendangan penalti di menit 65'. Sedangkan gol PSMS dicetak di menit pertama melalui M. Sidik (menit 14' dan 35').

Dengan kemenangan ini PSMS mengulang kesuksesan musim sebelumnya (1983) yang juga mampu mengungguli Persib melalui adu penalti dengan skor 3-2.

23 Februari 1985
19:50 WIB
PSMS Medan LogoPSMS.png 2 – 2 Persib.jpg Persib Bandung Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta
Penonton: 150.000 penonton
M.Sidik Gol 14' Gol 35' Iwan Sunarya Gol 65' (pen.)
Ajat Sudrajat Gol 75'

*) Catatan: Pertandingan sempat dihentikan selama 20 menit karena jumlah penonton yang meluber hingga ke pinggir lapangan.*

Top Skor[sunting | sunting sumber]

Rank Player Club Goals
1 Ajat Sudrajat Persib Bandung 15
2 Panus Korwa Persipura Jayapura 14
3 Adolf Kabo Perseman Manokwari 10
4 Mameh Sudiono PSMS Medan 6
Hengky Sieger PSM Makassar 6

Pranala luar[sunting | sunting sumber]