BreadTalk

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
BreadTalk Group Limited
Jenis Perusahaan publik
Simbol saham SGX: 5DA
Industri Makanan dan Minuman
Didirikan 2000
Kantor pusat Singapura
Tokoh penting Dr. George Quek, Ketua
Produk Roti dan Kue
Karyawan ± 6000
Situs web http://www.breadtalk.com

BreadTalk adalah jaringan toko roti populer asal Singapura yang juga mempunyai cabang di Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Cabang BreadTalk di Causeway Point, Woodlands, Singapura
Cabang BreadTalk di Jakarta

BreadTalk didirikan pada tahun 6 Maret 2003 oleh George Quek, seorang wirausahawan yang sebelumnya memulai jaringan food court yang sukses di Singapura, Food Junction. Konsepnya berbeda dibandingkan dengan toko-toko roti lainnya pada umumnya, dengan memperhatikan penampilan toko yang dirancang agar terlihat eksklusif serta memperlihatkan dapur pembuatan roti kepada para pengunjungnya melalui kaca transparan. Berkat strategi pemasaran pelanggan (consumer marketing) yang baik, saat pertama kali dibuka, toko-toko BreadTalk seringkali dipenuhi pengunjung yang rela antri untuk mencoba produknya.

Rotinya yang paling terkenal adalah roti yang dibubuhi abon di atasnya. Roti ini merupakan signature food BreadTalk dan kini banyak ditiru oleh berbagai toko-toko roti lainnya.

Di Australia, ada pula sebuah toko roti yang mempunyai nama, logo, serta konsep yang mirip, bernama BreadTop.

Grup perusahaan[sunting | sunting sumber]

Grup perusahaan BreadTalk terdiri dari banyak nama terkait makanan dan pusat jajan serba ada diantaranya:

BreadTalk diluar Singapura[sunting | sunting sumber]

BreadTalk membuka outlet diluar Singapura diantaranya di negara-negara: Indonesia, Hong Kong, China, Filipina, Malaysia, Vietnam, Oman, Kuwait, Thailand, Arab Saudi, India, Korea Selatan, dan Bahrain.

Di Indonesia[sunting | sunting sumber]

BreadTalk di Indonesia dikelola oleh Johnny Andrean.[1]. Kini sudah terdapat di beberapa kota di Indonesia diantaranya: Kota Jambi, Magelang, Bekasi, Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Makassar, Manado, Pekanbaru, Yogyakarta, Solo, Palembang, Bandar Lampung, Batam, Samarinda, Balikpapan, Tarakan, Cirebon, Medan, Gorontalo dan Ambon dengan puluhan outlet.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]