Deli TV
| Deli Televisi Indonesia (Deli TV) PT Deli Televisi Indonesia |
|
|---|---|
| Disiarkan | 30 Juni 2005 pukul 12:00 WIB Siang di Medan |
| Diluncurkan | 30 November 2005 pukul 10:00 WIB Pagi di Medan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia adalah Susilo Bambang Yudhoyono diresmikan tempat dari Malaysia International Meeting Room, dari lantai nomor 12, dekat di Hotel Danau Toba Internasional Medan dari alamat di Jalan Tuanku Iman Bonjol Nomor 18, Kawasan Medan Deli, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara |
| Jaringan | SINDOtv (1 Desember 2008-sekarang) Indovision (1 Januari 2002-sekarang) Media Nusantara Citra (1 Januari 2002-sekarang) Global Mediacom (1 Januari 2002-sekarang) |
| Pemilik | SINDOtv (1 Desember 2008-sekarang) Indovision (1 Januari 2002-sekarang) Media Nusantara Citra (1 Januari 2002-sekarang) Global Mediacom (1 Januari 2002-sekarang) |
| Induk | SINDOtv (1 Desember 2008-sekarang) Indovision (1 Januari 2002-sekarang) Media Nusantara Citra (1 Januari 2002-sekarang) Global Mediacom (1 Januari 2002-sekarang) |
| Format gambar | PAL 576i (SDTV) 4:3 |
| Slogan | Mantap (9 Maret 2005-25 Maret 2010) Sumber Informasi & Inspirasi (25 Maret 2010-25 September 2011) Referensi Indonesia (sama seperti SINDOtv, 25 September 2011-sekarang) |
| Motto | Mantap (9 Maret 2005-25 Maret 2010) Sumber Informasi & Inspirasi (25 Maret 2010-25 September 2011) Referensi Indonesia (sama seperti SINDOtv, 25 September 2011-sekarang) |
| Negara | |
| Wilayah siaran | Kota Medan (mulai dari Kota Medan terdiri atas 21 Kecamatan dan 151 Kelurahan yaitu 172 Stasiun Transmissi) Sumatera Utara (mulai dari Sumatera Utara terdiri atas 25 Kabupaten, 9 Kota, 325 Kecamatan dan 5.456 Kelurahan/Desa menjadi 364.456 stasiun transmissi) |
| Kantor pusat | Head Office: Gedungan Deli TV, Jalan Sisingamangaraja, Kawasan Medan Amplas, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (1 Januari 2002-14 Januari 2005) Gedungan SMK Negeri 1, Jalan Sindoro, Kawasan Medan Perjuangan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (15 Januari 2005-29 Juni 2005) Gedungan SMA Methodist 2 dan Gedungan SMA Methodist 3, Jalan Muhhammad Husni Thamrin No. 90 simpang Jalan Perintis Kemerdekaan No. 37, Kawasan Medan Perjuangan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (30 Juni 2005-29 November 2005) Gedungan Deli TV, Jalan Timor, Kawasan Medan Deli, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (30 November 2005-27 Juni 2007) Gedungan SMA Methodist 7, Jalan Madong Lubis Nomor 7, Kawasan Medan Baru, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (28 Juni 2007-sekarang) Sales and Marketing: Gedungan Deli TV, Jalan Sisingamangaraja, Kawasan Medan Amplas, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (1 Januari 2002-14 Januari 2005) Gedungan SMK Negeri 1, Jalan Sindoro, Kawasan Medan Perjuangan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (15 Januari 2005-29 Juni 2005) Gedungan SMA Methodist 2 dan Gedungan SMA Methodist 3, Jalan Muhhammad Husni Thamrin No. 90 simpang Jalan Perintis Kemerdekaan No. 37, Kawasan Medan Perjuangan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (30 Juni 2005-29 