Corning

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Corning
Didirikan 1851 (1851)
Kantor pusat New York
Daerah layanan Seluruh Dunia
Tokoh penting Wendell P. Weeks
(Chairman, CEO, & President)
Produk Kaca khusus
Keramiks
Serat optik
Kabel, hardware & peralatan sejenis
Teknologi pengontrol emisi
Kaca LCD
Produk-produk ilmu pengetahuan yang dapat diaplikasikan di kehidupan

Corning merupakan perusahaan produsen kaca, keramik dan bahan terkait, terutama untuk aplikasi industri dan ilmiah dari Amerika Serikat. Perusahaan ini dikenal sebagai Corning Glass Works sampai tahun 1989, ketika berubah nama menjadi Corning Incorporated. Corning telah berdiri selama kurang lebih 160 tahun[1]. Pada 2008 Corning memiliki lima sektor usaha utama: Teknologi Display, Teknologi Lingkungan, Biologi, Telekomunikasi dan Material Khusus.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

1851[sunting | sunting sumber]

Corning Glass Work didirikan oleh Amory Houghton, di Somerville, Mass, awalnya sebagai Bay State Glass Co, kemudian pindah ke Williamsburg, Brooklyn, New York, dan dioperasikan sebagai Flint Brooklyn Working Glass. Perusahaan ini pindah lagi ke rumah utama dan senama, kota Corning, New York, pada tahun 1869 di bawah kepemimpinan putra pendiri, Amory Houghton, Jr.

1879[sunting | sunting sumber]

Sejarah panjang inovasi Corning dimulai dengan pengembangan kaca pembungkus lampu pijar temuan Thomas Alfa Edison. Penemuan ini sangatlah populer hingga pada tahun 1908, penemuan ini menyumbangkan setengah dari kekayaan bisnis Corning[2].

1908[sunting | sunting sumber]

Eugene Sullivan bergabung dengan Corning dan menciptakan laboratorium penelitian industri untuk mendorong inovasi dalam pembuatan kaca. Di bawah kepemimpinannya, Corning menjadi sangat terkenal dengan penelitian dan pengembangan kaca.

1912[sunting | sunting sumber]

Corning mengembangkan kaca tahan panas untuk kereta api sinyal lentera, suatu bahan yang sama digunakan untuk membuat gelas ilmiah Pyrex dan peralatan masak.

1926[sunting | sunting sumber]

Dua Ilmuwan Corning menciptakan Machine Ribbon, yang dapat menghasilkan 400.000 bola lampu setiap 24 jam. Masih digunakan hingga saat ini, mesin meningkatkan efisiensi produksi bola lima kali lipat dan menurunkan harga bohlam.

1947[sunting | sunting sumber]

Dengan metode spin-casting, perintis Corning memproduksi secara massal Katoda Tabung-Ray untuk televisi, yang dapat mengurangi biaya TV. Selama dua dekade, Corning mendominasi pembuatan tabung untuk TV baik hitam-putih dan warna.

1952[sunting | sunting sumber]

Dengan ketidaksengajaan melakukan overheating pada sekumpulan kaca, seorang ilmuwan Corning menciptakan sebuah material anti pecah yang mirip porselen yang disebut Corningware.

1961[sunting | sunting sumber]

Kaca jendela untuk pesawat ruang angkasa pertama berawak Amerika Serikat, Freedom 7 dan Liberty Bell 7, dibuat oleh Corning. Corning menjadi pemasok jendela untuk setiap kapal NASA, termasuk Orion.

1983[sunting | sunting sumber]

Corning memperkenalkan Optical Fiber atau serat optik yaitu helai kaca yang dapat mengirimkan sinyal telekomunikasi dengan sempurna pada kecepatan cahaya. Saat ini, Corning merupakan satu-satunya produsen serat optik di Amerika Serikat.

