Bank kustodian

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Bank kustodian atau disingkat kustodian adalah suatu lembaga yang bertanggung jawab untuk mengamankan aset keuangan dari suatu perusahaan ataupun perorangan. Bank kustodian ini akan bertindak sebagai tempat penitipan kolektif dan dari asset seperti saham, obligasi, serta melaksanakan tugas administrasi seperti menagih hasil penjualan, menerima deviden, mengumpulkan informasi mengenai perusahaan acuan seperti misalnya rapat umum pemegang saham tahunan, menyelesaikan transaksi penjualan dan pembelian, melaksanakan transaksi dalam valuta asing apabila diperlukan, serta menyajikan laporan atas seluruh aktivitasnya sebagai kustodian kepada kliennya.

Biasa juga disebut dengan bank kustodian 'global, apabila bank kustodian tersebut mengelola aset yang berasal dari berbagai penjuru dunia dengan beragam jurisdiksi melalui berbagai cabangnya diberbagai penjuru dunia. Aset yang tersebar demikian biasanya dimiliki oleh dana pensiun

American Depositary Receipts (ADRs)[sunting | sunting sumber]

Bank kustodian yang berhubungan dengan American Depositary Receipts (ADRs)[1] , disebut sebagai "bank kustodian lokal" yaitu suatu bank koresponden di luar Amerika yang menjadi penyimpan saham-saham perusahaan lokal yang mana saham-saham tersebut diwakili oleh ADRs yang diperdagangkan di bursa Amerika.

Daftar bank kustodian di Indonesia[sunting | sunting sumber]

Bank kustodian di Indonesia adalah bank umum yang telah mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Pasar Modal sebagai kustodian.

Daftar bank kustodian di Indonesia berdasarkan data Badan Pengawas Pasar Modal Indonesia adalah sebagai berikut[2] :

  • Bank Central Asia
  • Standard Chartered Bank
  • Bank Internasional Indonesia
  • Bank CIMB Niaga
  • HSBC
  • Citibank N.A
  • Bank Permata
  • Lippo Bank
  • Bank Negara Indonesia
  • Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
  • Bank Artha Graha
  • Bank UOB Indonesia
  • Deutsche Bank
  • Bank Rakyat Indonesia
  • Bank Mandiri
  • Bank Mega
  • Bank Panin
  • Bank Danamon
  • Bank Bukopin
  • Bank DBS Indonesia

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ yaitu suatu bukti kepemilikan atas saham pada suatu perusahaan di luar Amerika (asing) yang diperdagangkan di bursa Amerika. Saham dari berbagai perusahaan di luar Amerika diperdagangkan di bursa Amerika dengan menggunakan sarana ADRs ini dan diperdagangkan sebagaimana laiknya saham; lihat:en:American Depositary Receipt
  2. ^ http://www.bapepam.go.id/desain_baru/pasar_modal/data_pm/BK_des_2006.pdf

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]