Colokan dan soket listrik AC domestik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
{{{box_caption}}}
{{{box_caption}}}
Colokan dan soket kadang menggabungkan antara jenis lelaki dan perempuan, tetapi pin atau terminal yang ada di soket tidak dialiri listrk. (searah jarum jam dari kiri atas: colokan dan soket Jerman tipe CEE 7/4, Soket Perancis tipe CEE 7/5)

Colokan dan soket listrik AC domestik adalah alat yang menghubungkan antara pencatu daya arus bolak-balik/AC (pada rumah tangga, biasanya daya listrik satu fase) dengan peralatan listrik terutama yang digunakan dalam rumah tangga.


Colokan listrik adalah sebuah penghubung yang dapat dimasukan ke soket listrik atau sumber listrik. Dia memiliki jenis lelaki, terutama dilapisi kuningan dan seringkali "timah" atau nikel, yang berhubungan langsung dengan sumber listrik. Colokan ini memiliki hubungan hidup dan hubungan netral, dan ada yang memiliki tambaha bumi (atau tanah, dalam bahasa Inggris: Ground). Di banyak tipe colokan tidak ada pembedaan antara hidup dan netral dan di sedikit kasus kedua pin mungkin hidup.

Soket listrik adalah sebuah titik penghubung yang mengantarkan listrik utama ketika sebuah colokan dicolok ke dalamnya. Dia merupakan lawan dari colokan, dan biasanya memiliki jenis perempuan.

{{{box_caption}}}
{{{box_caption}}}
{{{box_caption}}}
Atas:colokan listrik tipe C (CEE 7/16 Europlug). Tengah : colokan dan soket listrik model C (C (CEE 7/17 Euro 2 pin). Bawah : F (CEE 7/4 "Schuko"). Colokan dan soket tersebut banyak digunakan di Indonesia.

Setiap negara memiliki colokan dan soket listrik yang berbeda tipe, bentuk, ukuran, batasan voltase dan arus listrik nya. Tipe yang digunakan di setiap negara mengacu kepada standar nasional masing-masing.[1] Untuk Indonesia mempergunakan tipe C dan F pada tegangan listrik 220 V dan frekuensi 50 Hz menggunakan standar pembuatan SNI.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

U.S. Patent 774.250. Colokan dan steker listrik pertama

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • The original content for this article came from http://users.pandora.be/worldstandards/electricity.htm.
  • IEC/TR 60083, a 359-page technical report that summarizes the national standards for domestic AC connectors up to 440 V used in IEC member countries.
  • CEE Publication 7 (1963), a predecessor of IEC/TR 60083, summarizing the domestic AC connectors of continental Europe.
  • Guidance Notes for the Electrical Products (Safety) Regulation (2001 Edition - with amendments), Electrical and Mechanical Services Department, Hong Kong [1]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]