November 2005) Gedungan Deli TV, Jalan Timor, Kawasan Medan Deli, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (30 November 2005-27 Juni 2007) Gedungan SMA Methodist 7, Jalan Madong Lubis Nomor 7, Kawasan Medan Baru, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (28 Juni 2007-sekarang) News and Information: Gedungan SMA Methodist 2 dan Gedungan SMA Methodist 3, Jalan Muhhammad Husni Thamrin No. 90 simpang Jalan Perintis Kemerdekaan No. 37, Kawasan Medan Perjuangan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (14 November 2005-29 November 2005) Gedungan Deli TV, Jalan Timor, Kawasan Medan Deli, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (30 November 2005-27 Juni 2007) Gedungan SMA Methodist 7, Jalan Madong Lubis Nomor 7, Kawasan Medan Baru, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (28 Juni 2007-sekarang) |
| Saluran saudara | SINDOtv (1 Desember 2008-sekarang) Indovision (1 Januari 2002-sekarang) Media Nusantara Citra (1 Januari 2002-sekarang) Global Mediacom (1 Januari 2002-sekarang) |
| Ketersediaan Siaran Lokal | |
| Terestrial | |
| Medan | 43 UHF (15 Januari 2005-8 Maret 2005) 45 UHF (9 Maret 2005-sekarang) |
| Pematang Siantar | 43 UHF (15 Januari 2005-8 Maret 2005) 45 UHF (9 Maret 2005-sekarang) |
| Rantau Parapat | 43 UHF (15 Januari 2005-8 Maret 2005) 45 UHF (9 Maret 2005-sekarang) |
| Binjai | 43 UHF (15 Januari 2005-8 Maret 2005) 45 UHF (9 Maret 2005-sekarang) |
| Sibolga | 43 UHF (15 Januari 2005-9 Maret 2005) 45 UHF (9 Maret 2005-sekarang) |
| Tanjung Balai | 43 UHF (15 Januari 2005-9 Maret 2005) 45 UHF (9 Maret 2005-sekarang) |
| Tebing Tinggi | 43 UHF (15 Januari 2005-9 Maret 2005) 45 UHF (9 Maret 2005-sekarang) |
Deli Televisi Indonesia (Deli TV) adalah adalah sebuah stasiun televisi lokal pertama di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Memiliki stasiun pemancar dari Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (TVRI) Stasiun Propinsi Sumatera Utara dari beralamat di Jalan Putri Hijau, Kawasan Medan Barat, Kota Medan, Propinsi Sumatera Utara dan yang berstudio dan berkantor di Gedungan SMA Methodist 7, Jalan Madong Lubis No. 7, Kawasan Medan Baru, Medan, Sumatera Utara, Indonesia. Deli TV telah eksis dengan didukung hampir 70% sponsor atau iklan lokal. Stasiun Televisi ini dapat dinikmati di channel 45 UHF (Khusus daerah Provinsi Sumatera Utara) dan kekuatan transmisi 5 KW. Deli TV sempat relay acara-acara SINDOtv menjadi siaran lokal pada tanggal hari Sabtu, 15 Januari 2005. Stasiun siaran media televisi secara dibuka pertama kali siaran mengudara diresmikan beroperasi mulai sejak pada tanggal hari Rabu, 30 November 2005 di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Televisi Orang Medan, Televisi Swasta Lokal Pertama di Medan dan Propinsi Sumatera Utara dari frequensi channel nomor 45 UHF. Dahulu TVRI Medan pernah menayangkan iklan dalam satu tayangan khusus yang dengan judul acara Klinik Tongji Medistra Medan (setiap hari mulai harian saluran asli kembar saudara oleh Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (TVRI) Stasiun Propinsi Sumatera Utara dan Deli TV Medan) kini stasiun televisi ini termasuk network SINDOtv.
