Calon Bini

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Calon Bini
Genre Pelajar
Siswa
Format Komedi
Perancang Maudy Ayunda
Penulis Djenar Maesa Ayu
Sutradara Maruli Ara
Sutradara kreatif Desiana Larasati
Pemeran Marsha Timothy
Marissa Nasution
Komposer lagu tema Addie Muljadi Sumaatmadja
(Konduktor oleh Sydney Symphony Orchestra)
Lagu tema Playboy, 7icons
Lagu pembuka Playboy, 7icons
Lagu penutup Playboy, 7icons
Komposer Dewiq
Negara  Indonesia
Bahasa Bahasa Indonesia
Jumlah episode 100-Episode.
Produksi
Produser eksekutif Leo Sutanto
Produser Sukhdev Singh
Wicky V. Olindo
Penyunting Rosyi Tauhid Ace
Lokasi Jakarta
Sinematografi Haddad Alwi
Durasi 1-jam (19:00-20:00 WIB/20:00-21:00 WITA/21:00-22:00 WIT).
Rumah produksi Screenplay Productions
Distributor Screenplay Productions
Siaran
Saluran asli SCTV
Format gambar SDTV (480i 4:3)
PAL (576i 4:3)
UHF (Digital DVB-T)
HDTV (1080i 16:9)
Format audio Stereo
Dolby Digital 5.1
Datasat Digital 5.1
Sony Digital 5.1
Siaran perdana Senin, 20 Juni 2011
Periode siaran Senin, 20 Juni 2011–Jumat, 30 September 2011
Tahun 2011
Tahun didirikan 2011
Tanggal syuting Mulai:
Selasa, 1 Februari 2011
Selesai:
Selasa, 31 Mei 2011
Tanggal rilis Selasa, 1 Januari 2013
Kronologi
Diawali oleh Pesantren & Rock n' Roll


Calon Bini merupakan sebuah situasi komedi pelajar dan siswa dengan Organisasi Siswa Intra Sekolah yang mengawali oleh Sekolah Menengah Atas seperti: SMA Negeri 1 Jakarta yang ditayangkan oleh SCTV dan diproduksi oleh Screenplay Productions yang ditayangkan setiap hari mulai pada pukul 19:00 sampai dengan 20:00 WIB/20:00 sampai dengan 21:00 WITA/21:00 sampai dengan 22:00 WIT pada tahun 2011 mulai perdana pertama kali mengudara diluncurkan sejak pada tanggal hari Senin, 20 Juni 2011 dengan pada saat hari ulang tahun Jakarta ke-484 hingga akhir penutup selesai kali berhenti siaran diubarkan tamat sejak pada tanggal hari Jumat, 30 September 2011 berapa jumlah oleh 100-episode. Sinetron ini bertemakan drama Si Doel Anak Sekolahan dan yang dibintangi antara lain oleh Marsha Timothy dan Marissa Nasution dan sinetron lokasi syuting di Jakarta (ibu kota Republik Indonesia) pada tahun 2012 yang bersinetron ini membuat-ulang sinetron terpanjang serial nasional bersecara lokal yang berjudul "Si Doel Anak Sekolahan" dengan fans sinetron ini menyatakan bahwa sinetron ini merupakan adaptasi dari serial ditayangkan oleh RCTI dan diproduksi oleh Karnos Film tersebut dan dengan lagu tema soundtrack yang diambil berjudul Playboy yang penyanyikan oleh 7icons.

Pengembangan "Calon Bini" dimulai pada bulan Februari 2011 yang dibintangi oleh Marsha Timothy & Marissa Nasution dalam peran utama, syuting resmi dimulai pada tanggal hari Selasa, 1 Februari 2011 dengan lokasi di Jakarta (ibu kota Republik Indonesia). Ini masuk pasca-produksi pada akhir syuting pada tanggal hari Selasa, 31 Mei 2011.

Kru[sunting | sunting sumber]

Lagu Tema[sunting | sunting sumber]

Pemain[sunting | sunting sumber]

Pemain Utama[sunting | sunting sumber]

Pemain Pendukung[sunting | sunting sumber]

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Nurlela adalah bunga desa. Meskipun tomboy dan jahil, wanita cantik ini pintar dan bisa memasak. Dalam keseharian, Nurlela bekerja di sebuah perusahaan MLM yang berlokasi di dekat rumahnya. Sementara itu adalah Akbar yang baru saja pindah ke kampung Betawi bersama ibundanya. Seperti Nurlela, Akbar pun bekerja di perusahan MLM. Dari awal, Akbar sudah menaruh hati pada Nurlela. Namun pemuda itu merasa minder sebab Nurlela memiliki banyak penggemar. Akbar yang pemalu dan polos merasa kalau Nurlela pun belum tentu menyukainya.

