Bandar Udara Internasional Changi Singapura

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Bandara Internasional Changi Singapura)
Langsung ke: navigasi, cari
Bandar Udara Internasional Changi Singapura
Changi Logo.png
Changi airport terminal interior.jpg
IATA: SINICAO: WSSS
Ikhtisar
Jenis bandara Publik dan militer
Pemilik Pemerintah Singapura[1]
Pengelola Changi Airport Group Pte Ltd
Melayani Singapura
Lokasi Changi, East Region
Penghubung untuk
Dibuka 29 Desember 1981
Ketinggian DPML 22 ft / 7 m
Koordinat 01°21′33″LU 103°59′22″BT / 1,35917°LU 103,98944°BT / 1.35917; 103.98944Koordinat: 01°21′33″LU 103°59′22″BT / 1,35917°LU 103,98944°BT / 1.35917; 103.98944
Situs web www.changiairport.com
Peta
SIN is located in Singapura
SIN
Location in Singapore
Landas pacu
Arah Panjang Permukaan
ft m
02R/20L 13,123 4,000 Aspal
02C/20C 13,123 4,000 Aspal
02R/20L 9,022 2,750 Aspal
Statistik (2012)
Pergerakan penumpang 51,181,804
Pergerakan kargo (ton) 1,806,225
Pergerakan pesawat 324,722
Changi Airport Group website,[2] ACI[3] Singapore AIP[4]

Bandar Udara Internasional Changi Singapura (bahasa Inggris: Singapore Changi Airport; IATA: SIN, ICAO: WSSS) adalah bandara internasional yang melayani Singapura. Bandara ini terletak di daerah Changi di bagian ujung timur pulau Singapura dan merupakan salah satu fasilitas penerbangan terbaik di Asia dan dunia. Bandara ini dikelola oleh Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS). Bandara Changi juga merupakan pangkalan Singapore Airlines, SilkAir, Valuair, dan Tiger Airways.

Pada tahun 2013, jumlah penumpang di Changi sebanyak 53,1 juta orang meningkat 5% dibanding tahun sebelumnya, dan kargo yang dilayani sebesar 1,85 juta ton. Hingga saat ini Bandara Changi memiliki tiga terminal, dan direncanakan terminal 4 dan 5 akan dibuka dalam beberapa tahun ke depan.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sebuah pesawat Singapore Airlines B747-400 yang diparkir di pintu E4

Bandara Changi dibuka pada 29 Desember 1981. Pembangunannya bermula dari kepadatan di Bandara Paya Lebar yang merupakan bandara ke-tiga di Singapura setelah Bandara Kallang dan Bandara Seletar. Sebelumnya, ada pilihan perluasan bandara di Paya Lebar, namun ide tersebut tidak disetujui karena Paya Lebar terletak di daerah urban dan bisa meningkatkan kebisingan.

Pemilihan lokasi sekarang berdasarkan jika dibangun di ujung pulau, maka perluasan bisa dilakukan dengan reklamasi dan pesawat terbang pun akan terbang lewat laut sehingga mengurangi kebisingan.

Perkembangan[sunting | sunting sumber]

Gedung Bandara Changi

Bandara ini mengalami perkembangan yang sangat menonjol. Pada tahun 2005, Bandara Changi Singapura dapat menampung 32,43 juta penumpang, yang naik sebesar 7% dari tahun sebelumnya. Ini membuatnya menjadi bandara tersibuk ke-26 di dunia dan ke-6 di Asia diukur dari kepadatan penumpang. Dana sebesar S$1,75 miliar telah dikeluarkan untuk pembangunan Terminal 3. Sedangkan dana sebesar S$240 juta sudah disiapkan untuk merenovasi Terminal 1 dan Terminal 2, dimana Terminal 2 baru saja selesai direnovasi. Pada tahun ini, Bandara Changi sudah berhasil membuat dua terminal baru, yaitu Terminal CIP yang diberi nama JetQuay dan Budget Terminal.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Meskipun bangunan terminal sudah terhitung cukup tua, bandara Changi Singapura tetap dirawat baik. Baru-baru ini saja, Bandara Internasional Changi Singapura memenangkan penghargaan Airport of the Year 2006 oleh Skytrax. Bandara ini berhasil mengalahkan saingan ketatnya, Bandara Internasional Hong Kong, yang memenangkan penghargaan tersebut sebanyak 5 kali berturut-turut, dari tahun 2001-2005, dimana saat itu Bandara Changi Singapura hanya berhasil menjadi runner-up.

