Bedaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Bedaya (bahasa Jawa latin: bedhåyå) adalah bentuk tarian klasik Jawa yang dikembangkan di kalangan keraton-keraton pewaris tahta Mataram.

Bedaya ditarikan secara gemulai dan meditatif, dengan iringan gamelan minimal di sebagian besar repertoarnya. Penarinya kebanyakan wanita.

Tarian bedhaya sering kali merupakan hasil inspirasi raja mengenai suatu peristiwa tertentu yang disajikan dalam bentuk yang sangat stilistik. Penari bedaya berjumlah sembilan untuk bedaya yang berasal dari Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta, sementara untuk bedaya yang berasal dari Kadipaten Mangkunegaran dan Pakualaman berjumlah tujuh.

Beberapa bedaya[sunting | sunting sumber]

Bedaya masuk dalam kelompok tarian klasik (diajarkan di kelas-kelas menari) keraton yang ditarikan oleh penari senior. Beberapa bedaya mensyaratkan penarinya masih perawan, tidak sedang dalam masa menstruasi, dan didahului oleh semacam puasa sebagai bagian dari prasyaratnya.

Bedaya Ketawang

Tarian ini adalah pusaka Kasunanan Surakarta dan ditarikan oleh sembilan penari putri setiap perayaan jumenengan dalem (wisuda / pelantikan) Sunan Surakarta. Konon tarian ini diciptakan oleh Sultan Agung. Durasi tarian ini sekitar satu setengah jam dan menceritakan tentang pertemuan Panembahan Senopati dengan Kanjeng Ratu Kidul serta perjanjian keduanya untuk saling menjaga kedua kerajaan.

Bedaya Anglirmendung

Tarian ini adalah pusaka Kadipaten Praja Mangkunegaran. Pencipta resminya adalah Sri Mangkunegara I (Raden Mas Said) untuk mengenang pertempuran yang dipimpinnya melawan pasukan gabungan Surakarta dan VOC di Ponorogo tahun 1752.