Cinta Fitri (Musim 6)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Cinta Fitri Season 6
CF6.jpg
Jumlah episode 116
Siaran
Saluran asal SCTV
Pertama tayang Rabu, 4 Agustus 2010 – Minggu, 28 November 2010
Kronologi Musim
← Sebelumnya
Season 5
Berikutnya →
Season 7

Cinta Fitri Musim Keenam adalah musim keenam dari sinetron Cinta Fitri, yang ditayangkan oleh SCTV pada tanggal 4 Agustus hingga 28 November 2010, dengan jumlah 144 episode.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pemeran utama[sunting | sunting sumber]

Pemeran pendukung[sunting | sunting sumber]

Alur Cerita[sunting | sunting sumber]

Keluarga Hutama[sunting | sunting sumber]

Setelah Mischa tidak sengaja tertusuk, Fitri membawanya ke rumah sakit dengan ambulance. Farrel terus mengejar Handoko, tapi dia berhasil kabur. Mischa dalam kondisi kritis, namun Fitri malah menunggui Mischa di sana.

Ketika Oma dan Lia kembali ke rumah, tanpa mereka duga, Handoko ternyata sudah ada di sana, menyandera Raffa dan berniat menghabisi semua. Lia, Oma, dan Bulik berkonfrontasi langsung dengan Handoko. Untungnya, Lia sempat mengabarkan kondisi ini ke Farrel. Farrel bersama polisi datang mengepung Handoko. Handoko kabur, tapi Farrel berhasil mengejar dan akhirnya Handoko mengakui semua perbuatannya, sebelum terpeleset jatuh dan meninggal.

Sementara itu, Mischa mulai membaik. Setelah sadar, bukannya berterima kasih, dia malah membuka konfrontasi baru dengan Fitri dan seluruh keluarga Hutama dengan berusaha membawa Farrel keluar dari rumah dan lingkungan keluarga Hutama. Keluarga langsung kesal dibuatnya. Bahkan Lia jadi stress dan akhirnya jatuh sakit. Di tengah kondisi yang menjadi semakin tegang karena Mischa berhasil menguasai Farrel, kesehatan Lia semakin memburuk dan Lia akhirnya meninggal dunia. Seluruh keluarga besar Hutama sedih. Bahkan, Maya tidak mengizinkan Farrel untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Lia karena sebelumnya Farrel sudah menolak datang untuk menemui Lia.

Farel semakin membenci Mischa yang menurut Farrel, karena mereka pindah rumahlah Mami mereka meniggal. Apalagi karena Mischa mendesak Farrel untuk tidak datang ke rumah sakit ketika Lia kritis. Lia membuat surat warisan dan surat tersebut disimpan oleh Hartawan, pengacara Farrel. Lia memberikan seluruh harta kekayaannya ke tangan Farrel. Lia menganggap Farrel bisa memegang amanah dari ayah dan ibunya tersebut. Bahkan di wasiat tersebut tertulis bahwa Farrel harus menikahi Fitri.

Ternyata, Lia masih hidup dan berpura-pura meninggal agar Fitri dan Farrel bisa bersatu kembali. Mischa merasa curiga dan mulai menghasut Farrel bahwa semua itu cuma akal-akalan mereka. Hartawan pun memberikan video Lia yang membuat surat wasiat itu. Namun Mischa tetap berusaha untuk membuktikan bahwa Lia masih hidup, namun usahanya selalu gagal. Sampai sehari sebelum pernikahan Lia menunjukkan diri kepada Mischa. Semua itu tak mengubah apapun karena akhirnya Fitri dan Farrel berhasil menikah lagi. Mischa akhirnya menemukan tempat Lia, menyekapnya dan membuat video seolah Fitri yang membunuh Lia. Fitri menjadi buronan dan dikejar-kejar polisi. Farrel sangat marah kepada Fitri, tetapi di dalam hatinya ia tidak mempercayai semua itu, dan akhirnya mulai menyelidikinya. Fitri yang berusaha menolong Lia akhirnya kecelakaan dan ditolong oleh Slamet. Dengan bantuan Slamet dengan anaknya, Desi, Fitri menyamar menjadi Nuraini dan masuk ke Retro, sambil mengorek informasi tentang keberadaan Lia. Usaha Fitri membuahkan hasil. Fitri alias Nuraini dipercayai oleh Mischa dan Fitri berhasil membebaskan Lia dan menempatkannya di rumah Desi dan Slamet. Mischa kembali diakali oleh Fitri sehingga Fitri alias Nuraini berhasil tinggal di rumah mereka menjadi pengasuh Raffa.

