Bacaan anak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Cerita anak-anak)
Langsung ke: navigasi, cari
Anak Indonesia sedang membaca buku dari perpustakaan keliling.

Bacaan anak atau sastra anak (bahasa Inggris: children's literature) adalah genre sastra yang ditulis dan diterbitkan untuk anak-anak. Walaupun demikian, bacaan anak bisa saja disukai serta dibaca remaja dan orang dewasa. Selain itu, sejumlah cerita yang sekarang dianggap klasik, dulunya ditulis untuk orang dewasa.

Karakteristik[sunting | sunting sumber]

Menurut definisi Asosiasi Perpustakaan Amerika, buku anak adalah buku yang sesuai dengan tingkat kemampuan membaca dan minat anak-anak dari kelompok umur tertentu atau tingkatan pendidikan, mulai prasekolah hingga kelas enam sekolah dasar.[1] Buku secara khusus ditulis dan diberi ilustrasi untuk anak hingga berusia 12-13 tahun. Termasuk ke dalam kategori ini adalah buku nonfiksi dan novel untuk remaja, buku karton tebal (board book), buku lagu anak, buku mengenal alfabet, belajar berhitung, buku bergambar untuk belajar membaca, buku bergambar untuk belajar konsep (picture book), dan buku cerita bergambar (picture story book).[2]

Nancy Anderson[3] mengelompokkan bacaan anak menjadi enam kategori:

  1. buku bergambar prasekolah (pengenalan konsep seperti huruf, angka, warna dan sebagainya, buku dengan kalimat yang berirama dan berulang, buku bergambar tanpa kata-kata)
  2. sastra tradisional (mitos, dongeng, cerita rakyat, legenda, sajak)
  3. fiksi (fantasi, fiksi modern, fiksi sejarah)
  4. biografi dan autobiografi
  5. ilmu pengetahuan
  6. puisi dan syair.

Bacaan anak umumnya ditulis dengan kalimat yang singkat, serta pilihan kosakata dan tata bahasa yang lebih sederhana dibandingkan sastra dewasa. Selain dibaca di dalam hati, teks dimaksudkan agar bisa dibaca keras-keras oleh anak. Buku juga dibacakan keras-keras oleh orang dewasa untuk anak yang belum bisa membaca.

Ilustrasi sangat penting dalam bacaan anak dan merupakan kesatuan dengan cerita. Anak yang belum bisa membaca terutama sangat memperhatikan gambar-gambar dalam buku. Selain itu, bacaan anak bisa hanya berisi gambar dan tanpa kata-kata. Jumlah ilustrasi dalam buku anak juga lebih banyak dibandingkan ilustrasi buku sastra dewasa. Semakin muda target pembaca, maka semakin banyak pula ilustrasi yang diberikan.

Penulis bacaan anak mancanegara[sunting | sunting sumber]

Seorang ibu sedang membacakan buku untuk anaknya, ilustrasi oleh Jessie Willcox Smith untuk sampul buku-buku dongeng dari pertengahan hingga akhir abad ke-19.

Penulis bacaan anak Indonesia[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Weinreich, Torben; Don Bartlett (2000). Children's Literature: Art Or Pedagogy?. Forlaget Samfundslitteratur. ISBN 8-7786-7105-1. 
  1. ^ The ALA Glossary of Library and Information Science. American Library Association. 1983. hlm. 41–42. ISBN 978-0838903711. 
  2. ^ Reitz, Joan M. "children's book". ODLIS — Online Dictionary for Library and Information Science. Diakses 16 Juni 2008. 
  3. ^ Anderson, Nancy (2006). Elementary Children’s Literature. Boston: Pearson Education. ISBN 0-205-45229-9.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]