Baning Sulawesi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
?Baning Sulawesi
PeltastesForsteniFord.jpg
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Testudines
Famili: Testudinidae
Genus: Indotestudo
Spesies: I. forstenii
Nama binomial
Indotestudo forstenii
(Schlegel & Müller, 1844)
Sinonim

Testudo forstenii
Geochelone forsteni


Baning Sulawesi (Indotestudo forstenii) adalah sejenis kura-kura darat dari Sulawesi. Hewan ini menyebar cukup luas dari perbukitan Lembah Palu sampai sekitar Gorontalo. Dalam bahasa Inggris kura-kura ini dikenal sebagai Forsten’s Tortoise atau Sulawesi Tortoise.

Status taksonomi dan konservasi[sunting | sunting sumber]

Iskandar (2000)[1] menyebutkan bahwa jenis ini identik dengan kerabatnya dari India, Indotestudo travancorica. Oleh sebab itu sebagian pakar pada mulanya mengira bahwa baning ini merupakan jenis introduksi. Akan tetapi mengingat sebarannya yang cukup luas di Sulawesi, kura-kura ini bisa jadi merupakan jenis yang tersendiri. Belakangan, studi yang dilakukan oleh Iverson dkk. (2001)[2] membuktikan hal ini.

Meski demikian, dari segi kelestarian jenis, daerah sebaran seluas itu masih terhitung sempit. Habitat baning Sulawesi adalah hutan musim dan pamah campuran. Habitatnya di perbukitan Lembah Palu dicirikan oleh adanya dominasi tumbuhan Centong Duri (Opuntia nigricans, Euphorbiaceae).

Ditambah dengan keadaan populasinya yang tak seberapa, baning Sulawesi dikatagorikan mudah terancam punah. Terutama oleh ancaman eksploitasi yang berlebihan dan kehilangan habitat. Oleh sebab itu IUCN memasukkan baning Sulawesi ke dalam status Endangered (EN, terancam kepunahan) [3], dan CITES memasukkannya ke dalam Appendiks II. Hewan ini belum dilindungi oleh undang-undang RI.

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Iskandar, D.T. 2000. Kura-kura dan Buaya Indonesia & Papua Nugini. Penerbit ITB. Bandung. ISBN 979-96100-0-1. Hal. 137.
  2. ^ Iverson, John B., Phillip Q. Spinks, H. Bradley Shaffer, William P. McCord and Indraneil Das. 2001. Phylogenetic relationships among the Asian tortoises of the genus Indotestudo (Reptilia: Testudines: Testudinidae). Hamadryad 26 (2):271-274
  3. ^ Asian Turtle Trade Working Group 2000. Indotestudo forstenii. In: IUCN 2007. 2007 IUCN Red List of Threatened Species. Diakses 25/12/2007.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]