Daftar Wali Kota Padang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Wali Kota Padang
Logo Padang.svg
Lambang Kota Padang
Mahyeldi A..png
Petahana
Mahyeldi Ansharullah

Sejak 13 Mei 2014
Kediaman resmi Rumah Dinas Wali Kota Padang
Menjabat selama 5 tahun, sesudahnya dapat dipilih kembali sekali
Pemegang pertama Abubakar Jaar
Dibentuk 1945 (di bawah pemerintahan Indonesia)
Situs web www.padang.go.id

Wali Kota Padang adalah politisi yang dipilih untuk bertanggung jawab dalam mengatur dan mengelola pemerintahan Kota Padang, sebagai bagian dari sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia.

Abubakar Jaar adalah wali kota pertama setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia sampai tahun 1946. Wali kota berikutnya Bagindo Azizchan, setelah sempat setahun memimpin, tewas terbunuh dalam serangan yang dilancarkan oleh Belanda pada 1947 dan digantikan Said Rasad. Dua wali kota berikutnya adalah seorang dokter: Abdoel Hakim berkursi sampai 1949 dan digantikan Rasidin. Berturut-turut Bachtiar Datuk Pado Panghulu setelah 1956 dan Z. A. Sutan Pangeran setelah 1958. Azhari menggantikan Sutan Pangeran yang mengundurkan diri pada 1966 sebelum penunjukan Akhiroel Yahya sebagai wali kota defenitif pada 1967.

Hasan Basri Durin, Syahrul Ujud, dan Zuiyen Rais adalah wali kota dua periode berturut-turut dari tahun 1973 sampai 2003. O.S. Yerli Asir ditunjuk sebagai penjabat wali kota pada 2004, ketika pasangan wali kota terpilih digugat karena terbukti melakukan pemalsuan ijazah. Setelah setahun tanpa wali kota defenitif, Fauzi Bahar dilantik pada 2004 dalam pemilihan ulang dan menjadi wali kota terakhir yang dipilih dengan sistem perwakilan di DPRD Padang.

Pada 2009, Bahar menjalani periode kedua setelah terpilih dalam pemilihan umum berdasarkan UUD 1945. Sejak 19 Februari 2014, Erizal Agus mengisi kekosongan sebagai penjabat wali kota sampai dilantiknya wali kota defentif hasil Pemilihan umum Wali Kota Padang yang terundur-undur sejak 2013. Wali kota terpilih periode 2014–2019 Mahyeldi Ansharullah dilantik pada 13 Mei 2014.

Daftar Wali Kota Padang[sunting | sunting sumber]

Balai Kota Padang lama yang selesai dibangun pada tahun 1936 dan terus digunakan sampai diresmikannya pemakaian balai kota baru di Jalan Bagindo Azizchan pada 30 September 2013

Berikut adalah daftar Wali Kota Padang yang pernah menjabat sejak berada di bawah pemerintahan Indonesia pada tahun 1945 hingga sekarang.

No. Foto Nama Dari Sampai Keterangan
1. Mr. Abubakar Jaar 1945 1946 [1][2]
2. Bagindo Azizchan.jpg Bagindo Azizchan 1946 1947 Meninggal dalam sebuah pertempuran melawan Belanda[2][3]
3. Said Rasad 1947 Pejabat sementara[3]
4. dr. A. Hakim 1947 1949 [4]
5. dr. Rasidin 1949 1956 [1]
6. Bachtiar Datuk Pado Panghulu 1956 1958 [5]
7. Zainul Abidin Sutan Pangeran 1958 1966 Mengundurkan diri pada 17 Juni 1966[6][7]
8. Drs. Azhari 1966 1967 [8]
9. Drs. Akhiroel Yahya 1967 1971 [5]
10. Hasan Basri Durin.jpg Drs. Hasan Basri Durin 1971 1983 Dua periode sejak 1973, sebelumnya menjabat sebagai penjabat wali kota
11. Syahrul Ujud.jpg Syahrul Ujud, SH 1983 1993 Dua periode[9]
13. H. Zuiyen Rais, MS 1993 2003 Wali kota nonaktif sejak 28 Desember 1999, digantikan Masri Payan sebagai pelaksana harian, diangkat kembali pada 20 Juli 2000[10]
Pelaksana tugas selama dua bulan, 17 April 2003 sampai 11 Juni 2003
14. O.S. Yerli Asir 2003 2004 Pelaksana tugas dari 12 Juni 2003 sampai 17 Februari 2004
15. Fauzi Bahar.jpg Dr. Fauzi Bahar, MSi 2004 2014 Dua periode, terpilih kembali dalam pemilihan umum pada tahun 2009[11][12]
16. Erizal Agus.JPG Erizal Agus 2014 2014 Penjabat wali kota sejak 19 Februari 2014 sampai 13 Mei 2014.[13]
17. Mahyeldi A..png H. Mahyeldi Ansharullah, SP 2014 2019 Sejak 13 Mei 2014[14]


Rujukan[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki
Daftar pustaka
  • Asnan, Gusti (2007). Memikir Ulang Regionalisme: Sumatera Barat tahun 1950-an. Yayasan Obor Indonesia. ISBN 978-979-461-640-6. 
  • Febrianti (1 September 2003). "Fauzi Bahar Effendi Terpilih sebagai Wali Kota Padang". Tempo.co. Diakses 10 Desember 2012. 
  • Husein, Ahmad (1992). Sejarah Perjuangan Kemerdekaan RI di Minangkabau 1945-1950 1. Badan Pemurnian Sejarah Indonesia. ISBN 978-979-405-126-9. 
  • Sudarmanto, J. B (2007). "Jejak-jejak Pahlawan: Perekat Kesatuan Bangsa Indonesia". Grasindo. ISBN 978-979-759-716-0. 
  • Nasution, Abdul Haris (1991). Sekitar Perang Kemerdekaan Indonesia: Periode Renville. Disjarah-Ad, dan Penerbit Angkasa. 
  • "326 tahun Padang Kota Tercinta, 7 Agustus 1669–7 Agustus 1995: Gerbang Pariwisata Indonesia Kawasan Barat". Pemda Tingkat II Kotamadya Padang (Buana Lestari). 1995. 
  • Syamdani (2009). PRRI, Pemberontakan atau Bukan. Media Pressindo. ISBN 978-979-788-032-3. 
  • Kahin, A (1999). Rebellion to Integration: West Sumatra and the Indonesian Polity, 1926–1998. Amsterdam University Press. ISBN 90-5356-395-4. 
  • Colombijn, F (1994). Patches of Padang: The History of an indonesian Town in the Twentieth Century and The Use of Urban Space. Research School CNWS. ISBN 978-90-73782-23-5. 
  • Anwar, Rosihan (1986). Perkisahan Nusa, Masa 1973–1986. Grafitipers. 
  • Haris, Syamsuddin (2007). "Partai dan Parlemen Lokal Era Transisi Demokrasi di Indonesia". Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. ISBN 978-979-799-052-7. 

Lihat juga[sunting | sunting sumber]