Sebaliknya, ibunda Akbar yang bernama Siti sangat bernafsu menjodohkan Akbar dengan Nurlela, sekaligus memaksa Akbar agar terus mendekati Nurlela yang menurut Siti adalah calon menantu yang sempurna. Di sisi lain, penggemar Nurlela berasal dari semua kalangan mulai dari Jamal, anak bos MLM, trio Anjar, Eko, dan Udin, pemuda-pemuda Betawi yang bekerja di perusahaan MLM, Bono putra Pak Zainal yang merupakan pemilik kontrakan Akbar, serta nyaris semua pemuda dan kakek-kakek di kampung Nurlela.

Pak Rojak, ayah Nurlela, menyadari potensi sang anak. Dasar tamak dan haus akan uang, Pak Rojak melihat ada kesempatan untuk menjerat orang-orang yang menurut dia tajir untuk dijadikan menantu. Dan orang-orang yang lulus seleksi itu adalah Bono, pemuda yang rada bloon, dan Jamal yang merasa dirinya orang paling kaya dan paling keren sedunia.

Nurlela yang kesal dengan ulah Pak Rojak tentu saja kerap bertengkar dengan sang ayah yang matre. Tidak hanya sekali Nurlela mengatakan bahwa dia tidak mau dijodohkan. Namun Pak Rojak tetap pada prinsipnya, lebih memilih menantu kaya.

Di bagian lain, Akbar mulai mendapat kesulitan menjual barang-barang aneh dari perusahaannya seperti bra infra merah, wig yang dapat memijat kulit kepala, serta berbagai benda aneh lainnya. Akibatnya Akbar kerap dimarahi Pak Salman, bos MLM yang terkenal sebagai orang terpelit di dunia.

Bagi Pak Salman, segala hal harus bisa dihemat sehingga pria itu semakin kaya. Ayah Jamal itu juga tidak peduli dengan kondisi di lapangan, dan terus menerus memberi Akbar tugas penjualan yang mustahil. Akbar tidak mengajukan protes karena Pak Salman pernah membandingkan dirinya yang bergelar sarjana, namun kalah dengan Nurlela.

Selain bermasalah dengan Pak Salman dan Jamal, Akbar pun kerap menjadi bulan-bulanan trio Anjar, Eko, dan Udin. Ketiga orang ini bersahabat sekaligus cinta mati kepada Nurlela. Uniknya, persahabatan mereka secepat kilat akan berakhir manakala sedang menggebet Nurlela. Mereka akan kembali bekerja sama saat mengerjai Akbar.

Tidak hanya itu, Akbar juga bermasalah dengan Zainal, pemilik kontrakan yang sangat galak. Sebagai orang yang baru pindah dan baru saja bekerja, Akbar belum memiliki uang untuk membayar kontrakan. Namun Akbar menyembunyikan rapat-rapat masalah ini dari Siti. Zainal mengancam akan mengusir Akbar dan Siti apabila pria itu tidak membayar uang kontrakan.

Kini Akbar dikepung masalah kantor dan rumah kontrakan. Namun di tengah kebingungan itu, Akbar malah berbuat ceroboh. Kepada Pak Salman, Jamal, dan Zainal, Akbar menjanjikan penjualan sebesar 150 persen serta membayar uang kontrakan dua kali lipat. Pak Salman dan Jamal sangat yakin kalau Akbar tidak akan bisa memenuhi janjinya.

Dengan senang hati, Pak Salman dan Jamal menunggu saat yang tepat untuk memecat Akbar. Di lain pihak, Akbar berpacu dengan waktu untuk memenuhi janjinya. Pria itu memutar otak untuk mendapatkan penjualan 150 persen dan membayar sewa kontrakan dua kali lipat dalam waktu singkat.

Produksi[sunting | sunting sumber]

Fotografi utama mulai sejak pada tanggal hari Selasa, 1 Februari 2011 dan fotografi utama diselesaikan sejak pada tanggal hari Selasa, 31 Mei 2011 di Jakarta (ibu kota Republik Indonesia).

Pengembangan dan pre-produksi[sunting | sunting sumber]

SCTV mengumumkan perkembangan Calon Bini mulai pada bulan Februari 2009 yang mengundang produser oleh Sukhdev Singh & Wicky V. Olindo.

Pada bulan April 2009, Calon Bini yang dibintangi oleh Marsha Timothy dan Marissa Nasution yang dikasting untuk menggambarkan Nurnela dan Belby.

Marissa tidak bisa datang ke suatu perjanjian dengan script dan Marsha keluar dari proyek pada bulan Juli 2009 yang penarikan Leo Sutanto sebagai sutradara.

