Daftar Pangeran Flandria

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Lambang Flandria.

Pangeran Flandria adalah jabatan untuk orang yang memimpin Propinsi Flandria dari abad ke-9 sampai dihilangkannya kabupaten tersebut melalui revolusi Perancis tahun 1790.

Propinsi Flandria telah memperluas daerah mereka melalui berbagai manuver diplomatik. Hainaut, Namur, Béthune, Nevers, Auxerre, Rethel, Burgundia, dan Artois dikuasai melalui pernikahan. Ironisnya, Kabupaten Flandria mengalami takdir yang sama. Melalui pernikahan Margaret III dari Flandria dengan Philip II, Adipati Burgundia, propinsi ini dikuasai oleh Kadipaten Burgundia tahun 1405.

Daftar isi

Daftar Pangeran Flandria [sunting]

Wangsa Flandria [sunting]

Wangsa Estridsen [sunting]

Wangsa Normandia [sunting]

Wangsa Alsace atau Wangsa Metz [sunting]

Wangsa Flandria [sunting]

Pada tahun 1244, Kabupaten Flandria dan Hainaut diklaim oleh putra-putra Margaret II, saudara tiri John I dari Avesnes dan William III dari Dampierre di dalam Pertempuran Suksesi Flandria dan Hainault. Pada tahun 1246, Raja Louis IX dari Perancis menganugerahkan Flandria kepada William.

Wangsa Dampierre [sunting]

  • William I (bertahta 1247-1251), putra Margaret II dan William II dari Dampierre
  • Guy I (bertahta 1251-1305), putra Margaret II dan William II dari Dampierre, dipenjara tahun 1253-1256 oleh John I dari Avesnes, juga Pangeran Namur
  • Robert III ("Singa dari Flandria") (bertahta 1305-1322), putra Guy
  • Louis I (bertahta 1322-1346), putra Robert III
  • Louis II (bertahta 1346-1384), putra Louis I
  • Margaret III (bertahta 1384-1405), putri Louis II,

Wangsa Burgundia [sunting]

Wangsa Habsburg [sunting]

Charles V mengumumkan Sanksi Pragmatis 1549 yang kekal mempersatukan Flandria dengan kekuasaan bangsawan lainnya dari Negaa-negara Rendah di dalam serikat pribadi. Ketika kerajaan Habsburg dibagikan di antara para pewaris Charles V, Negara-negara Rendah, termasuk Flandria, jatuh ke tangan Philip II dari Spanyol, dari cabang Spanyol Wangsa Habsburg.

Di antara tahun 1706 dan 1714 Flandria dibagi oleh Inggris dan Belanda selama Pertempuran Suksesi Spanyol. Feodal di tuntut oleh Wangsa Habsburg dan Wangsa Bourbon. Pada tahun 1713, Perjanjian Utrecht menyelesaikan suksesi dan Propinsi Flandria pergi ke cabang Austria Istana Habsburg.

  • Charles V (bertahta 1714-1740), buyut Philip III, juga Kaisar Romawi Suci (terpilih)
  • Maria Theresa (bertahta 1740-1780), putri Charles IV, gabung dengan
  • Joseph I (bertahta 1780-1790), putra Maria Theresa dan Francis I
  • Leopold (bertahta 1790-1792), putra Maria Theresa dan Francis I
  • Francis II (bertahta 1792-1835), putra Leopold, juga Kaisar Romawi Suci

Gelar tersebut secara faktual dihapuskan setelah Revolusi Perancis yang mencaplok Flandria pada tahun 1795. Francis II melepaskan klaimnya di Negara-negara Rendah di dalam Perjanjian Campo Formio pada tahun 1797 dan area tersebut tetap tinggal sebagai bagian dari Perancis sampai akhir Peperangan era Napoleon.

Penggunaan Modern [sunting]

Wangsa Orange-Nassau [sunting]

  • tidak ada penuntut setelah tahun 1839

Pada tahun 1815, Kerajaan Bersatu Belanda didirikan oleh Kongres Wina dan William I dari Belanda dibuat Raja Belanda (bahasa Latin: rex Belgii). Revolusi Belgia pada tahun 1830 menyebabkan perpecahan di kerajaan antara Utara dan Selatan. Baik dirinya dan keturunannya tidak menuntut gelar pangeran Flandria setelah tahun 1839, ketika sebuah perjanjian damai di antara Kerajaan Belanda dan Belgia ditandatangani.

Wangsa Saxe-Coburg dan Gotha [sunting]

Lambang Pangeran Flandria Belgia

Di zaman modern, dari tahun 1831 keatas gelar substantif Pangeran Flandria diberikan kepada keturunan laki-laki para Raja Belgia yang lebih muda (bahasa Latin: rex Belgarum). Sejak tahun 1983 gelar tersebut tidak akan diberikan lagi.

Wangsa Bourbon [sunting]

Gelar Pangeran Flandria merupakan satu dari gelar-gelar Mahkota Spanyol. Ini sebuah gelar historik yang hanya nominal dan seremonial.

Lihat Pula [sunting]

Pranala Luar [sunting]