Pelan tapi pasti ingatan Farrel mulai kembali. Mischa yang semakin terpojok, kembali bermain drama. Ia meminum racun dan dirawat di rumah sakit. Pastinya, Farrel menjadi peduli pada Mischa. Di rumah, Fitri menemukan kaset rekaman ketika Maya lumpuh karena kecelakaan saat mengetahui perbuatan Mischa kepada Hutama. Fitri berencana memperlihatkan video itu di rumah sakit untuk Farrel. Maya pun datang. Namun Mischa kembali beraksi dan mencuri kaset itu, menyerahklannya pada Office boy untuk dihancurkan. Namun kaset tersebut menggelinding di tempat Zikir. Ketika Farrel dan yang lain mengikuti Zikir, mereka terkejut melihat video itu. Alhasil ingatan Farrel kembali sedikit pada saat ia menyuapi Maya dan mengajar Maya berjalan.

Farel masuk rumah sakit akibat memakan stroberi yang dibawa Mischa. Dan saat bersamaan Raffa juga memakan stroberi padahal ia mempunyai alergi yang sama dengan Farrel. Hal ini diketahui Farrel sehingga Farrel merasa bahwa Raffa adalah anaknya, Farrel pun menelpon Fitri yang sedang dalam perjalanan. Namun, di tengah perjalanan, ketika Fitri bercakap-cakap dengan Farrel lewat handphonenya, Fitri kecelakaan dan mobilnya masuk ke dalam danau. Rupanya, mobilnya ditabrak oleh truk besar yang supirnya orang suruhan Mischa. Fitri tidak ditemukan. Hal ini membuat Farrel mengingat peristiwa ketika Fitri jatuh ke sungai menjelang pernikahan mereka. Alhasil Farrel ingat bahwa Fitri adalah istrinya. Fitri ditemukan oleh seorang pemuda dan langsung membawanya ke dalam hutan. Akhirnya, Fitri berhasil ditemukan oleh Farrel yang sedang pingsan di dalam hutan. Farrel langsung menginggat semua kejadian-kejadiannya bersama Fitri. Farrel dan Fitri pingsan. Mereka berhasil ditolong oleh polisi dan dibawakan ke rumah sakit.

Setelah Farrel sadar, Farrel langsung mencari Mischa. Setelah berhasil bertemu dengan Mischa yang sedang mabuk, Farrel membawanya ke tempat sampah. Farrel menemukan surat pemindahan harta keluarga Hutama yang jatuh ke tangan Mischa. Farrel membuat sebuah permainan dimana ia menyatakan akan tetap tinggal bersama dengan Mischa, walaupun Farrel sudah meminta maaf pada Fitri. Ini semua hanyalah permainan Farrel saja. Mischa sampai saat ini belum mengetahui kalau ingatan Farrel sudah pulih.

Fitri akhirnya tahu bahwa Farrel sudah ingat semuanya dan mereka bekerja sama untuk menghancurkan Mischa. Farrel akhirnya memberitahu Hartawan bahwa ia sudah ingat dan meminta bantuan Pak Herman untuk berpura-pura membeli rumah mereka, dan akhirnya Farrel dapat mengambil surat tersebut. Namun sayangnya uang yang dibawa oleh Herman lenyap dicuri oleh orang berjas putih. Transaksi pun tidak berhasil dijalankan. Semula Farrel curiga , bahwa Mischalah dalang semuanya. Mereka terus menyusun rencana sambil dibantu Faiz. Mereka membuat seolah-olah Nadine diculik, padahal Nadine sedang pura-pura menangis.

Fitri merasa bahwa bukan Mischa dalangnya. Karena air mata Mischa bukanlah pura-pura ketika mengetahui bahwa Nadine diculik. Lia dan Oma semakin curiga dengan tindak-tanduk Farrel. Akhirnya Farrel yang tidak sanggup berbohong lagi mengaku keapada Lia dan Oma mengaku bahwa ia sudah ingat. Farrel dan Herman pun menyusun rencana seolah Mischa membawa narkoba, dan merekamnya, dan membuatnya menandatangani surat penyerahan rumah dan perusahaan. Namun sekali lagi, orang berjas putih muncul dan mengambil video Mischa yang menititipkan ke Hartawan, dan menelpon Mischa untuk tidak menandatanganinya. Nadine berhasil dibawa kabur oleh Mischa.

Orang berjas putih itu bertindak lagi. Dengan mobil atas nama Mischa yang pernah dijual, ia datang dan membakar Revolution. Alhasil Mischa yang dituduh. Sebenarnya, orang yang mengenakan jas putih adalah pengacaranya Farrel, alias Hartawan. Hartawan tega mengkhianati Farrel karena Hartawan didorang Farrel pada saat Hartawan menyatakan cintanya pada Maya.