Daftar isi |
[sunting] Sejarah
[sunting] Izin Siaran (1 Januari 2002-14 Januari 2005)
PT Deli Televisi Indonesia dengan stasiun televisi swasta ini memiliki izin siar atas nama Deli Televisi Indonesia atau Deli TV sejak pada tanggal hari Selasa, 1 Januari 2002 di Gedungan Deli TV, Jalan Sisingamangaraja, Kawasan Medan Amplas, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Penjualan saham Deli TV kepada SINDOtv (Media Nusantara Citra), berarti sudah melanggar aturan badan hukum Indonesia, karena modal sebuah PT (Perseroan Terbatas) minimal harus dimiliki oleh dua pemegang saham. Sedangkan menurut UU Penyiaran No. 32 Tahun 2002 Pasal 17 ayat 2 disebutkan bahwa Lembaga Penyiaran Swasta dapat melakukan penambahan dan pengembangan dalam rangka pemenuhan modal yang berasal dari modal asing, yang jumlahnya tidak lebih dari 20% (dua puluh per seratus) dari seluruh modal dan minimum dimiliki oleh 2 (dua) pemegang saham. Sedangkan saham Deli TV sendiri sudah dimiliki oleh SINDOtv 100 persen. Selain itu, karena izin siaran Deli TV adalah untuk siaran Televisi lokal, dan bila dijual ke nasional isi siarannya pun tidak lagi lokal, tetapi nasional dan konten lokalnya akan hilang. Menurut Wakil Ketua KPID Sumut, Deli TV sendiri belum memiliki izin siaran, tetapi hanya memiliki izin uji coba siaran. Sehingga penjualan Deli TV kepada Sun TV dinilai cacat hukum. Akibatnya, sampai hari ini kita masih mengakses siaran televisi swasta berskala nasional. Padahal pada Bab XI Ketentuan Peralihan UU penyiaran No 32 th 2002 (pasal 60 ayat 2) disebutkan bahwa lembaga penyiaran televisi wajib menyesuaikan dengan ketentuan dalam UU Penyiaran paling lama 3 tahun setelah diterbitkannya undang-undang tersebut. Secara normatif, konsekuensi tersebut sebenarnya lebih sesuai dengan UU Penyiaran No 32 tahun 2002 untuk mengembangkan penyiaran di daerah. Negara beritikad mewujudkan sistem penyiaran yang menjamin diversity of content dan diversity of ownership serta mencegah terjadinya cross ownership yang tentunya akan bermuara pada monopoli. Dalam konteks keragaman muatan siaran, hadirnya stasiun televisi lokal mestinya memberi warna baru dalam dunia pertelevisian dimana muatan siaran nanti akan berkembang sesuai dengan kondisi daerah. Di era otonomi sekarang ini, keragaman potensi ekonomi dan kebudayaan sesungguhnya merupakan aset siaran yang dapat dieksplorasi sedemikian rupa sehingga muatan siaran akan lebih variatif dan lebih bermanfaat bagi pemberdayaan masyarakat setempat. Harapannya, khalayak lokal akan lebih banyak tahu akan informasi-informasi di lingkungan sekitarnya dan karenanya dapat membuka kesempatan-kesempatan baru di bidang ekonomi. Di sisi lain, ragam kebudayaan setempat akan menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton stasiun lokal, sehingga masyarakat tidak perlu lagi merasa terjajah oleh kebudayaan “pusat” yang hingga kini masih tercitra melalui siaran berskala nasional. PT Deli Media Televisi Indonesia juga telah berkali-kali berubah domisili, berubah susunan pengurus dan/atau anggaran dasar dan semua itu tidak pernah dilaporkan ke KPID Sumut. Deli TV dalam bersiaran juga tidak lagi mengacu kepada berkas studi kelayakan yang pernah disampaikan ke KPID Sumut pada saat dilakukan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP).
