Butet Kertaradjasa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Butet Kartaredjasa
Butet Kertaradjasa.jpg
Nama lahir Bambang Ekoloyo Butet Kartaredjasa
Lahir 21 November 1961 (umur 53)
Bendera Indonesia Yogyakarta, Indonesia
Pekerjaan aktor, pembawa acara, penulis
Pasangan Rulyani Isfihana
Anak Giras Basuwondo
Suci Senanti
Galuh Paskamagma
Orang tua Bagong Kussudiardjo
Agama Katolik
Akun Twitter Masbutet

Butet Kartaredjasa (bahasa Jawa: Buthèt Kartaredjasa; lahir di Yogjakarta, 21 November 1961; umur 53 tahun) adalah seorang pemeran teater dan pelawak asal Indonesia. Pada tahun 1996, Butet mendirikan Galang Communication, sebuah institusi periklanan dan studio grafis, yang kemudian diikuti dengan mendirikan Yayasan Galang yang bergerak dalam pelayanan kampanye publik untuk masalah-masalah kesehatan reproduksi berperspektif gender. Butet adalah anak dari Bagong Kussudiardjo, koreografer dan pelukis senior Indonesia. Ia merupakan saudara kandung dari Djaduk Ferianto.

Karier[sunting | sunting sumber]

Teater[sunting | sunting sumber]

Butet pernah bergabung di Teater Kita-Kita (1977), Teater SSRI (1978-1981), Sanggarbambu (1978-1981), Teater Dinasti (1982-1985), Teater Gandrik (1985-sekarang), Komunitas Pak Kanjeng (1993-1994), Teater Paku (1994), Komunitas seni Kua Etnika (1995-sekarang). Selain itu, Butet merupakan aktor yang biasa memerankan pentas secara Monolog. Aksinya yang sangat terkenal adalah dengan menirukan suara mantan presiden RI, Soeharto dalam setiap pementasannya.

Televisi[sunting | sunting sumber]

Ia pernah memerankan tokoh SBY (Si Butet Yogja) dalam Republik Mimpi di Metro TV dan pindah tayang di TV One yang merupakan pameo dari presiden RI, SBY. Selain itu ia juga memerankan beberapa film layar lebar seperti Maskot dan Banyu Biru. Selain itu ia juga tampil dalam beberapa iklan televisi, dan sinetron. Sejak 2010 bersama aktor Slamet Rahardjo, Butet bermain dalam program mingguan Sentilan-Sentilun di MetroTV.

Karier lainnya[sunting | sunting sumber]

Tahun 2011 bersama Agus Noor dan Djaduk Ferianto, Butet menggagas program INDONESIA KITA, sebuah forum pergelaran seni untuk meyakini kembali proses keindonesiaan melalui jalan kesenian dan kebudayaan. Sekarang Butet tercatat sebagai Ketua Yayasan Bagong Kussudiardja.

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Pentas Monolog[sunting | sunting sumber]

  • Racun Tembakau (1986)
  • Lidah Pingsan (1997)
  • Lidah (Masih) Pingsan (1998)
  • Benggol Maling (1998)
  • Raja Rimba Jadi Pawang (1999)
  • Iblis Nganggur (1999)
  • Guru Ngambeg (2000)
  • Mayat Terhormat (2003)
  • Matinya Toekang Kritik (2006)
  • Sarimin (2007)
  • Presiden Guyonan (2008)
  • Kucing (2010)

Program Indonesia Kita[sunting | sunting sumber]

Program Indonesia Kita adalah pertunjukan berseri pada 2011 yang digagas oleh Butet Kertaradjasa. Ia mengaku program ini dirancang untuk menjadi sebuah forum di mana isu-isu kreatif seperti status Yogya dan pluralisme Indonesia dapat diperdebatkan melalui karya seni.[1]

Berikut adalah daftar judul pertunjukan dalam serial Indonesia Kita:[2]

  • Laskar Dagelan (Maret 2011)
  • Beta Maluku (Mei 2011)
  • Kartolo Mbalelo (Juli 2011)
  • Mak Jogi (Juli 2011)
  • Kutukan Kudungga (Oktober 2011)

Buku[sunting | sunting sumber]

  • Presiden Guyonan (2008)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]