Mischa mengetahui kalau yang membakar kantor Farrel adalah Hartawan ketika orang berjas putih itu mengancam Mischa lewat telepon. Mischa mendengar bunyi ringtone yang sama persis dengan Hartawan. Langsung, Mischa datang ke rumah Hartawan dan meminta Hartawan bekerja sama dengannya untuk menghancurkan keluarga Hutama. Hartawan memberi tahu Mischa bahwa Farrel sudah sembuh dari penyakit amnesia dan berusaha mengerjai Mischa. Kebetulan, Farrel mendengar percakapan mereka berdua dan Farrel langsung mengejar Hartawan. Surat penyerahan rumah dan perusahaan berhasil jatuh ke tangan Farrel.

Sebelum mengalami kecelakaan, Farrel sempat mengirimkan surat penyerahan rumah dan perusahaan melalui pos. Namun, ketika Farrel menemui Fitri, Farrel tertabrak oleh sebuah mobil yang melintas di depannya. Ternyata, yang menabrak mobil tersebut adalah Hartawan. Kemudian, Fitri dan sekeluarga membawa Farrel ke rumah sakit. Dokter memberitahukan kalau Farrel mengalami kelumpuhan. Seluruh keluarga histeris, khususnya Fitri.

Surat penyerahan rumah dan perusahaan yang sudah dikirim Farrel melalui pos ke rumahnya sudah sampai ke rumah Hutama. Kebetulan yang menerima surat itu adalah Alif. Alif berusaha menyembunyikan surat itu dari tangan Mischa. Berkali-kali Mischa berusaha mengambil surat tersebut, namun Alif sangat cerdik. Alif menyembunyikannya di bawah tempat duduk mainan mobil-mobilan miliknya. Sayangnya, mainan tersebut dijual dan keberadaannya tidak diketahui.

Fitri dan keluarganya segera membuat rencana baru, yakni membuat Mischa seolah-olah gila dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa. Mischa berhasil dibawa oleh petugas Rumah Sakit Jiwa dan membawa Mischa masuk ke dalam Rumah Sakit Jiwa tersebut. Lia merasakan kelegaan dalam hidupnya sejak Mischa dirawat di rumah sakit jiwa. Tetapi Bram mengingatkan semua keluarga agar tetap waspada terhadap Mischa dan terus memastikan bahwa Mischa akan tetap di dalam rumah sakit jiwa.

Farrel yang masih lumpuh dengan hati-hati berhasil mengambil surat penyerahan rumah dan parusahaan dari tempat duduk mainan Alif yang sudah dibeli kembali. Fitri datang, dan melihat Farrel sedang memegang surat tersebut. Fitri segera menuju rumah Hartawan untuk menyerahkan surat tersebut, tanpa menghiraukan Farrel yang sedang memberika isyarat. Farrel berusaha mengirim SMS ke Fitri, bahwa Hartawan adalah pria berjas putih. Fitri panik. Fitri segera menuju rumah Hutama, namun Hartawan mengejarnya. Sesampainya dirumah Hutama, Fitri memberitahu bahwa Hartawan telah mengkhianati keluarga Hutama. Hartawan dihajar oleh Faiz. Farrel menendang Hartawan. Maya terlihat kecewa dengan Hartawan yang tega mengkhianati teman dan keluarganya. Apalagi Hartawan sudah membuat Farrel lumpuh. Maya benar-benar tidak bisa memaafkan Hartawan lagi dan menyesal sudah pernah mencintainya. Hartawan akhirnya ditangkap polisi. Sedangkan Mischa kabur ketika dirinya menusukan pecahan kaca ke perut Faiz sehingga Faiz dibawa ke rumah sakit.

Aldo dan Mozza[sunting | sunting sumber]

Rahasia anak yang dikandung Angel terungkap. Pram, mengakui bahwa ialah yang menghamili Angel. Senny, yang juga sepupu Pram membantu Aldo untuk menyelesaikan masalahnya sebelum ia berangkat ke Singapura untuk bekerja di sana. Kabar bahagia datang dari keluarga Aldo dan Moza, Aliza mendapat donor yang cocok untuk dirinya. Aldo, Moza dan Aliza berangkat ke Shanghai, China untuk menyembuhkan penyakit Aliza. Operasipun berhasil, dan sekarang Aliza tumbuh menjadi anak yang sehat.

Keluarga Pak Iman[sunting | sunting sumber]

Sementara itu, Pak Iman menderita alzheimer. Ia selalu lupa. Kondisi itu membuat Moza meminta Bu Siti untuk merawat Pak Iman. Namun cucu Bu Siti, Anwar malah mencuri perhiasan beserta uang milik Moza. Namun Aldo selalu tidak percaya pada Mozza, dan akhirnya marah pada Moza.