[sunting] Ujicoba Siaran (15 Januari 2005-29 Juni 2005)
Deli TV memulai digital televisi uji coba siaran transmissi mulai sejak pada tanggal hari Sabtu, 15 Januari 2005 di Gedungan SMK Negeri 1, Jalan Sindoro, Kawasan Medan Perjuangan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara meski baru terhitung siaran percobaan dimulai pukul jam 19.00 WIB Malam sampai pukul 22.00 WIB Malam mengudara 3 jam dia sementara dengarkan musik video klip request artis penampilan ibu kota dalam lagu seperti nasional berIndonesia dan Malaysia pertama mengudara dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei dan Filipina, dangdut, bollywood berbahasa Tamil pertama mengudara dari India, Malaysia dan Singapura, daerah Sumatera Utara, lokal Sumatera Utara, mandarin berbahasa Mandarin, Kantonis, Tiochiu, Hokkien, Jepang dan Korea pertama mengudara dari Indonesia, Republik Rakyat China, Hong Kong, Macau, Republik China, Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, Malaysia, Singapura, Vietnam, Myanmar dan Thailand, mancanegara berbahasa Inggris pertama mengudara dari Indonesia, Amerika Serikat, Kanada, Australia dan Britania Raya sertainya agama Islam dan Kristen. Ada lagi pelanggaran yang dilakukan oleh Deli TV setiap hari, yakni menayangkan iklan komersil dalam siarannya. Deli TV yang masih dalam pantauan KPID telah diberi peringatan tentang hal ini, tetapi tidak digubris. Deli TV dianggap tidak kooperatif dalam proses penyiarannya, ketika izin prinsip penyiaran masih belum dimiliki tetapi sudah menampilkan iklan komersil dalam susunan program acaranya. Dalam UU penyiaran PP 50 tahun 2005 disebutkan, selama Uji Coba Siaran/ISR media penyiaran tidak diijinkan untuk menampilkan iklan komersil dalam program siarannya, hal ini jelas-jelas sudah di langgar oleh pihak Deli TV. Deli TV, telah melanggar banyak kebijakan yang disepakati antara stasiun televisi lokal ini dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara. Seharusnya sejak akhir tahun 2005 khalayak penonton hanya dapat menyaksikan siaran dari televisi jaringan maupun televisi lokal, karena siaran swasta berskala nasional tidak lagi dizinkan oleh undang-undang. Konsekuensinya, sebuah lembaga penyiaran televisi swasta seandainya ingin siaran di daerah, harus membuka stasiun-stasiun baru di daerah sebagai bagian dari jaringan. Jika cara ini dianggap terlalu mahal, lembaga penyiaran berskala nasional dapat juga berjaringan dengan stasiun televisi lokal yang sudah ada di daerah.
[sunting] Siaran Percobaan (30 Juni 2005-29 November 2005)
Deli TV dengan beropersikan pertama kali siaran mulai diluncurkan sejak pada tanggal hari Kamis. 30 Juni 2005 sejak sekitar mulai pukul 12.00 WIB Siang di Gedungan SMA Methodist 2 dan Gedungan SMA Methodist 3, Jalan Muhhammad Husni Thamrin No. 90 simpang Jalan Perintis Kemerdekaan No. 37, Kawasan Medan Perjuangan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara meski baru terhitung siaran percobaan dimulai pukul jam 12.00 WIB Siang sampai pukul 00.00 WIB Malam mengudara 12 jam meski baru terhitung siaran percobaan.
[sunting] Pertama kali mengudara (30 November 2005-sekarang)
Deli TV dengan pertama kali mengudara mulai pembukaan siaran televisi dengan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia adalah Susilo Bambang Yudhoyono diresmikan tempat dari Malaysia International Meeting Room, dari lantai nomor 12, dekat di Hotel Danau Toba Internasional Medan dari alamat di Jalan Tuanku Iman Bonjol Nomor 18, Kawasan Medan Deli, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara yaitu mulai sejak pada tanggal hari Rabu, 30 November 2005 sejak sekitar mulai pukul 10.00 WIB Pagi di Gedungan Deli TV, Jalan Timor, Kawasan Medan Deli, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.
[sunting] Siaran waktu hari
Pada tanggal 15 Januari 2005 ujicoba siaran percobaan sampai 29 Juni 2005 mengudara siaran kali waktu penuh selama 3 jam siaran dimulai pukul 19.00 sampai 22.00 WIB Malam, Kemudian pada tanggal 30 Juni 2005 siaran percobaan programm pertama kali siaran sampai 29 November 2005 mengudara siaran kali waktu penuh selama 12 jam siaran dimulai pukul jam 12.00 Siang sampai 00.00 WIB Tengah Malam, Kemudian pada tanggal 30 November 2005 diresmikan mengudara diluncurkan pertama kali siaran ini sampai 30 September 2008 mengudara siaran kali waktu penuh selama 14 jam siaran dimulai pukul jam 10.00 Pagi sampai 00.00 WIB Tengah Malam, Kemudian pada tanggal 1 Oktober 2008 sampai 30 November 2008 mengudara siaran kali waktu penuh selama 16 jam siaran dimulai pukul jam 08.00 Pagi sampai 00.00 WIB Tengah Malam dan sekarang pada tanggal 1 Desember 2008 mengudara siaran kali waktu penuh selama 18 jam siaran dimulai pukul jam 06.00 Pagi sampai 00.00 WIB Tengah Malam.
