Bertha dari Kent
| Santa Bertha dari Kent | |
|---|---|
| Ratu dan Pengaku Iman | |
| Lahir | 539, Neustria (sekarang bagian utara Perancis) |
| Wafat | 612, Canterbury, Kent, Inggris |
| Dihormati di | Gereja Katolik Roma; Komuni Anglikan |
| Dikanonisasikan | Pra-Kongregasional |
| Tempat ziarah utama | Biara Santo Agustinus, Canterbury, Kent (hancur) |
| Hari peringatan | Mei 27 |
Santa Bertha (atau Santa Aldeberge) (tahun 539 – 612) merupakan seorang Ratu Kent yang pengaruhnya menimbulkan pengenalan Kristiani pada Anglo-Sachsen Inggris. Ia di kanonisasikan sebagai Santa untuk perannya di dalam membangun di dalam periode sejarah Inggris.
Bertha adalah putri Charibert I, Merovingia Raja Paris.[1] Ketika ia menikah dengan pagan Raja Æthelberht dari Kent, ia membawa pendetanya, Liudhard, untuk pergi bersamanya ke Inggris.[2] Ia memugar bangunan gereja Kristen di Canterbury, yang berusia dari zaman Romawi, yang dipersembahkan untuk Santo Martin dari Tours. Gereja Santo Martinus di Canterbury yang sekarang menempati tempat yang sama. Agustinus dari Canterbury, yang menjalani misi Gregorian yang dikirim oleh Paus Gregorius I untuk memberitakan injil ke Inggris pada tahun 596, berhutang banyak pada penyambutannya yang baik terhadap pengaruh Bertha.
Catatan Anglo-Sachsen menunjukkan bahwa Santa Bertha memiliki 2 orang anak :