Bangkong tuli

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
?Bangkong Tuli
Limnonectes kuhlii dari Jabranti, Kuningan, Jawa Barat
Limnonectes kuhlii dari Jabranti, Kuningan, Jawa Barat
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Amphibia
Ordo: Anura
Famili: Ranidae
Genus: Limnonectes
Fitzinger, 1843
Spesies: L. kuhlii
Nama binomial
Limnonectes kuhlii
(Tschudi, 1838)


Bangkong tuli adalah nama sejenis kodok yang pendek gempal, penghuni sungai-sungai kecil. Di Jawa Barat kadang-kadang disebut bancet hutan atau bangkong surat (Sd.). Nama ilmiahnya adalah Limnonectes kuhlii dan dalam bahasa Inggris disebut Kuhl’s Creek Frog, untuk menghormati Heinrich Kuhl, seorang naturalis Belanda yang bekerja dan meninggal di Hindia Belanda pada awal abad-19.

Pemerian[sunting | sunting sumber]

Bersembunyi di sela bebatuan di dasar sungai Ciapus leutik, Calobak, Bogor

Kodok yang gemuk berotot, panjang tubuh dari moncong ke anus (SVL, snout-to-vent length) sampai dengan 80 mm pada kodok jantan, dan sekitar 70 mm pada yang betina. Kepala lebar dengan pelipis berotot, tangan dan kaki pendek berotot.

Timpanum (gendang telinga) tidak jelas atau tidak nampak. Jari kaki berselaput renang penuh hingga ke ujung, jari tangan tanpa selaput renang.

Kulit di punggung (dorsal) sangat berkerut-merut, sebagian membentuk pola serupa bintang; paha, betis dan pantat sering dengan bintil-bintil yang agak besar. Lipatan supratimpanik terlihat jelas. Warna punggung bervariasi dari polos kecoklatan atau kehitaman, sampai berbercak-bercak kecoklatan atau kehitaman dengan belang-belang pada kaki.

Ekologi dan penyebaran[sunting | sunting sumber]

Menyamar di antara serasah di genangan air. Sungai Cirombeng, Jabranti, Kuningan, Jawa Barat

Bangkong tuli menyukai hidup di aliran air yang tenang, di anak-anak sungai dan saliran yang tidak seberapa airnya, terutama pada genangan-genangan bercampur serasah daun-daunan. Juga di genangan di antara batu-batu tepi sungai atau rawa-rawa dangkal.

Iskandar (1998) menyebutkan bahwa jenis ini endemik di wilayah pegunungan di Jawa, meskipun sebelumnya pernah dianggap menyebar luas di Asia. Menurutnya, populasi-populasi di luar Jawa kini telah dipisahkan ke dalam beberapa belas jenis yang lain. Untuk pendapat yang lain, lihat pada IUCN Red List of Threatened Species.

Di Jawa, bangkong tuli terutama tercatat dari gunung-gunung seperti G. Salak (Ciapus), G. Gede (Cibodas, Cibeureum), G. Halimun (Nirmala, Citalahab), Bandung (Pengalengan), G. Tangkubanperahu, G. Malabar, Peg. Ijen dan Peg. Tengger. Juga dari kawasan G. Tilu, Kuningan.

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  • Iskandar, D.T. 1998. Amfibi Jawa dan Bali. Puslitbang Biologi LIPI, Bogor.
  • van Dijk, P.P., Iskandar, D., Inger, R., Lau, M.W.N., Datong, Y., Ohler, A., Shunqing, L., Sengupta, S. & Bordoloi, S. 2004. Limnonectes kuhlii pada IUCN Red List of Threatened Species. Diakses pada 25 Juli 2007.
  • Kurniati, H. 2003. Amphibians and Reptiles of Gunung Halimun National Park, West Java, Indonesia. LIPI, Bogor.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Inggris) Amphibian Species of the World 3.0, an Online Reference.