[sunting] Program
[sunting] Program lokal Deli TV
- Berikut ini adalah program-program Deli TV adalah :
- Deli News (Berita Lokal Terbukti Nyata) (Berita) bermotto Berita Lokal Aktual Laporan Informasi Penjuru dan Saluran Program Buletin Secara Lambangan Sendiri Terpecaya dan captions Lebih Cepat, Lebih Akurat dan Lebih Tepat dengan pertama kali siaran diluncurkan sejak pada tanggal hari Senin, 14 November 2005.
- Tangkis (Tayangan Kriminal Sumatera Utara) (Berita Hukum, Kriminal dan Investigasi) bermotto Tayangan Kriminal Tapi Bukan Contoh, Tetapi Menguasai Wapsada (tamat/end close bumpers) dan captions Keluarga Kita, Bentuk Narkoba (tamat/end close credits) dengan pertama kali siaran diluncurkan sejak pada tanggal hari Senin, 14 November 2005 dia saluran asli relay stasiun siaran televisi berlanggangan dari Malaysia disebut Astro Ria.
- Kongkow Kongkog (Talk Show)
- Dialog Kesehatan (Dialog)
- Kapuk Wingi (Episode 1 sampai 2 (Tamat))
- Begu Jagang (versi Kapuk Wingi episode finale)
- Kyamat Nya Robeng (versi ending Kapuk Wingi episode 1)
- Misteri Tawan Karib (versi Bahasa Tamil dari India)
- Ratu Parasik (versi Kapuk Wingi episode 1)
[sunting] SINDOtv
Tayangan program-program dari jaringan SINDOtv adalah:
- Program berita:
- Kilas SINDO
- SINDO Prime
- SINDO Round Up
- Program Komedi:
- Ngerjain (yang pernah tayang di MNCTV)
- Bubaran Kantor
- Program ekonomi:
- Trust Inside
- Bincang Investasi
- Program talk show:
- Inspirasi Bisnis Jitu
- Biz Event
- Dialog Indonesia
- Referensiana
- Dokter Otto
- Polemik
- Motivatalk
- Obrolan Plus
- Klinik Sehat
- Terapi Sehat
- The Forum
- Bukan Perempuan Biasa
- Program anak:
- Program hiburan:
- In Seleb
- Klip Musik Religi
- Tangguh (Tangga Lagu Sepuluh)
- Melody Vaganza
- Buletin Sinema
- Jomblo
- Retro Hits
- Hits
- Travel Diary
- A Pop News (Asian Pop News)
- Sofa Merah
- Drama Asia
- Program features:
- Hanya Di Indonesia (HDI) (yang pernah tayang di RCTI)
- Gerbang Islam Nusantara
- Atlas
- Unik (yang pernah tayang di RCTI)
- Urban (yang pernah tayang di RCTI)
- Trekking (yang pernah tayang di RCTI)
- Kaki Langit (yang pernah tayang di Global TV)
- Gapura (yang pernah tayang di RCTI)
- Khazanah Islam
- Ragam Indonesia
- Drive!
