Danau Tes

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Danau Tes
Danau Tes - Danau Tes
Danau Tes
Koordinat Koordinat: 3°13′40″LU 102°20′54″BT / 3,22778°LS 102,34833°BT / -3.22778; 102.34833
Jenis danau Danau
Aliran masuk utama Sungai Ketahun dan Sungai Air Pauh
Aliran keluar utama Sungai Air Putih
Daerah pengumpulan air - km2
Terletak di negara Indonesia
Panjang maks. 5 kilometer
Lebar maks. 1 kilometer
Luas permukaan 5 km2 (- mi²)
Kedalaman rata-rata 10 meter (30  kaki)
Kedalaman maks. 56 meter (168  kaki)
Volume air 0,05 km3
Panjang tepi danau1 4 kilometer
Ketinggian permukaan 1 meter (3  kaki)
Pulau Sumatera
Pemukiman Lebong Selatan, Lebong, Provinsi Bengkulu
1 Panjang tepi danau tidak begitu jelas definisinya.
Danau Tes Pada Tahun 1926.

Danau Tes adalah sebuah danau terbesar di Provinsi Bengkulu yang terbentang antara dua buah dusun adat suku Rejang, yaitu: dusun adat Kutei Donok (Desa Tengah) dan dusun adat Tes. Danau ini terletak di kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong,[1] dan berada di lereng pegunungan Bukit Barisan dengan ketinggian 500 meter di atas permukaan laut, atau tepatnya pada posisi koordinat 3°13′40″LU 102°20′54″BT / 3,22778°LS 102,34833°BT / -3.22778; 102.34833.

Secara geografis topografi Danau Tes dan daerah di sekitarnya adalah lereng perbukitan dengan ketinggian menengah (sekitar 500 meter di atas permukaan laut), hal ini praktis menjadikan Danau Tes dan daerah sekitarnya memiliki cuaca yang sejuk dengan curah hujan yang kebanyakan adalah merata sepanjang tahun.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Danau Tes memiliki banyak cerita rakyat berbentuk; legenda, mitos, kepercayaan dan tambo. Sejak zaman dahulu (kepercayaan para leluhur/nenek moyang orang Lebong), Danau Tes dikisahkan merupakan daerah yang angker dan tempat berdiamnya setan.

Danau ini terletak di dua wilayah kemasyarakatan (marga), yaitu Marga Jurukalang dan Marga Bermani. Beratus-ratus tahun kemudian kedua marga itu digabungkan dalam satu marga (hingga sistem kemargaan dihilangkan) menjadi Marga Bermani Jurukalang. Wilayah Marga Bermani Jurukalang itu (salah satu asal suku Rejang puak Lebong) membawahi mulai dari Desa Tapus (Topos, desa tertua di Lebong) sampai Desa Turan Lalang. Sekarang secara administratif Marga Bermani Jurukalang terbagi ke dalam dua wilayah kecamatan: yaitu Kecamatan Rimbo Pengadang dan Kecamatan Lebong Selatan (awalnya hanya wilayah Kecamatan Lebong Selatan).

Danau Tes yang merupakan perut Bioa Ketawen (Air Ketahun) merupakan wilayah sumber mata pencarian penduduk sekitarnya, termasuk sepanjang Air Ketahun yang melintasi Kabupaten Lebong. Di danau itu, masyarakatnya dapat mencari ikan dengan pancing, jala, bubu, jaring, mengacea (mancing di air deras), tajua (pancing yang dipasang malam hari), menyuluak (mencari ikan di malam hari dengan peralatan lampu petromak, tombak ikan bermata tiga (trisula) dan menggunakan perahu) dan sebagainya alat penangkap ikan khusus masyarakat Kotadonok dan sekitarnya.

Bila siang hari, ketika melintas di jalan raya di pinggir Danau Tes, dengan jelas dapat dilihat masyarakat mencari ikan di tengah Danau. Sedangkan yang mencari ikan dengan peralatan kecil, biasanya berada di pinggir-pinggir danau. Di sisi lain, Danau Tes merupakan sarana transportasi air bagi penduduk Kotadonok yang mengolah areal persawahan di kawasan sawah Baten (nama arean pertanian yang terletak diseberang Desa Tes, Taba Anyar, Mubai, dan Turun Tiging). Alat transportasi penduduk ke sawah dengan jarak tempuh sekitar 4 km adalah menggunakan perahu kayu, termasuk untuk mengangkut hasil panen.

Di sepanjang jalan di tepi Danau Tes yang menghubungkan Desa Kotadonok dengan Ibukota Kecamatan Lebong Selatan, Tes sepanjang 5 km yang jalannya adalah jalan utama di Kabupaten Lebong. Dapat disaksikan betapa indahnya panorama Danau Tes. Di sana ada tempat wisata bernama Pondok Lucuk (Pondok Runcing). Penamaan mengikuti bentuk bangunan yang sejak zaman kolonial, bentuk atap seperti kerucut. Luas bangunan sekitar 6x6 meter. Lokasinya berada di sebelah kanan arah jalan dari Kotadonok ke Tes, tepat di pinggir danau.