Pada bulan Oktober 2009, Marsha & Marissa mengadakan konferensi pers untuk Calon Bini di di Jakarta (ibu kota Republik Indonesia) yang mengumumkan bahwa mereka akan mulai syuting sementara konferensi pers, script harus menjalani penulisan ulang dan yang direktur utama oleh SCTV adalah Grace Wiranata untuk mengumumkan bahwa syuting akan mendorong kembali.

Marrisa yang sudah menandatangani untuk sinetron dari Republik Indonesia pada tanggal bulan Januari 2010.

SCTV yang ditunda tanpa batas waktu produksi pada tanggal bulan Maret 2010 karena masalah keuangan persisten.

Pada bulan April 2010, Marissa & SCTV membawa Calon Bini kembali ke produksi dengan Sukhdev Singh & Wicky V. Olindo kembali menjadi bintangnya.

Pada bulan Mei 2010, dilaporkan bahwa anggota Marissa Nasution yang dikasting untuk menggambarkan oleh SMA Negeri 1 Jakarta.

Pada bulan Juli 2010, Nurnela & Belby yang kasting dan menarik diri dari proyek tersebut karena dia sudah dipesan untuk sinetron bertajuk Calon Bini mulai syuting.

Pada bulan Agustus 2010, sebuah konferensi pers Calon Bini yang diadakan di Jakarta dihadiri oleh lebih dari jutaan wartawan dan penggemar.

Syuting dan promosi[sunting | sunting sumber]

Syuting dimulai pada bulan Oktober 2010 di Jakarta dan membutuhkan 3-bulan untuk menyelesaikannya.

Para pemain utama difilmkan pemotretan promosi untuk drama pada bulan Januari 2011 yang menghadiri diupacara penekanan 'turn in' yang diselenggarakan oleh kru produksi sesudahnya.

Pasca-produksi resmi dimulai pada tanggal hari Selasa, 1 Februari 2011 dan diakhir pada tanggal hari Selasa, 31 Mei 2011 disinetron untuk 4-bulan yang dilokasi syuting di Jakarta (ibu kota Republik Indonesia).

Pembuat televisi[sunting | sunting sumber]

Calon Bini mulai fotografi utama dilokasi syuting di Jakarta (ibu kota Republik Indonesia) antara mulai sejak pada tanggal hari Selasa, 1 Februari 2011 sampai Selasa, 31 Mei 2011.

Fotografi utama[sunting | sunting sumber]

Calon Bini mulai syuting sejak pada tanggal hari Selasa, 1 Februari 2011 dan menyelesaikan sejak pada tanggal hari Selasa, 31 Mei 2011 disinetron untuk 4-bulan.

Stasiun penyiaran[sunting | sunting sumber]

Calon Bini ditayangkan perdana sejak pada tanggal hari Senin, 20 Juni 2011 dengan pada saat hari ulang tahun Jakarta ke-484 hingga ditayangkan akhir sejak pada tanggal hari Jumat, 30 September 2011 malam ini sejak sekitar pada pukul 19:00 sampai dengan 20:00 WIB/20:00 sampai dengan 21:00 WITA/21:00 sampai dengan 22:00 WIT.

Negara Saluran Stasiun Jaringan Bahasa Terjemahkan Tayangan UTC
 Indonesia SCTV SCM Emtek Indonesia 19:00-20:00 WIB. +07:00
20:00-21:00 WITA. +08:00
21:00-22:00 WIT. +09:00

Si Doel Anak Sekolahan[sunting | sunting sumber]

Sinetron Calon Bini merupakan sinetron yang sedikit mengikuti serial drama nasional bersecara lokal berjudul Si Doel Anak Sekolahan yang sehingga tentu ada bagian yang sama antara ke-2 drama ini untuk terutamanya bahasan utamanya yang sama-sama berbicara tentang sinetron berlatar belakang budaya.

Kemiripan Cerita[sunting | sunting sumber]

Sinetron ini diadaptasi dari dalam negeri bersiaran lokal dengan mulai sinetron Si Doel Anak Sekolahan yang ditayangkan oleh RCTI dan diproduksi oleh Karnos Film. Sinetron ini sudah lebih dulu tayang sebelum sinetron berjudul Si Doel Anak Sekolahan ditayangkan oleh RCTI dan diproduksi oleh Karnos Film yang memiliki cerita yang hampir sama.

Kritik[sunting | sunting sumber]

Drama ini dituduh menjiplak serial televisi nasional bersecara lokal berjudul Si Doel Anak Sekolahan. Nama "Si Doel" diganti dengan "Nurnela" (Marsha Timothy) dan peran sebagai "Sarah" digantikan oleh "Belby" (Marissa Nasution) yang sampai saat ini masih belum ada resolusi atau upaya untuk menegakkan hukum hak cipta untuk kasus ini.

Tuduhan bahwa seri ini menjiplak bertulisan drama serial televisi lokal Si Doel Anak Sekolahan diakui oleh aktris utama dalam wawancara dengan Koran Jakarta.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]