- Digital Tekno
- Aksen
- Perkara
- Mobil Motor
- Citizen Shot
- Bukan Sok Tahu
- HighEnd On TV (yang juga tayang di MNC News)
- Jendela (yang juga tayang di MNCTV)
- Sidik Kasus (yang juga tayang di MNCTV)
- Travel Diary
- Zamrud Khatulistiwa
- Program reality show:
- Program kuliner:
- Program game show:
- Program religi:
- Worship Night
- Mimbar Reform Injil Indonesia
- Program Infomercial:
- Lejel Home Shopping
- DRTV
- TV Shopping
- Gogomall Home Shopping
- Smile Home Shopping
- JACO
- Cooking Star
- SUPERFINE (ez Shop)
- Ninja Shopping Mart
- Program Olahraga:
- Piala Indonesia (tayang ulang dari RCTI)
- NBA Basketball League
- EX3 FIBA
- Liga Prima Indonesia (tayang ulang dari RCTI, MNCTV dan Global TV)
[sunting] Program impor Deli TV
- SINDOtv Programmes
[sunting] Slogan dan Motto Deli TV Medan
- Mantap (9 Maret 2005-25 Maret 2010)
- Sumber Informasi & Inspirasi (25 Maret 2010-25 September 2011)
- Referensi Indonesia (26 September 2011-sekarang)
[sunting] Lagu Kebangsaan dan Lagu Wajib
- Indonesia Raya karya Wage Rudolf Supratman yang secara khusus dalam album ini menampilkan aransemen asli dari Jos Cleber dimainkan oleh Twilite Orchestra bersama dengan Victorian Philharmonic Orchestra yang dikonduktori oleh Addie Muljadi Sumaatmadja mulai siaran buka transmissi yang penuh (15 Januari 2005-9 Mei 2010) dan sekarang mulai siaran buka hingga tamat tutup hentikan transmissi yang penuh (10 Mei 2010-sekarang).
- Love First Kiss dipenyanyikan oleh semuanya character all choir mulai ini dengan akhir siaran tamat tutup hentikan transmissi yang penuh (15 Januari 2005-9 Mei 2010).
[sunting] Jadwal Tayangan
[sunting] Siaran Buka
[sunting] (15 Januari 2005-9 Mei 2010)
Deli TV Medan membukaan mulai pukul jam 06:00 WIB Pagi merupakan siaran mulai pembukaan main diresmikan pembukaan lagu kebangsaan mainkan berjudul Indonesia Raya karya Wage Rudolf Supratman yang secara khusus dalam album ini menampilkan aransemen asli dari Jos Cleber dimainkan oleh Twilite Orchestra bersama dengan Victorian Philharmonic Orchestra yang dikonduktori oleh Addie Muljadi Sumaatmadja, station ident logo bumper dan siaran beralih ke SINDOtv.
[sunting] (10 Mei 2010-sekarang)
Deli TV Medan membukaan mulai pukul jam 06:00 WIB Pagi merupakan siaran mulai pembukaan main diresmikan pembukaan lagu kebangsaan mainkan berjudul Indonesia Raya karya Wage Rudolf Supratman yang secara khusus dalam album ini menampilkan aransemen asli dari Jos Cleber dimainkan oleh Twilite Orchestra bersama dengan Victorian Philharmonic Orchestra yang dikonduktori oleh Addie Muljadi Sumaatmadja dari siaran langsung, station ident logo bumper dan siaran beralih ke SINDOtv.
[sunting] Siaran Tutup
[sunting] (15 Januari 2005-9 Mei 2010)
Deli TV Medan menutupan akhir pukul jam 00:00 WIB Malam merupakan sesudah musik selingan oleh KLIP BY REQUEST, station ident logo bumper, lagu penutup wajiban mainkan berjudul Love First Kiss dipenyanyikan oleh semuanya character all choir dan test card.
[sunting] (10 Mei 2010-sekarang)
Deli TV Medan menutupan akhir pukul jam 00:00 WIB Malam merupakan sesudah musik selingan oleh KLIP BY REQUEST, station ident logo bumper, lagu kebangsaan mainkan berjudul Indonesia Raya karya Wage Rudolf Supratman yang secara khusus dalam album ini menampilkan aransemen asli dari Jos Cleber dimainkan oleh Twilite Orchestra bersama dengan Victorian Philharmonic Orchestra yang dikonduktori oleh Addie Muljadi Sumaatmadja dari siaran ulang dan test card.