Norman yang sudah pulang kembali ke rumah, meminta maaf kepada semua keluarganya atas perbuatannya yang telah mempermalukan keluarganya. Setelah Norman ditinggal Senny pergi ke luar negeri, Norman bertemu secara tak sengaja dengan seorang wanita yang bernama Joana. Joana pertama kali menganggap Norman adalah seorang tukang ojek. Dan akhirnya Joana menjadi pacar Norman. Namun Norman merasa minder terhadap Joana, yang telah dibohonginya bahwa ia adalah orang yang tampan, kaya dan gagah. Ternyata, Senny dan Joana sudah saling mengenal. Rencananya, Senny bersama Norman ingin menemui Joana di rumahnya. Senny tidak tahu kalau Norman adalah pacar Joana.

Suatu hari, orang tua Cecep datang ke rumah Norman. Orang tuanya menjodohkan Cecep dengan seorang wanita di kampungnya. Namun, Cecep tidak menyetujuinya. Cecep malah memperkenalkan jodohnya yang tak lain adalah Sheny. Sheny merasa kebingungan. Orang tuanya langsung menyetujui pernikahan antara Cecep dengan Sheny. Di hadapan Norman dan kawan-kawan, Sheny dipaksa untuk menentukan tanggal pernikahannya dengan Cecep. Sheny hanya bisa menatap Norman, kebingungan.

Bram dan Maya[sunting | sunting sumber]

Maya membuat suatu pengakuan kalau anak yang dikandung Maya bukanlah anak Bram, melainkan Hartawan. Kejadian ini membuat Lia, Oma dan yang lainnya kecewa berat terhadap Maya. Maya memutuskan untuk keluar dari rumahnya. Namun, Oma berhasil mengatasi Maya. Maya akhirnya tinggal bersama lagi di rumahnya.

Sutau hari, Bram bertemu dengan Hartawan ketika Hartawan sedang bercakap-cakap dengan mantan istrinya, Mariska. Bram bingung, siapa Mariska itu. Akhirnya, Bram merencanakan untuk menemui Mariska, seorang dokter kandungan yang juga dokter kandungan Maya. Hartawan sendiri sudah tidak mengizinkan Mariska untuk menemui anaknya karena Mariska tega meninggalkan anaknya di panti asuhan. Mariska menangis di depan Hartawan. Namun, Hartawan tetap tidak mengizinkannya.

Dan akhirnya Bram sendiri nekad menemui Mariska, untuk bekerja sama. Bram akan membantu mempertemukan Mariska dengan Putra, anaknya, asalkan ia mau memeriksa kandungan Maya, apakah itu anaknya Bram atau Hartawan. Setelah melalui tes pemeriksaan air ketuban Maya, akhirnya diketahuilah bahwa anak yang di kandung Maya adalah anaknya Bram.

Hadi dan Kayla[sunting | sunting sumber]

Kayla kembali ke rumahnya setelah ia sempat menginap di rumah Lia. Ketika Kayla pulang, rumahnya berada dalam kondisi kosong. Kayla ingin membuat kejutan untuk Hadi dan Abel pada saat mereka pulang. Namun, Kayla merasa terusik ketika seorang wanita masuk ke rumahnya bersamaan dengan Hadi dengan Abel. Wanita tersebut bernama Rita. Kayla merasa cemburu.

Hadi sudah mengetahui bahwa umur Kayla sudah tidak panjang lagi. Untuk itu, Kayla meminta temannya, Rita untuk menggantikan posisinya sebagai ibu rumah tangga di rumahnya. Namun, konflik antara Kayla dengan Rita terus terjadi. Kayla memaksa Hadi untuk menikahi Rita. Hadi tidak yakin karena ia masih mencintai Kayla. Sedangkan Rita bersedia menikah dengan Hadi kalau Hadi sudah bercerai dengan Kayla.

Sementara itu, Rita, calon istri Hadi mulai memperkenalkan diri di depan keluarga Hutama setelah dibujuk oleh Mischa. Kayla dan Hadi yang datang ke rumah tersebut menangis karena Kayla tidak ingin keluarga Hutama sedih hanya karena keluarga Kayla. Farrel teringat dengan janji masa lalunya kepada Hutama bahwa dirinya akan menjaga keutuhan keluarga Hutama, tetapi janji tersebut tidak bisa ditepati karena keluarga Hutama diambang perpecahan. Mischa menegaskan kepada Fitri bahwa dirinya tidak akan lagi mengganggu keluarga Fitri dan Farrel, tetapi Mischa akan membuat kehidupan anggota keluarga Hutama yang lain tidak tenang.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]