Bandul

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Bandul yang mengalami osilasi ayunan.
Bandul yang mempunyai arah vektor kecepatan (v) dan percepatan (a)

Bandul adalah benda yang terikat pada sebuah tali dan dapat berayun secara bebas dan periodik yang menjadi dasar kerja dari sebuah jam dinding kuno yang mempunyai ayunan. Dalam bidang fisika, prinsip ini pertama kali ditemukan pada tahun 1602 oleh Galileo Galilei, bahwa perioda (lama gerak osilasi satu ayunan, T) dipengaruhi oleh panjang tali dan percepatan gravitasi mengikuti rumus:

T \approx 2\pi \sqrt\frac{L}{g} \qquad \qquad \qquad \theta (sudut- ayunan ) << 1 \,

di mana L adalah panjang tali dan g adalah percepatan gravitasi.

Periode berayun[sunting | sunting sumber]

{{{box_caption}}}
{{{box_caption}}}
{{{box_caption}}}
{{{box_caption}}}
Periode berayun menjadi lebih panjang ketika amplitudo θ0 (lebar ayunan) bertambah.
{{{box_caption}}}
{{{box_caption}}}
{{{box_caption}}}
Periode berayun menjadi lebih panjang ketika amplitodo θ0 (lebar ayunan) bertambah. Periode dihitung dengan T \approx 2\pi \sqrt\frac{L}{g}.

Periode berayun sebuah bandul ditentukan oleh panjang bandul, kekuatan gravitasi dan amplitudo θ0 (lebar ayunan).[1] Periode tidak tergantung kepada massa bandul. Jika amplitudo terbatas oleh ayunan yang kecil, periode T bandul sederhana, waktu yang diperlukan untuk satu siklus lengkap adalah:[2]

T \approx 2\pi \sqrt\frac{L}{g} \qquad \qquad \qquad \theta_0 \ll 1  \qquad (1)\,

dimana L adalah panjang bandul, dan g adalah gaya gravitasi.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Milham, Willis I. (1945). Time and Timekeepers. MacMillan. , p.188-194
  2. ^ Halliday, David; Robert Resnick, Jearl Walker (1997). Fundamentals of Physics, 5th Ed. New York: John Wiley & Sons. hlm. 381. ISBN 0-471-14854-7. 
  • Michael R. Matthews, Arthur Stinner, Colin F. Gauld (2005) The Pendulum: Scientific, Historical, Philosophical and Educational Perspectives, Springer
  • Michael R. Matthews, Colin Gauld and Arthur Stinner (2005), The Pendulum: Its Place in Science, Culture and Pedagogy. Science & Education, 13, 261-277.