1984[sunting | sunting sumber]

Corning mengomersialisasikan LCD kaca, yang dibuat menggunakan proses yang ditemukan oleh perusahaan 20 tahun sebelumnya. Bisnis LCD kaca Corning menyediakan lebih dari setengah dari layar kaca untuk elektronik dan juga merupakan setengah dari keuntungan perusahaan[3].

Penelitian Terkini[sunting | sunting sumber]

Tujuh puluh persen dari pendapatan Corning saat ini berasal dari produk yang tidak ada lima tahun lalu, seperti Eagle XG, sebuah LCD kaca ramah lingkungan yang dibuat tanpa logam berat, Mercury yang digunakan untuk membersihkan gas buang dari pembangkit listrik batubara dan Laser Green kecil yang dapat memungkinkan ponsel dilengkapi dengan microprojectors [4]. Pada tahun 2011 Corning mengumumkan perluasan fasilitas yang ada dan pembangunan fasilitas 10 Gen co-located dengan kompleks manufaktur di Sakai Sharp Corporation, Osaka, Jepang[5]. Perusahaan ini terus memproduksi serat optik dan kabel untuk industri komunikasi di perusahaan Wilmington dan tanaman Concord di North Carolina. Corning juga merupakan produsen utama perangkat kontrol emisi keramik untuk catalytic converter di mobil serta truk ringan yang menggunakan mesin bensin. Perusahaan ini juga berinvestasi dalam produksi produk kontrol emisi keramik untuk mesin diesel sebagai akibat dari standar emisi yang lebih ketat bagi mereka mesin baik di AS dan luar negeri. Pada tahun 2007 Corning memperkenalkan sebuah serat optik, ClearCurve, yang menggunakan teknologi struktur nano untuk yang ditemukan dalam instalasi FTTx. Gorilla Glass, yang merupakan lembaran kaca berkekuatan tinggi dari alkali aluminosilikat tipis yang digunakan sebagai penutup kaca tahan gores menawarkan pelindung dan daya tahan dalam perangkat genggam berbasis layar sentuh, mulai dijual pada tahun 2008[6]. Gorilla Glass yang digunakan di iPhone pertama kali dirilis pada tahun 2007. Pada 25 Oktober 2011 Corning meluncurkan Lotus Glass, sebuah kaca ramah lingkungan dan berkinerja tinggi dikembangkan untuk OLED dan layar LCD[7]. Corning berinvestasi sekitar 10% dari pendapatan dalam penelitian dan pengembangan, dan telah mengalokasikan US $ 300 juta untuk perluasan lebih lanjut dari perusahaan fasilitas penelitian Taman Sullivan dekat kantor pusat di Corning, NY. Corning juga memproduksi silika tinggi murni yang digunakan dalam sistem microlithography, segelas ekspansi rendah digunakan dalam pembangunan cermin reflektif, dan jendela untuk pesawat ulang-alik AS. Corning juga terlibat dalam penelitian dan pengembangan laser hijau, pengurangan merkuri, microreactors, photovoltaics, dan silikon pada kaca.

A Day Made of Glass[sunting | sunting sumber]

A Day Made of Glass merupakan sebuah Video pendek berdurasi 5 menit 33 detik yang dirilis oleh Corning pada 7 Februari 2011. Video ini merupakan bagian pertama dari 3 video rangkain A Day Made of Glass yang telah dirilis oleh Corning[8] yang bercerita mengenai pandangan masa depan dimana terdapat perubahan yang terjadi pada dunia dalam bidang teknologi komunikasi. Perubahan tersebut ditandai dengan terciptanya Kaca yang bersifat Layar sentuh yang interaktif dan serbaguna serta dapat membantu manusia tetap terhubung antar satu dan yang lain melalui pengiriman informasi real-time kapan saja dan dimana saja. A Day Made of Glass ditonton sebanyak 8 juta kali oleh para pengguna internet melalui youtube hanya sebulan setelah dirilis dan menjadikannya sebagai video perusahaan yang paling banyak dilihat sepanjang masa[9] dan saat ini telah mencapai lebih dari 18 juta view [10].

