Daftar Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Coat of arms of the People's Representative Council of Indonesia.svg
Setya Novanto.jpg
Petahana
Setya Novanto

Sejak 2 Oktober 2014
Menjabat selama 5 tahun
Pemegang pertama Sartono
Dibentuk 1949

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia atau Ketua DPR RI adalah salah satu dari lima pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dipilih dari dan oleh anggota DPR.[1] Pimpinan DPR bertugas[1] :

  1. memimpin sidang DPR dan menyimpulkan hasil sidang untuk diambil keputusan;
  2. menyusun rencana kerja pimpinan;
  3. melakukan koordinasi dalam upaya menyinergikan pelaksanaan agenda dan materi kegiatan dari alat kelengkapan DPR;
  4. menjadi juru bicara DPR;
  5. melaksanakan dan memasyarakatkan keputusan DPR;
  6. mewakili DPR dalam berhubungan dengan lembaga negara lainnya;
  7. mengadakan konsultasi dengan Presiden dan pimpinan lembaga negara lainnya sesuai dengan keputusan DPR;
  8. mewakili DPR di pengadilan;
  9. melaksanakan keputusan DPR berkenaan dengan penetapan sanksi atau rehabilitasi anggota sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  10. menyusun rencana anggaran DPR bersama Badan Urusan Rumah Tangga yang pengesahannya dilakukan dalam rapat paripurna; dan
  11. menyampaikan laporan kinerja dalam rapat paripurna DPR yang khusus diadakan untuk itu.

Setelah pemilu tahun 1971 dan terbentuk lembaga kenegaraan MPR/DPR, mulai dikenal seorang ketua dan beberapa wakil ketua MPR/DPR. Jadi, ketua MPR juga merangkap sebagai ketua DPR. Tetapi, semenjak pemilu 1999, pimpinan MPR dan DPR dipisahkan. Jadi sejak 1999, MPR dipimpin oleh seorang ketua dan wakil ketua, serta DPR juga dipimpin oleh seorang ketua dengan beberapa wakil ketua.

Daftar Ketua DPR RI[sunting | sunting sumber]

No Foto Nama
(Lahir-Wafat)
Dari Sampai Partai Politik Keterangan Wakil
1. Sartono.jpg Sartono
(1900-1968)
1949 1959 Partai Nasional Indonesia [catatan 1]
2. Zainul Arifin.jpg Zainul Arifin
(1909-1963)
1960 1963 Nahdlatul Ulama [catatan 2]
3. Arudji kartawinata.jpg Arudji Kartawinata
(1905-1970)
1963 1966 Militer
4. Replace this image male.svg Mursalin Daeng Mamangung
(1922-)
1966 1968 Militer
5. KH Achmad Syaichu.jpg Achmad Sjaichu
(1923-1995)
1968 1972 Nahdlatul Ulama [2]
6. Idham Chalid.jpg Idham Chalid
(1921-2010)
1972 1977 Nahdlatul Ulama Digabungkan dengan Ketua MPR
7. Adam Malik3.jpg Adam Malik
(1917-1984)
1977 1978 Golongan Karya
8. Daryatmo.png Daryatmo
(1925-)
1978 1982 Golongan Karya
9. Amir Machmud2.jpg Amir Machmud
(1923-1995)
1982 1987 Golongan Karya
10. Kharis Suhud.jpg Kharis Suhud
(1925-2012)
1987 1992 Golongan Karya
11. Wahono2.jpg Wahono
(1925-2004)
1992 1997 Golongan Karya
12. Harmoko.jpg Harmoko
(1939-)
1997 1999 Golongan Karya
13. Akbar Tanjung.jpg Akbar Tandjung
(1945-)
1999 2004 Partai Golongan Karya Dipisahkan dengan Ketua MPR
14. Agung laksono.jpg Agung Laksono
(1949-)
2 Oktober 2004 1 Oktober 2009 Partai Golongan Karya
15. Marzuki-Alie-Ketua-DPR.jpg Marzuki Alie
(1955-)
2 Oktober 2009 1 Oktober 2014 Partai Demokrat Priyo Budi Santoso (Golkar)
Pramono Anung (PDI-P)
Anis Matta (PKS)
Marwoto Mitrohardjono (PAN)
Taufik Kurniawan (PAN)
Sohibul Iman (PKS)
16. Setya Novanto.jpg Setya Novanto
(1955-)
2 Oktober 2014 Petahana Partai Golongan Karya Fadli Zon (Gerindra)
Agus Hermanto (Demokrat)
Taufik Kurniawan (PAN)
Fahri Hamzah (PKS)

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Pada tahun 1949 ketika Negara Kesatuan Republik Indonesia berubah menjadi Republik Indonesia Serikat maka posisi ini berubah nama menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Serikat (DPRS); setelah kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tahun 1950, namanya berubah kembali menjadi Ketua DPR
  2. ^ Pada tahun 1960, setelah Dekrit Presiden 1959 dicanangkan maka posisi ini berubah menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Serikat Gotong Royong (DPR-GR). Ketua DPR-GR pada masa ini tidak menjadi lembaga legislatif, akan tetapi berada dibawah kekuasaan eksekutif, yaitu Presiden Republik Indonesia

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]