[sunting] Alamat stasiun televisi
[sunting] Head Office
- Gedungan SMA Methodist 7
- Jalan Madong Lubis Nomor 7
- Kawasan Medan Baru
- Kota Medan
- Provinsi Sumatera Utara 20125 Indonesia
- Telepon : (061) 6644260
- Faks : (061) 6644184
- Jangkauan Siaran : 50.950 km2 = 71,08%
- Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 10000 watt
- Jangkauan Penduduk : 2.9272.200jiwa = 80.85%
[sunting] Sales and Marketing
- Gedungan SMA Methodist 7
- Jalan Madong Lubis Nomor 7
- Kawasan Medan Baru
- Kota Medan
- Provinsi Sumatera Utara 20125 Indonesia
- Telepon : (061) 6644260
- Faks : (061) 6644184
- Jangkauan Siaran : 50.950 km2 = 71,08%
- Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 10000 watt
- Jangkauan Penduduk : 2.9272.200jiwa = 80.85%
[sunting] News and Information
- Gedungan SMA Methodist 7
- Jalan Madong Lubis Nomor 7
- Kawasan Medan Baru
- Kota Medan
- Provinsi Sumatera Utara 20125 Indonesia
- Telepon : (061) 6644260
- Faks : (061) 6644184
- Jangkauan Siaran : 50.950 km2 = 71,08%
- Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 10000 watt
- Jangkauan Penduduk : 2.9272.200jiwa = 80.85%
[sunting] Transmisi
Deli TV memiliki Kota Medan terdiri atas 21 Kecamatan dan 151 Kelurahan yaitu 172 Stasiun Transmissi dan Sumatera Utara terdiri atas 25 Kabupaten, 9 Kota, 325 Kecamatan dan 5.456 Kelurahan/Desa menjadi 364.456 stasiun transmissi yang mampu menjangkau lebih dari 12.985.075 juta penonton televisi di Sumatera Utara.
- Medan 45 UHF
[sunting] Jangkauan Siaran
[sunting] Kota Medan
[sunting] Kecamatan (21 Kecamatan)
- Medan Tuntungan
- Medan Johor
- Medan Amplas
- Medan Denai
- Medan Area
- Medan Kota
- Medan Maimun
- Medan Polonia
- Medan Baru
- Medan Selayang
- Medan Sunggal
- Medan Helvetia
- Medan Petisah
- Medan Barat
- Medan Timur
- Medan Perjuangan
- Medan Tembung
- Medan Deli
- Medan Labuhan
- Medan Marelan
- Medan Belawan
[sunting] Propinsi Sumatera Utara
[sunting] Kabupaten (25 Kecamatan)
- Kabupaten Asahan
- Kabupaten Batubara
- Kabupaten Dairi
- Kabupaten Deli Serdang
- Kabupaten Humbang Hasundutan
- Kabupaten Karo
- Kabupaten Labuhanbatu
- Kabupaten Labuhanbatu Selatan
- Kabupaten Labuhanbatu Utara
- Kabupaten Langkat
- Kabupaten Mandailing Natal
- Kabupaten Nias
- Kabupaten Nias Barat
- Kabupaten Nias Selatan
- Kabupaten Nias Utara
- Kabupaten Padang Lawas
- Kabupaten Padang Lawas Utara
- Kabupaten Pakpak Bharat
- Kabupaten Samosir
- Kabupaten Serdang Bedagai
- Kabupaten Simalungun
- Kabupaten Tapanuli Selatan
- Kabupaten Tapanuli Tengah
- Kabupaten Tapanuli Utara
- Kabupaten Toba Samosir
[sunting] Kota (9 Kota)
- Rantau Parapat
- Binjai
- Gunung Sitoli
- Medan
- Padang Sidempuan
- Pemantang Siantar
- Sibolga
- Tanjung Balai
- Tebing Tinggi
[sunting] Iklan Deli TV Medan
- Kalbe Farma : Obat Sakit Kepala NEURAGIN (2005) - ujicoba siaran percobaan
- Kalbe Farma : Obat Diabetes ENTROSTOP (2005) - ujicoba siaran percobaan
- Kalbe Farma : Obat Flu dan Pilek PROCOLD (2005) - ujicoba siaran percobaan
- Kalbe Farma : Obat Maag PROMAG (2005) - ujicoba siaran percobaan