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Video ini dimulai dengan sebuah Kalimat “7:00 am in the near future” dan menggambarkan sepasang suami istri sedang tertidur dengan sebuah Monitor kaca yang berada di dinding di hadapan mereka menunjukkan pukul 6:59 am. Lalu ketika jam di monitor berganti menunjukkan pukul 7:00 am, jendela yang terbuat dari kaca di sisi sebelah kiri tempat tidur berganti warna dari gelap menjadi bening dan menampakkan pemandangan kebun di luar kamar tidur. Lalu si suami terbangun dan berjalan menuju monitor kaca tadi dan menyentuhnya. Berikutnya yang terjadi adalah dari monitor yang tadinya hanya menunjukkan jam berganti menjadi kemunculan video yang memperlihatkan lalu lintas atau disebut juga Sky Livecam. Kemudian si suami kembali menyentuh monitor kaca dan yang muncul berikutnya merupakan berita yang dibawakan seorang news anchor pria. Detik berikutnya, video menyajikan gambar dimana si istri menggunakan monitor kaca yang ada di atas wastafel kamar mandi. Monitor tersebut juga sekaligus berperan sebagai cermin di kamar mandi. Sang istri menggunakan monitor tersebut untuk melihat jadwalnya hari ini dan mengecek pesan yang ada untuknya. Kemudian ia menyentuh monitor tersebut, dan muncullah display huruf-huruf QWERTY seperti layaknya yang terdapat di keyboard dan mulai mengetik pesan balasan atas pesan yang masuk bagi dirinya tadi. Diperlihatkan berikutnya di dalam video, saat si suami ingin menggunakan kompor, ia hanya perlu menyentuh kaca yang terdapat di atas tempat memasak. Kaca tersebut berfungsi sebagai pengatur suhu kompor sekaligus menjadi kompor itu sendiri. Keberadaan monitor kaca yang dapat juga digunakan sebagai device interaktif yang bekerja dengan disentuh (touch screen) juga berada di tempat masak, meja makan, dashboard mobil, halte bis, meja kerja, dan juga gedung-gedung perkantoran. Video diakhiri dengan adegan dimana seluruh anggota keluarga : suami, istri, dan dua orang anak perempuan berkumpul di ruang keluarga dan menonton TV berukuran sangat besar yang juga dibuat dari kaca yang sangat tipis. Lalu si suami dan istri yang kemudian tidur. [11]

Pandangan Masa Depan Teknologi Komunikasi Dalam A Day Made of Glass[sunting | sunting sumber]

Corning sedang bergerak dalam penelitian yang mengedepankan keberadaan permukaan kaca interaktif seperti yang mereka gambarkan pada video A Day Made of Glass. Penelitian tersebut berfokus pada kaca, bermitra dengan teknologi pendamping, yang berusaha diciptakan untuk mencapai teknologi komunikasi yang lebih efektif dan efisien bagi kehidupan manusia di masa yang akan datang. Chairman dan CEO dari Corning Incorporated Wendell Weeks [12] mengatakan rencana Corning untuk masa depan mencakup sebuah dunia di mana permukaan biasa berubah dari satu dimensi utilitas ke dalam perangkat elektronik canggih. Video A Day Made of Glass ini menggambarkan sebuah dunia di mana permukaan kaca interaktif dapat membantu manusia tetap terhubung melalui pengiriman informasi real-time dimana saja dan kapan saja- di saat manusia sedang bekerja, berbelanja, makan, atau bersantai [13]. Pandangan ini menggambarkan keinginan terciptanya dunia dimana terdapat adanya kemudahan dan kualitas komunikasi. Jim Clappin, presiden Corning Glass Technologies mengatakan bahwa untuk menciptakan dunia seperti yang terdapat di dalam Video A Day Made of Glass ini merupakan sesuatu yang mungkin untuk tercapai dalam waktu dekat. Jim mengingatkan bahwa, hanya satu dekade lalu, teknologi yang memungkinkan manusia untuk membayar telepon, terciptanya VCR, dan kamera film juga terjadi. Saat ini bahkan kita sudah dapat melakukan streaming film pada sebuah televisi dan melakukan panggilan video pada komputer notebook, pada dasarnya secara gratis. [14].