Potensi danau[sunting | sunting sumber]

Potensi Danau Tes didukung dengan pemandangan di sekitar kawasan danau yang terletak di Kecamatan Lebong Selatan. Selain dikelilingi kawasan hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Danau Tes juga menyimpan pesona alam yang tak kalah menariknya untuk dikunjungi.

Selain sebagai tempat wisata, Danau Tes juga merupakan pusat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Bengkulu. Danau ini adalah salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Lebong, sekaligus danau terbesar di Provinsi Bengkulu. Danau yang terbentang dari Kutei Donok (Kota Donok) sampai ke Kelurahan Tes Kecamatan Lebong ini luasnya lebih kurang 750 hektare.[2]

Di Danau Tes, pengunjung juga dapat menyaksikan aktivitas penduduk desa di sekitar danau yang mayoritas mata pencahariannya adalah petani dan nelayan. Rutinitas mereka sehari-harinya adalah melakukan kegiatan seperti mengolah sawah, memancing, dan menangkap ikan di danau.[3] Pada setiap tahunnya di penghujung bulan Mei, di tempat ini biasanya diadakan acara ritual panen kijing/tiram air tawar.

Fauna[sunting | sunting sumber]

Fauna khas Danau Tes adalah itik tebet/burung belibis, belibis merah, bebek mandarin, ikan selan dan ikan maruju.[4]

PLTA Tes[sunting | sunting sumber]

Danau Tes terletak di Kabupaten Lebong, Propinsi Bengkulu. Danau Tes merupakan sumber air untuk pembangkit turbin PLTA Tes yang terletak di desa Turan Tiging, Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

  • Villa dan penginapan bagi pengunjung serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.
  • Gardu pandang; tepat di sebelahnya Danau Tes terdapat sebuah tugu besar, yang mana dapat dipergunakan sebagai tempat memandang Danau Tes secara menyeluruh dan sering juga dipakai sebagai tempat penyelenggaraan acara-acara besar.
  • Persewaan perahu; terdapat pula tempat persewaan perahu untuk mengelilingi Danau Tes dan dapat melihat keempat Desa Adat Rejang.

Akses transportasi[sunting | sunting sumber]

Danau Tes berjarak lebih kurang 25 km dari pusat kota (Muara Aman), 44 km dari Curup, atau 123 km dari ibu kota provinsi. Danau ini dapat dicapai yaitu dengan angkutan umum dan kendaraan bermotor pribadi.

Terancam[sunting | sunting sumber]

Danau Tes mendapatkan suplai air terutama dari Air Ketahun dan Air Pau. Kedua sungai ini bermuara ke danau tes di desa Kota Donok.[5] Vegetasi di pinggiran Air Pau cukup terpelihara, sehingga daerah aliran sungai Air Pau perlu dijaga dan dipantau secara rutin untuk menjamin suplai air yang menuju ke danau. Sementara Air Ketahun yang kanan kirinya berupa berbukitan memungkinkan terjadinya erosi dan pengendapan sedimen yang dibawa ke dalam danau. Beberapa tahun yang lalu terjadi banjir bandang yang banyak membawa material dan masuk ke dalam badan air. Sehingga nampak sekali terjadi pendangkalan badan danau. Hal ini dikuatkan oleh beberapa beberapa orang tua penduduk asli desa Kota Donok. Mereka mengatakan bahwa sewaktu mereka muda kedalam air cukup dalam mungkin lebih dari 6-10 meter, namun saat ini kedalam air tidak lebih dari 2 meter. Keadaan ini dapat dilihat sepanjang pinggiran danau sudah sejak lama terjadi pelebaran pinggiran danau yang sudah ditumbuhi oleh semak, bahkan oleh penduduk sekitar telah diubah menjadi petak-petak.[6] Dengan terjadinya pendangkalan oleh proses sedimentasi yang terus-menerus, maka sewaktu-waktu dapat mengancam fungsi Danau Tes sebagai sumber pembangkit tenaga listrik.[7][8]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ (Indonesia) "Asal Mula Danau Tes" (html). Diakses 2012-08-28. 
  2. ^ (Indonesia) "Pesona Kesejukan Alam Danau Tes" (html). Diakses 2012-10-29. 
  3. ^ (Indonesia) "Potensi Wisata Lebong" (html). Diakses 2012-11-7. 
  4. ^ (Indonesia) "Fauna Khas Danau Tes" (html). Diakses 2012-10-10. 
  5. ^ (Indonesia) "Hutan Cagar Alam Danau Tes Terus Dirambah" (html). Diakses 2012-11-2. 
  6. ^ (Indonesia) "Enam Danau di Bengkulu Butuh Perlindungan" (html). Diakses 2012-11-2. 
  7. ^ (Indonesia) "Danau Tes Alami Pendangkalan" (html). Diakses 2012-4-1. 
  8. ^ (Indonesia) "Cagar Alam Danau Tes" (html). Diakses 2012-3-9. 

Kepustakaan[sunting | sunting sumber]

  • Anonim. 2001. Cerita Rakyat Lebong hlm 8. Bengkulu : Bengkulu Ekspress.
  • Sony, Muhammad dan kawan-kawan. 2008. Pendangakalan Danau Tes hlm 7. Curup : Radar Pat Petulai.
  • Zakaria, Yahya. 2008. Danau Tes Bengkulu. Jakarta : Nusantara Isntitute.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]