- Kalbe Farma : Obat Batuk WOODS (2005) - ujicoba siaran percobaan
- Kalbe Farma : Obat Otak Orangtua CEREBROVIT (2005) - ujicoba siaran percobaan
- Kalbe Farma : Obat Otak Remaja CEREBROVIT EXCEL (2005) - ujicoba siaran percobaan
- Kalbe Farma : Obat Capek FATIGON (2005) - ujicoba siaran percobaan
- Kalbe Farma : Obat Berdarah FATIGON VIRO (2005) - ujicoba siaran percobaan
- Kalbe Farma : Obat Energi FATIGON HYDRO (2005) - ujicoba siaran percobaan
- Kalbe Farma : Obat Stamina Energi Tenaga FATIGON SPIRIT (2005) - ujicoba siaran percobaan
- Kalbe Farma : Obat Vitamin FATIGON C-PLUS (2005) - ujicoba siaran percobaan
- Indosat (2005) - siaran percobaan
- Minyak Oil Bensin Pretonas dari Malaysia (2005) - siaran percobaan
- Indofood Sukses Makmur (Indofood) (2005) - siaran percobaan
- Indocafe (2005) - siaran percobaan
- Indo Eskrim Meiji (2005) - siaran percobaan
- Indomilk (2005) - siaran percobaan
- Elektronik Sanyo (2005) - pertama kali mengudara
- Elektronik Virton (2005) - pertama kali mengudara
- Elektronik LG (2005) - pertama kali mengudara
- Elektronik Samsung (2005) - pertama kali mengudara
- Elektronik Polytron (2005) - pertama kali mengudara
- Elektronik Sharp (2005) - pertama kali mengudara
- Elektronik Yongma (2005) - pertama kali mengudara
- Klinik Tong Ji Medistra Medan (siaran iklan siaran gabungan Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (TVRI) Stasiun Propinsi Sumatera Utara)
- Indosat IM3 (2010)
- Kosmetic Vivelle (2010)
- Shampoo Pantene versi Marissa Nasution (2010)
- Antimo versi Alyssa Soebandono (2010)
- Hers Protex versi Putri Titian (2010)
- Sabun Claudia versi Shireen Sungkar (2010)
- Tea Jus versi Shireen Sungkar (2010)
- Kintakun versi Shireen Sungkar sama Teuku Wisnu (2010)
- Laserin versi Shireen Sungkar sama Teuku Wisnu (2010)
- Indomie : INDOMIE versi Aaron Kwok (2010)
- Indomie : SUPERMI versi Putri Ayu (2010)
- Indomie : SARIMI versi ST 12 (2010)
- Indomie : POP MIE versi Dude Harlino sama Teuku Wisnu (2010)
- Indomie : MIE BRENTO versi Djenar Maesa Ayu (2010)
- Indomie : ANAK MAS (GOLDEN CHILDREN) versi Djenar Maesa Ayu (2010)
- Lion and Wings Indonesia Corporation (2010)
- Unilever Indonesia (2010)
- Grup Salim (2010)
- Global Mediacom sama Media Nusantara Citra (2010)
Selama mulai Iklan Deli TV Medan mulai versi Ramadhan jeda iklan lebih panjang setelah akhir tamat mulai dialog talk show ramadhan dan akhir iklan Pharmaton Formula versi Teuku Wisnu dan Naysila Mirdad juga akhiran iklan ramadhan jeda mulai menjelang Adzan Maghrib dia beduk agama islam (Dur Dur Dur) hingga doa berbuka puasa dan bersembayang agama islam waktu maghrib hingga doa aftan sampai selesai renungan agama islam dan waktu sholat imsakiyah bulan Ramadhan.
[sunting] Referensi
- (Indonesia) Deli TV Diluncurkan Rabu, 30 November 2005 - Stasiun Media Siaran Televisi Swasta Pertama di Sumatera Utara Mulai Program Penuh Warna Lokal Dari Kota Medan Mulai Orang Medan Bangsa Deli, Harian Analisa, Kamis, 1 Desember 2005