A Day Made of Glass dan Kesempatan Aplikasi Pandangan Masa Depannya di Indonesia[sunting | sunting sumber]

Di dalam video A Day Made of Glass, Corning mengedepankan bahwa pandangan masa depan yang mereka miliki merupakan sesuatu yang diharapkan bisa terjadi di dalam waktu dekat atau mereka menyebutnya dengan istilah “near future”. Di dalam video ini juga dikedepankan penggunaan layar sentuh pada kaca yang interaktif agar dapat memudahkan penggunaan kaca sebagai media atau alat komunikasi. Globalisasi mendorong adanya kemajuan teknologi khususnya di bidang informasi dan komunikasi dan menjadikan dunia sebagai suatu pasar tunggal bersama. Kemajuan teknologi di bidang informasi dan komunikasi semakin memperlihatkan perkembangannya dan bahkan memengaruhi meliputi aspek ekonomi, sosial, budaya, hukum, agama, dan politik. Perkembangan teknologi tersebut jika dimanfaatkan secara tepat akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat suatu bangsa. Jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari dua ratus juta jiwa, membuat Indonesia sebagai lahan bisnis bagi para produsen alat teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu inovasi teknologi informasi dan komunikasi yang sedang sangat populer di Indonesia adalah teknologi Layar sentuh atau (touch screen) pada suatu alat telekomunikasi. Teknologi ini disukai karena memudahkan pengguna dalam memberikan instruksi kepada device yang mereka miliki, hanya melalui sentuhan tanpa harus menekan tombol-tombol apapun. Berbicara tentang teknologi Layar Sentuh atau (touch screen), berkembangnya teknologi tersebut akhir-akhir ini membuat para produsen alat telekomunikasi saling berlomba untuk mengaplikasikan teknologi tersebut pada produk yang akan dipasarkannya agar semakin menarik minat pasar. Melihat antusiasme masyarakat Indonesia terhadap teknologi layar sentuh, memperlihatkan bahwa masyarakat Indonesia juga telah siap dengan adanya teknologi komunikasi berbasis layar sentuh berupa kaca yang interaktif seperti yang ada di dalam video A Day Made of Glass.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://www.corning.com/index.aspx.
  2. ^ http://media.corning.com/flash/innovation-timeline/index.html.
  3. ^ http://www.fastcompany.com/magazine/123/cornings-history.html.
  4. ^ http://www.fastcompany.com/magazine/123/cornings-history.html.
  5. ^ http://www.corning.com/displaytechnologies/en/products/large_gen.aspx.
  6. ^ http://www.corninggorillaglass.com/.
  7. ^ http://www.corning.com/displaytechnologies/en/news_center/news_releases/2011/2011102501.aspx.
  8. ^ http://www.youtube.com/user/CorningIncorporated.
  9. ^ [http://www.pocket-lint.com/news/39076/video-corning-day-of-glass http://www.pocket-lint.com/news/39076/video-corning-day-of-glass>.
  10. ^ http://www.youtube.com/watch?v=6Cf7IL_eZ38.
  11. ^ http://www.youtube.com/watch?v=6Cf7IL_eZ38.
  12. ^ http://www.corning.com/investor_relations/corporate_governance/our_leadership/Wendell_Weeks.aspx.
  13. ^ http://www.corning.com/news_center/features/A_Day_Made_of_Glass.aspx.
  14. ^ http://www.corning.com/news_center/features/A_Day_Made_of_Glass.aspx.

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]