Maskapai[sunting | sunting sumber]

Spanduk selamat datang di Bandara Changi Singapura

Terminal 1[sunting | sunting sumber]

Terminal 2[sunting | sunting sumber]

Pintu F30 di Bandara Changi Terminal 2
Area sekitar Transit F di Bandara Changi Singapura

Terminal 3[sunting | sunting sumber]

Terminal 3

Terminal 3 merupakan terminal terbaru yang mulai beroperasi pada tanggal 9 Januari 2008, dengan desain lebih modern daripada kedua terminal sebelumnya dan memiliki beberapa fasilitas seperti Hard Rock Cafe, Butik BVLGARI, Gucci, Hermes, pusat makanan, Crowne Hotel, taman kupu-kupu dan bioskop mini. Beberapa maskapai berada di Terminal 3 ini, di antaranya: Singapore Airlines, China Eastern Airlines, Jet Airways, Qatar Airways dan United Airlines.Garuda Indonesia mulai 22 Februari 2011 memindahkan operasionalnya ke terminal ini, dari Terminal 1.

Budget Terminal[sunting | sunting sumber]

Terminal maskapai murah, atau yang lebih dikenal sebagai Budget Terminal, terletak terpisah dengan kedua terminal yang ada. Terminal ini dipakai mulai dari bulan Maret 2006. Penumpang harus menggunakan tangga dan berjalan di atas tarmac. Hal ini berbeda dengan kedua terminal yang lain, di mana penumpang dapat menggunakan jembatan udara atau airbridge. Para penumpang yang akan transfer ke penerbangan lainnya juga harus melalui proses imigrasi. Terminal ini direncanakan ditutup untuk publik pada 25 September 2012.

Akhirnya terminal ini ditutup pada 25 September 2012 dan operasi penerbangan langsung dipindahkan ke terminal 2 pada hari yang sama.

Pada 1 Februari 2013, terminal ini menjalani proses penghancuran hingga Juni 2013.

Transportasi Darat[sunting | sunting sumber]

Transportasi Dalam Bandara[sunting | sunting sumber]

Skytrain[sunting | sunting sumber]

Untuk berpindah dari Terminal 1 ke Terminal 2 dan sebaliknya, penumpang dapat menaiki Skytrain, sebuah sistem transportasi kereta gratis yang beroperasi dari pukul 06.00 sampai dengan pukul 01.30 dini hari. Perjalanan memakan waktu tidak lebih dari 1 1/2 menit.

Bus[sunting | sunting sumber]

Bus gratis dapat dipergunakan untuk berpindah dari Terminal 2 ke Budget Terminal dan sebaliknya. Sama dengan Skytrain, transportasi jenis ini tidak memungut biaya dari penumpang dan beroperasi 24 jam tiada henti.

Transportasi ke Kota[sunting | sunting sumber]

Mass Rapid Transit (MRT)[sunting | sunting sumber]

Stasiun MRT Changi Airport terdapat di antara Terminal 2 dan 3, sistem kereta Singapura ini beroperasi dari pukul 05.31 sampai pukul 00.06.[5] Penumpang diharuskan untuk berpindah jalur untuk menuju ke pusat kota pada stasiun interchange Tanah Merah . Normalnya, perjalanan ke kota memakan waktu sekitar 26 menit tidak termasuk waktu tunggu.

Taksi[sunting | sunting sumber]

Dua jenis taksi, yaitu taksi biasa dan taksi limusin tersedia di Bandara Changi. Berikut adalah peraturan pemberian harga:

  • Taksi biasa: Harga pada argo meteran + S$ 5.00 (Jumat sampai Minggu, pukul 17.00 sampai 24.00).
  • Taksi biasa: Harga pada argo meteran + S$ 3.00 (hari lain).
  • Taksi limusin: Harga tetap S$ 35.00 ke seluruh tujuan di Singapura + biaya tambahan bila diperlukan.

MaxiCab[sunting | sunting sumber]

MaxiCab merupakan sebuah mobil berkapasitas 6 orang yang dapat mengantarkan penumpang ke seluruh hotel dan pusat bisnis di Singapura tidak termasuk Pulau Sentosa dan Changi Village. Pemesanan dilakukan di hall kedatangan dan biaya langsung dibayarkan kepada sopir. Berikut adalah peraturan pemberian harga:

  • Dewasa: S$7.00
  • Anak: S$5.00

MaxiCab beroperasi setiap 30 menit dari pukul 06.00 sampai 18.00, setiap 15 menit dari pukul 18.15 sampai 24.00, dan setiap 30 menit dari pukul 00.30 sampai 02.00.

Rental Mobil[sunting | sunting sumber]

Rental mobil tersedia di hall kedatangan Terminal 2.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ The Official Site of. Changi Airport Group. Retrieved on 2012-08-15.
  2. ^ "air traffic statistics". Changi Airport Group. Diakses 8 November 2011. 
  3. ^ "Passenger Traffic 2010 FINAL". Airports.org. 1 August 2011. Diakses 8 November 2011. 
  4. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama AIP
  5. ^ (Inggris) SMRT Website: Train Timings

Pranala luar[sunting | sunting sumber]