Codot besar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
?Codot Besar
Cynopterus t. titthaecheilus dari Darmaga, Bogor
Cynopterus t. titthaecheilus dari Darmaga, Bogor
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Chiroptera
Famili: Pteropodidae
Genus: Cynopterus
Spesies: C. titthaecheilus
Nama binomial
Cynopterus titthaecheilus
(Temminck, 1825)

Codot besar (Cynopterus titthaecheilus) adalah sejenis kelelawar pemakan buah dari suku Pteropodidae (kalong-kalongan). Kelelawar ini ditemukan terbatas (endemik) di Indonesia.

Pengenalan[sunting | sunting sumber]

Sebagaimana namanya, codot ini memiliki ukuran tubuh yang paling besar di antara marga Cynopterus di Indonesia. Di antaranya, memiliki panjang total tengkorak antara 35-39 mm (spesies lainnya < 33,7 mm); panjang lengan bawah 74-83 mm (lainnya < 76 mm); panjang betis 29-33 mm (lainnya < 27,6 mm); dan panjang kaki belakang 19-22 mm (lainnya < 18,5 mm).[1]

Memiliki garis putih di tepi cuping telinga; panjang cuping telinga 18-21 mm[1]. Tubuh berwarna coklat gelap.

Pemanfaatan dan konservasi[sunting | sunting sumber]

Di beberapa tempat, codot ini kadang-kadang diburu untuk dimakan. Akan tetapi sejauh ini populasinya masih dianggap aman, sehingga IUCN menetapkannya pada status Least Concern (LC)[2].

Anak jenis[sunting | sunting sumber]

Jenis ini memiliki 3 subspesies, yakni:[3][4]

  • Cynopterus titthaecheilus titthaecheilus, menyebar di Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, dan pulau-pulau di sekitarnya (termasuk pulau-pulau Panjang, Sertung, Sebesi, dan Rakata)
  • Cynopterus titthaecheilus major, terbatas di Nias.
  • Cynopterus titthaecheilus terminus, terbatas di Timor.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Suyanto, A. 2001. Kelelawar di Indonesia. Puslitbang Biologi LIPI, Bogor. Hal. 40
  2. ^ Ruedas, L., I. Maryanto & U. Sinaga. 2008. Cynopterus titthaecheilus. In: IUCN 2012. IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.2. Diakses pada 14 September 2012.
  3. ^ Corbet, G.B. & J.E. Hill. 1992. The Mammals of the Indomalayan Region: a systematic review. Nat. Hist. Mus. Pub. – Oxford Univ. Press. Pp. 80
  4. ^ Wilson, D.E. & D.M. Reeder. 2005. Cynopterus titthaecheilus, pada laman Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference. Third Edition. (online). Diakses pada 14-09-12.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]